Seputaran.id
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas
No Result
View All Result
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas
No Result
View All Result
Seputaran.id
No Result
View All Result
  • Umum
  • Kalsel
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • Advetorial
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas
Home Umum

BPKPAD Banjarmasin Dorong Pembayaran Parkir Pakai QRIS, Ada 75 titik Uji Coba

Jumat, 23 Okt 2026 | 21:42 WITA
Parkir yang pembayarannya dengan QRIS. (foto : istimewa)

Parkir yang pembayarannya dengan QRIS. (foto : istimewa)

Bagikan Di FacebookBagikan Di TwitterBagikan Di Whatsapp

SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Banjarmasin mulai mendorong digitalisasi pembayaran parkir melalui uji coba sistem pembayaran menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

“Ada 75 titik parkir yang dipungut pajaknya,” ungkap Kepala Bidang (Kabid) Pendataan dan Penetapan Pajak Daerah, BPKPAD Banjarmasin Nanda Dharmawan.

Ia menyampaikan, dari 75 titik parkir itu memang belum maksimal, karena masih uji coba saat ini. Untuk memaksimalkan hal tersebut, langkah dilakukan BPKPAD Banjarmasin menyelenggarakan QRIS Championship 2026 dari September hingga November 2026 lalu.

Pemko Banjarmasin Turut Berduka Atas Relawan yang Meninggal saat Padamkan Karhutla

Pemko Banjarmasin Turut Berduka Atas Relawan yang Meninggal saat Padamkan Karhutla

Kamis, 22 Okt 2026 | 16:04
Sumbang PAD, Bus Trans Banjarmasin Dibranding Film Pirunduk

Sumbang PAD, Bus Trans Banjarmasin Dibranding Film Pirunduk

Rabu, 21 Okt 2026 | 21:57
Optimalkan Pendapatan Daerah, Ketua RT Dilibatkan Bantu Penagihan Pajak

Optimalkan Pendapatan Daerah, Ketua RT Dilibatkan Bantu Penagihan Pajak

Rabu, 21 Okt 2026 | 21:53
Sekdako Banjarmasin Temukan Pegawai Bolos dan Datang Terlambat saat Sidak

Sekdako Banjarmasin Temukan Pegawai Bolos dan Datang Terlambat saat Sidak

Selasa, 20 Okt 2026 | 20:00

Ajang yang bekerja sama dengan Bank Indonesia dan Bank Kalsel tersebut telah dilakukan pencabutan undian pemenangnya yang terdiri dari empat kategori untuk September 2026 lalu.

Diantaranya juru parkir menggunakan QRIS dalam pembayaran dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin yang paling banyak menggunakan QRIS saat transaksi.

“Adanya stimulus ini, dapat mendorong transaksi QRIS,” tutur Nanda, saat ditemui di Kantor BPKPAD, Rabu (21/10/2026).

Untuk itu, ia optimis, ke depan transaksi non tunai menggunakan QRIS ini akan semakin banyak lagi di Kota Seribu Sungai, terutama di sektor parkir.

“Target kita ke depan dari bulan ke bulan meningkat. Supaya pungutan pajak parkir di Banjarmasin bisa lebih transparan dan menghindari kebocoran hingga berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” terangnya.

Ia tak menampik, terkhusus juru parkir di Banjarmasin, masih banyak tidak menggunakan QRIS, karena masih Gagap Teknologi (Gaptek) dan enggan beralih ke transaksi non tunai.

“Padahal pakai QRIS itu jauh lebih mudah dan praktis. Tapi kita tak pungkiri masih banyak juru parkir belum beralih ke pembayaran QRIS, karena memang ada masyarakat yang juga tidak paham dan tetap ingin bayar cash juga,” jelasnya.

Untuk itu, uji coba 75 titik objek pajak parkir tadi masih belum berjalan maksimal hingga pergeseran digitalisasi dalam transaksi tersebut dilakukan bertahap.

“Kita lihat 75 titik parkir yang masih kita uji cobakan ini. Kalau hasilnya sudah bagus, baru menyasar titik lain dengan bertahap,” tukasnya. (shn/smr)

Tags: BPKAD BanjarmasinDigitalisasiParkirPemko BanjarmasinQRISUmum

Baca Juga

Reses di Kebun Bunga, Husaini Terima Banyak Aspirasi Soal Infrastruktur

Reses di Kebun Bunga, Husaini Terima Banyak Aspirasi Soal Infrastruktur

Jumat, 23 Okt 2026 | 21:39
BKPSDM Banjarmasin Tindaklanjuti Hasil Sidak Sekda, Belasan ASN Kedapatan Melanggar Disiplin Kerja

BKPSDM Banjarmasin Tindaklanjuti Hasil Sidak Sekda, Belasan ASN Kedapatan Melanggar Disiplin Kerja

Jumat, 23 Okt 2026 | 21:35
Gelar Publik Hearing, Inspektorat Banjarmasin Akui Banyak Terima Laporan Soal Etika ASN

Gelar Publik Hearing, Inspektorat Banjarmasin Akui Banyak Terima Laporan Soal Etika ASN

Kamis, 22 Okt 2026 | 21:28
Reses di Pasar Lama, Guati Yasni Iqbal Banyak Terima Usulan Warga

Reses di Pasar Lama, Guati Yasni Iqbal Banyak Terima Usulan Warga

Kamis, 22 Okt 2026 | 20:29
  • Kontak Kami
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

PT. Seputaran Media Rezeki

No Result
View All Result
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas

PT. Seputaran Media Rezeki

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist