SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – Endani dan Dr Machli Riyadi resmi diangkat menjadi Direktur dan Dewan Pengawas (Dewas) Perusahaan Umum Daerah Pengelolaan Air Limbah Domestik (Perumda PALD) Banjarmasin, pada Ekspose Laporan Tahunan Perumda PALD 2025 dan Pengangkatan Direksi dan Dewan Pengawas, bertempat di Kantor Perumda PALD, Senin (13/3/2026) sore.
Walikota Banjarmasin HM Yamin meminta, direksi dan dewas yang baru agar segera menyiapkan evaluasi menyeluruh terhadap rapor merah keuangan yang sempat menghantui perusahaan dalam beberapa tahun terakhir.
“Diharapkan, direksi dan Dewas yang baru harus menjadi titik balik total bagi kesehatan finansial perusahaan,” katanya.
Stabilitas Perumda PALD turut berdampak langsung pada kualitas lingkungan hidup warga Banjarmasin. Dari laporan yang sudah diberikan ada beberapa catatan yang harus ditindaklanjuti untuk perbaikan ke depan dan ini menjadi sinyal alarm kepada Direksi dan Dewas yang terpilih agar bekerja lebih serius.
“Artinya jangan hanya duduk manis di meja tapi harus melihat ke Lapangan, membuka mata atas masalah dan isu-isu lingkungan yang ada,” bebernya.
Walikota Yamin kembali meminta, agar Direksi dan Dewas bisa lebih proaktif dan inovatif dalam upaya memperluas cakupan maupun kualitas layanan kepada masyarakat, salah satu yang utama terkait target penambahan pelanggan yang grafiknya menurun beberapa waktu terakhir.
“Fakta integritas sudah ditandatangani, artinya semua rencana harus berjalan bersama dan terpenuhi. Direksi dan Dewas agar terus sering berkoordinasi untuk meningkatkan pelanggan. Artinya bukan wacana-wacana saja tapi harus aksi nyata dan benar-benar dijalankan,” jelasnya.
Lebih jauh, ia juga mengingatkan masih banyak aset-aset milik Perumda PALD yang selama ini belum beroperasi sehingga tidak bisa dimanfaatkan. Kedepan minta aset-aset ini harus benar-benar bisa dimaksimalkan, jangan dibiarkan begitu saja.
Sementara itu, Direktur Perumda PALD Banjarmasin baru terpilih Endani menuturkan, pihaknya akan lebih masif dalam melakukan skema jemput bola dan sosialisasi besar-besaran untuk mencapai target yang telah ditentukan.
“Karena ini fase pergantian, kami tentu akan meneruskan berdasarkan laporan terakhir dan tentu ada target-target yang akan kita capai terutama berkaitan dengan peningkatan layanan kepada para pelanggan yang harus diperluas.
Termasuk pemanfaatan aset yang belum terpakai serta beberapa pengembangan rencana bisnis yang sifatnya bisa menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) di luar tarif retribusi pelanggan.
“Sebagaimana arahan pak Wali Kota selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM) kami didorong untuk perbanyak jemput bola, ambil bagian dari berbagai sisi termasuk gencar sosialisasi pentingnya sanitasi hingga pelestarian lingkungan yang berkelanjutan. Ini penting karena keberlangsungan Perusahaan tidak terlepas dari partisipasi pelanggan,” tukasnya. (shn/smr)









