Seputaran.id
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas
No Result
View All Result
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas
No Result
View All Result
Seputaran.id
No Result
View All Result
  • Umum
  • Kalsel
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • Advetorial
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas
Home Kalsel Banjarmasin

Banjarmasin Kekurangan 34 Ton Beras Lokal

Selasa, 17 Jan 2023 | 10:34 WITA
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Banjarmasin M Makhmud. (foto : shn(

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Banjarmasin M Makhmud. (foto : shn(

Bagikan Di FacebookBagikan Di TwitterBagikan Di Whatsapp

SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – Ketersedian beras lokal atau beras Banjar di Banjarmasin terbatas atau tidak mencukupi. Kebutuhan beras lokal di Banjarmasin setiap tahunnya mengalami kekurangan yang diperkirakan mencapai 34 ton.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Banjarmasin M Makhmud mengatakan, kebutuhan beras lokal di Banjarmasin setiap tahunnya diperkirakan mencapai 40 ton

“Jumlah kebutuhan itu relatif. Dan Jumlah itu tidak sebanding dengan produksi atau hasil panen di Banjarmasin yang hanya sekitar 6 ton per tahunnya,” jelasnya, Senin (16/1/2023).

Perwakilan UPTD RPH DKP3 Banjarmasin Ikuti Pelatihan Operasional RPU Modern di Malang

Perwakilan UPTD RPH DKP3 Banjarmasin Ikuti Pelatihan Operasional RPU Modern di Malang

Kamis, 23 Apr 2026 | 17:04
Dibangun 2023, RPU Modern Kembali Tertunda Beroperasi

Belum Ada Investor, RPU Modern Masih Belum Beroperasi

Senin, 13 Apr 2026 | 12:34
Siapkan Sistem Pompanisasi Hadapi Kemarau Ekstrem dan Kekeringan Lahan

Siapkan Sistem Pompanisasi Hadapi Kemarau Ekstrem dan Kekeringan Lahan

Kamis, 9 Apr 2026 | 19:38
Dianggarkan Rp 4 Miliar, Taman Edukasi Jahri Saleh Bakal Ada Kolam Renang

Dianggarkan Rp 4 Miliar, Taman Edukasi Jahri Saleh Bakal Ada Kolam Renang

Jumat, 27 Feb 2026 | 15:11

Menurutnya, jika hanya mengandalkan hasil panen dibandingkan dengan jumlah penduduk yang besar. Maka permintaan beras lokal cukup tinggi, sehingga sudah dipastikan produksi beras lokal di Banjarmasin, tidak cukup.

“Walaupun hasil panen normal, itu juga masih kurang, jadi harus dibantu daerah (kabupaten) tetangga seperti Barito Kuala, Tanah Laut dan Banjar,” katanya.

Mengingat selama dua tahun terakhir terjadi gagal panen, mala berdampak pada stok beras lokal di.Banjarmasin khususnya seperti mayang, karang dukuh dan siam, yang merupakan selera orang banyak.

“Gara-gara beras ini menjadi salah satu faktor penyebab inflasi,” katanya.

Ia menjelaskan, gagal panen tidak hanya terjadi di Banjarmasin saja, tapi daerah produksi lainnya seperti Tanah Laut, Batola dan Banjar.

“Walaupun, sebenarnya ketersedian beras di pasaran itu mencukupi, namun memang beras lokal jenis mayang yang banyak dicari. Jadi ini terkait selera masyarakat kita saja yang biasa memakan beras jenis usang bukan jenis pulen yang tersedia banyak,” ujarnya.

Ia menyatakan, mengatasi ketersediaan beras tersebut, pihaknya bersama Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Banjarmasin sudah melakukan penjajakan untuk menjalin kerja sama dengan Pamanukan, Jawa Barat.

“Yakni untuk meminta bantuan pemenuhan beras di Banjarmasin, yang jenisnya serupa dengan beras banjar,” jelasnya.

M Makhmud mengharapkan, secepatnya ada penandatangan MoU dengan kepala daerah untuk pelaksanaannya. “Supaya untuk mencukupi kebutuhan beras tahun ini di Banjarmasin,” tukasnya. (shn/smr)

Tags: BerasDKP3 Banjarmasinseputaran.id

Baca Juga

Data Verval ATS : Sekitar 7.378 Anak di Banjarmasin Tak Sekolah

Data Verval ATS : Sekitar 7.378 Anak di Banjarmasin Tak Sekolah

Senin, 11 Mei 2026 | 19:39
Realisasi PAD Banjarmasin Triwulan Pertama Lampaui Target

Realisasi PAD Banjarmasin Triwulan Pertama Lampaui Target

Senin, 11 Mei 2026 | 19:33
Sapi Kurban di RPH Basirih Mulai Berdatangan

Sapi Kurban di RPH Basirih Mulai Berdatangan

Jumat, 8 Mei 2026 | 12:36
Meski Harga Naik, Permintaan Sapi dan Kambing Kurban Mulai Meningkat

Meski Harga Naik, Permintaan Sapi dan Kambing Kurban Mulai Meningkat

Jumat, 8 Mei 2026 | 12:32
Next Post
Ikut Program Adiwiyata, Murid SDN Pengambangan 5 Belajar ke Perumda PALDĀ 

Ikut Program Adiwiyata, Murid SDN Pengambangan 5 Belajar ke Perumda PALDĀ 

  • Kontak Kami
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

PT. Seputaran Media Rezeki

No Result
View All Result
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas

PT. Seputaran Media Rezeki

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist