Seputaran.id
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional
No Result
View All Result
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional
No Result
View All Result
Seputaran.id
No Result
View All Result
  • Umum
  • Kalsel
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • Advetorial
  • Nasional
Home Ekonomi

Perumda Pasar Terapkan Kartu Tap Cash Bayar Retribusi, Pedagang : Ini Merepotkan

Senin, 29 Sep 2025 | 17:19 WITA
Wakil Walikota Banjarmasin Hj Ananda saat dijelaskan kartu Tap Cash saat launching Digitalisasi Pasar oleh Perumda Baiman. (foto : shn/seputaran)

Wakil Walikota Banjarmasin Hj Ananda saat dijelaskan kartu Tap Cash saat launching Digitalisasi Pasar oleh Perumda Baiman. (foto : shn/seputaran)

Bagikan Di FacebookBagikan Di TwitterBagikan Di Whatsapp

SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – Mewujudkan pasar lebih maju dan sejahtera transaksi lebih mudah cepat dan aman, di momen Harjad ke-499 Banjarmasin diluncurkan program Digitalisasi Pasar. Dan ada 499 Kartu Tap Cash diserahkan kepada pedagang pasar .

Wakil Walikota Banjarmasin Hj Ananda mengapresiasi dan terima kasih, atas yang dilakukan oleh jajaran Perumda Pasar yang telah berperan dalam suksesnya peluncuran sistem pembayaran digital di Pasar Tradisional Banjarmasin.

Program ini merupakan langkah penting dalam mendorong modernisasi pelayanan publik sekaligus mendukung terciptanya tata kelola retribusi pasar yang lebih efisien.

Pemungutan Pajak Opsen PKB dan BBNKB Diharapkan Tidak Membingungkan Masyarakat

Pemungutan Pajak Opsen PKB dan BBNKB Diharapkan Tidak Membingungkan Masyarakat

Rabu, 11 Feb 2026 | 19:20
Gelar Pasar Murah di 52 Kelurahan Selama Ramadhan, Wakil Walikota Mohon Bantuan CSR

Gelar Pasar Murah di 52 Kelurahan Selama Ramadhan, Wakil Walikota Mohon Bantuan CSR

Kamis, 29 Jan 2026 | 19:50
Opsen PKB dan BBNKB Dukung Optimalisasi PAD Banjarmasin

Opsen PKB dan BBNKB Dukung Optimalisasi PAD Banjarmasin

Selasa, 30 Des 2025 | 20:18
Capaian ODF Banjarmasin Rampung 100 Persen, Wakil Walikota : Ada Jamban, Akan Kita Bongkar

Capaian ODF Banjarmasin Rampung 100 Persen, Wakil Walikota : Ada Jamban, Akan Kita Bongkar

Selasa, 30 Des 2025 | 20:02

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota (Pemko), mengucapkan terima kasih kepada jajaran perangkat daerah yang telah menyiapkan dan menyukseskan program ini. Ucapan terima kasih juga kepada pihak perbankan, mitra digital, serta para pedagang yang mau beradaptasi dan belajar bersama dalam penerapan sistem pembayaran digital,” ujarnya.

Ia menekankan, aktivitas perdagangan merupakan tulang punggung perekonomian masyarakat sehingga perlu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Pemko Banjarmasin, berkomitmen menghadirkan sistem pembayaran digital sebagai bagian dari modernisasi dan peningkatan pelayanan publik.

Program ini hadir untuk memudahkan pedagang dalam membayar retribusi, mengurangi risiko kehilangan uang tunai, meningkatkan transparansi, sekaligus memberikan kenyamanan bagi pedagang maupun pembeli.

Lebih lanjut, sistem pembayaran digital para pedagang dapat memanfaatkan berbagai metode, seperti Tap Cas, QRIS maupun kanal elektronik lainnya.

“Inovasi ini diyakini akan menjadikan aktivitas perdagangan di Pasar lebih praktis, cepat dan transparan, sekaligus mendorong terciptanya pasar yang tertib, bersih dan berdaya saing,” sebut Ananda.

Tidak hanya itu, ia juga memberikan usulan agar pasar tradisional di Banjarmasin bisa terus bertransformasi menjadi ruang publik yang lebih menarik. “Kalau bisa Pasar Tradisional kita dibuat seperti di kota-kota lain, yang bisa jadi tempat nongkrong anak muda. Ke depan mungkin bisa dicoba berkolaborasi dengan UMKM seperti kopi atau makanan kekinian agar Pasar Tradisional semakin ramai dikunjungi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Pasar Baiman Kota Banjarmasin M Abdan Syakura menuturkan, peluncuran Digitalisasi Pasar ini dalam rangka Hari Jadi Kota Banjarmasin dan salah satu program kerja di Perumda Pasar.

“Alhamdulillah dapat bekerjasama dengan salah satu BUMN perbankan. Kami melakukan ini, karena melihat pasca Covid-19 budaya perilaku masyarakat berubah. Jadi untuk itu harus bisa merespon, karena sekarang sistem pembayaran dan belanja serba digital,” terangnya.

Ia mengharapkan, program ini dapat berjalan efektif, karena semua transaksi otomatis masuk real time ke data Perumda Pasar.

Dijelaskannya, Tap Cash nya ini multi payment, sistem atau fitur pembayaran yang memungkinkan pengguna untuk menggunakan lebih dari satu metode pembayaran atau membayar berbagai tagihan sekaligus dalam satu platform terpadu.

“Jadi semua terintegrasi, memang secara perlahan-lahan dan tidak semua pedagang melek terhadap digitalisasi. Ini perlu kita coba, pihak bakal berikan edukasi langsung kepada para pedagang, agar bagaimana cara mengisi Top Up Tap Cash tersebut. Dan yang menjadi kendala di lapangan tentu evaluasi akan terus-menerus dilakukan,” ucapnya.

Ia menuturkan, skemanya ini kerja sama, kartu dibeli dari salah satu BUMN perbankan dan dibagikan ke 499 pedagang secara gratis. “Nanti misalkan itu hilang baru beli,” katanya.

Salah seorang pedagang toko bahan bangunan Wilna menuturkan, biasa bayar retibusi per harinya pasar pakai cash sekarang dengan Tap Cash.

“Jadi harus diisi dulu, bisa lewat toko ritel modern dan banknya. Untuk layanan sekarang baru pembayaran retribusi,” ucapnya.

Anehnya, ia merasa, dengan adanya Tap Cash ini malah merepotkan, sebab biasanya cash sekarang pakai kartu. “Kalau habis diisi dulu baru bisa dibayarkan,” tukasnya. (shn/smr)

Tags: Digitalisasi PasarHarjad BanjarmasinHj AnandaPerumda PasarTap CashWakil Walikota Banjarmasin

Baca Juga

Inspektorat Banjarmasin Temukan Penyimpangan Anggaran Sebesar Rp3,4 Miliar

Inspektorat Banjarmasin Temukan Penyimpangan Anggaran Sebesar Rp3,4 Miliar

Selasa, 21 Apr 2026 | 22:52
Yusna Irawan dan Jefri Fransyah Dipercaya jadi Dewas Perumda Pasar

Yusna Irawan dan Jefri Fransyah Dipercaya jadi Dewas Perumda Pasar

Selasa, 21 Apr 2026 | 22:48
Taman Edukasi Satwa Jahri Saleh Ada Wahana Rekreasi Air

Taman Edukasi Satwa Jahri Saleh Ada Wahana Rekreasi Air

Selasa, 21 Apr 2026 | 22:39
BRI Serahkan Polis Asuransi Sebesar Rp 1 Miliar Bagi 200 Pelaku UMKM

BRI Serahkan Polis Asuransi Sebesar Rp 1 Miliar Bagi 200 Pelaku UMKM

Selasa, 21 Apr 2026 | 22:27
Next Post
Raperda Penambahan Penyertaan Modal Bank Kalsel Mulai Dibahas

Raperda Penambahan Penyertaan Modal Bank Kalsel Mulai Dibahas

  • Kontak Kami
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

PT. Seputaran Media Rezeki

No Result
View All Result
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional

PT. Seputaran Media Rezeki

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist