SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – Bank Kalsel menggelar rapat evaluasi kinerja Triwulan I 2026 di Aula Kayuh Baimbai, Balai Kota Banjarmasin, Kamis (23/4/2026).
Pertemuan strategis ini tidak hanya menjadi ajang pemantauan performa bagi seluruh kantor cabang, tetapi juga menjadi momentum peluncuran program “Umara” atau Usaha Mikro Maju Sejahtera, sebuah inisiatif kolaboratif Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin dan Bank Kalsel untuk mendukung pelaku UMKM.
Walikota Banjarmasin H M Yamin HR menuturkan, berbeda dari biasanya, pemilihan Balai Kota Banjarmasin sebagai lokasi rapat evaluasi bukan tanpa alasan. Sebab, ini sebagai wujud kolaborasi yang spesial dalam rangka menyambut Hari Jadi (Harjad) ke-500 Banjarmasin. “Kami menyadari selama ini Bank Kalsel terus bersinergi dan mendukung penuh program pemerintah,” tuturnya.
Ia menyatakan, sudah menandatangani komitmen program Umara sebagai salah satu program unggulan daerah dalam mendukung ekonomi kerakyatan. Program Umara dirancang untuk memberikan stimulus bagi pelaku UMKM di tengah tantangan ekonomi global saat ini.
Fasilitas pinjaman modal yang ditawarkan bervariasi, mulai dari Rp50 juta hingga Rp150 juta dengan skema tanpa jaminan dan tanpa bunga.
“Meskipun kondisi ekonomi saat ini sedang tidak baik-baik saja, kita harus tetap bertahan dan maju. Dukungan pemangku kebijakan melalui program ini diharapkan dapat memudahkan UMKM kita untuk tumbuh dan berkembang,” sebutnya.
Sementara itu, Direktur Utama Bank Kalsel Fachrudin menuturkan, pada kegiatan ini hadir ada perwakilan dari 16 Kantor Cabang (KC) serta 56 Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bank Kalsel se-Kalsel hingga cabang Jakarta. Dengan kegiatan Performance Review Meeting (PRM) Performance Evaluation Meeting (PEM) Bank Kalsel Triwulan 1 Tahun 2026.
Ia menyatakan, pihaknya siap membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan Pemko Banjarmasin dalam mendukung berbagai program pembangunan, salah satunya yang kita sepakati hari ini terkait program Umara.
“Setelah penandatanganan komitmen hari ini, koordinasi dengan pihak-pihak terkait termasuk Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Tenaga Kerja (Diskopumker) Kota Banjarmasin akan langsung dilakukan. Alhamdulillah, MoU sudah ditandatangani. Mulai hari ini, kami akan langsung berkoordinasi dengan dinas terkait untuk sosialisasi program Umara. Ini adalah kesempatan besar bagi pelaku UMKM kita,” terangnya.
Program ini nantinya akan dikolaborasikan secara teknis dengan Kantor Cabang Utama, Bank Kalsel Syariah, dan instansi terkait agar implementasinya berjalan lancar.
Selain fokus pada sektor perbankan dan ekonomi, pertemuan tersebut juga mengangkat aspek lingkungan. “Sejalan dengan arahan Wali Kota Banjarmasin dalam rangka menyambut Harjad ke-500, Bank Kalsel berkomitmen mendukung pengurangan penggunaan plastik sekali pakai,” ucapnya.
Dengan digelarnya evaluasi kinerja ini, Bank Kalsel optimis dapat menjaga performa positif sepanjang 2026 sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat Banjarmasin dan Kalsel secara luas.
Pertemuan tersebut dihadiri langsung jajaran direksi dan perwakilan dari 16 Kantor Cabang (KC) serta 56 Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bank Kalsel se-Kalimantan Selatan hingga cabang Jakarta. (shn/smr)









