Seputaran.id
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas
No Result
View All Result
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas
No Result
View All Result
Seputaran.id
No Result
View All Result
  • Umum
  • Kalsel
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • Advetorial
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas
Home Umum

Kadar Keasinan Air Meningkat, Ikan Keramba Alami Kematian

Sabtu, 31 Okt 2026 | 21:06 WITA
Ikan Nila yang mati akibat dampak salinitas air asin. (foto : shn/seputaran)

Ikan Nila yang mati akibat dampak salinitas air asin. (foto : shn/seputaran)

Bagikan Di FacebookBagikan Di TwitterBagikan Di Whatsapp

SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – Kadar keasinan atau salinitas air meningkat di wilayah Banjarmasin memberikan dampak terhadap sektor perikanan. Sejumlah pembudidaya ikan dilaporkan mengalami kematian ikan di keramba akibat kualitas air yang semakin memburuk.

Kondisi ini membuat sebagian pembudidaya harus menahan diri tidak menebar bibit ikan. Dan memilih mempertahankan budidaya yang masih berjalan sembari menunggu kualitas perairan kembali membaik.

Kepala Bidang Perikanan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian wan Perikanan (DKP3) Banjarmasin Hidayatul Fikri menyampaikan, perubahan kondisi alam, khususnya meningkatnya salinitas air menjadi kendala yang sulit dihindari para pembudidaya.

Banpres Rp 20 Miliar untuk Penanganan Karhutla Cair

Banpres Rp 20 Miliar untuk Penanganan Karhutla Cair

Kamis, 29 Okt 2026 | 15:12
Sinergi Gerakan Banjarmasin Asri, Bersihkan Sungai Alayung

Sinergi Gerakan Banjarmasin Asri, Bersihkan Sungai Alayung

Kamis, 29 Okt 2026 | 15:06
475 Persil Aset Pemko Banjarmasin Belum Bersertifikat

475 Persil Aset Pemko Banjarmasin Belum Bersertifikat

Kamis, 29 Okt 2026 | 14:59
IKM Unggulan Banjarmasin Didorong Miliki Sertifikat SNI

IKM Unggulan Banjarmasin Didorong Miliki Sertifikat SNI

Rabu, 28 Okt 2026 | 20:22

Meski menghadapi situasi tersebut, semangat nelayan dan pembudidaya buat mempertahankan usaha perikanan masih cukup tinggi.

“Jadi nelayan dan pembudidaya masih pantang menyerah. Mereka tetap bersemangat meski kondisi alam yang tidam dapat kita hindari, sebagian pembudidaya memilih bertahan dengan budidaya yang ada dan belum melakukan penebaran bibit baru,” ungkapnya Hidayatul Fikri, saat ditemui di Kantor DKP3, Jumat (30/10/2026).

Peningkatan kadar garam air tidak hanya mempengaruhi aktivitas budidaya, tetapi juga kondisi ekosistem perairan. Bahkan, sejumlah biota yang umumnya hidup di laut mulai ditemukan memasuki aliran sungai.

“Dampak perubahan kualitas air juga terdeteksi dalam pemantauan DKP3 bersama penyuluh perikanan dan Kementerian. Dari peninjauan Lapangan, ditemukan sejumlah pembudidaya ikan keramba yang mengalami kematian ikan,” bebernya.

Kualitas air di lokasi yang diperiksa dinilai sudah sangat buruk.

“Ikan nila menjadi salah satu jenis yang terdampak, namun pengaruhnya juga dirasakan ikan lainnya, termasuk haruan,” jelasnya.

Berdasarkan informasi BMKG yang diterimanya, hujan dengan intensitas lebih berkelanjutan diperkirakan mulai terjadi pada akhir November dan berpotensi berlangsung hingga Maret.

“Kondisi tersebut diharapkan dapat membantu memperbaiki kualitas perairan,” harapnya.

Namun, para pembudidaya masih harus menghadapi ketidakpastian sampai kondisi air benar-benar kembali mendukung kegiatan perikanan. Ia menyampaikan, tahun depan mencoba berinovasi dengan budidaya dengan kolam terpal atau bioflok.

“Jadi akan mencoba mengedukasi ke masyarakat dalam waktu dekat ini, budidaya memanfaatkan lahan yang ada. Agar tidak ketergantungan dengan sungai, lantaran melihat kondisi di 2026 ini. Supaya pembudidaya dapat sejahtera tentunya,” tuturnya.

DKP3 Banjarmasin terus memantau kondisi pembudidaya yang terdampak bersama penyuluh perikanan. Pemerintah berharap kualitas air segera membaik agar nelayan dan pembudidaya dapat kembali menjalankan usaha secara optimal tanpa dibayangi risiko kematian ikan dan kerugian.

“Semoga sektor perikanan tetap mampu bertahan menghadapi kondisi ini,” tukasnya.(shn/smr)

Tags: Air AsinbanjarmasinIkan MatiPemko BanjarmasinPeristiwaUmum

Baca Juga

Penataan Ruang Publik Terus Digenjot, Optimalkan Potensi PAD

Penataan Ruang Publik Terus Digenjot, Optimalkan Potensi PAD

Sabtu, 31 Okt 2026 | 21:14
Fourfeo PWI-Adaro 2026, Ajang Pemanasan Atlet PWI Jelang Porwanas Lampung

Fourfeo PWI-Adaro 2026, Ajang Pemanasan Atlet PWI Jelang Porwanas Lampung

Sabtu, 31 Okt 2026 | 20:45
Cek Kesehatan dan Skrining Gratis Penyakit TBC di Kelurahan Telawang

Cek Kesehatan dan Skrining Gratis Penyakit TBC di Kelurahan Telawang

Kamis, 29 Okt 2026 | 20:48
Tagihan Capai Rp 1,8 Miliar Perbulan, Dishub Banjarmasin Ganti PJU Konvensional ke LED

Tagihan Capai Rp 1,8 Miliar Perbulan, Dishub Banjarmasin Ganti PJU Konvensional ke LED

Kamis, 29 Okt 2026 | 15:24
Next Post
Penataan Ruang Publik Terus Digenjot, Optimalkan Potensi PAD

Penataan Ruang Publik Terus Digenjot, Optimalkan Potensi PAD

  • Kontak Kami
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

PT. Seputaran Media Rezeki

No Result
View All Result
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas

PT. Seputaran Media Rezeki

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist