SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – Sejumlah penyakit dikeluhkan warga, setelah banjir melanda setengah bulan lamanya di wilayah Kelurahan Sungai Lulut.
Diungkapkan Warga Sungai Lulut, Jalan Rahayu, Komplek Pembina 4 Ujung RT 8 RW 1 Mariana menuturkan, dirinya beserta ke enam keluarganya yang lain mengalami penyakit belancat atau kutu air. Sebab hampir setiap hari kaki terendam banjir.
“Selain itu, ada penyakit gatal-gatal pada kulit yang sering menyerang anak-anak, karena kondisi genangan air banjir yang kotor,” ungkap Mariana, Sabtu (3/1/2025).
Belum lagi penyakit, sakit kaki, demam dan meriang yang tidak hanya dialami orang dewasa tapi juga anak-anak yang memang imun tubuh lebih lemah.
“Jadi rata-rata warga disini pasti pernah, karena penyakit tadi, pemicunya banjir ini,” jelasnya.
Kendati demikian, Mariana bersyukur karena kondisi banjir yang berdampak dalam berbagai aspek ini menjadi perhatian serius Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin.
Pasalnya, petugas kesehatan dari Puskesmas diturunkan langsung untuk memeriksa kesehatan warga yang terdampak banjir terutama yang sedang mengungsi. “Jadi Alhamdulillah kami diperiksa kesehatannya dan diberi obat,” ucapnya.
Sementara itu, Plt Camat Banjarmasin Timur Eka Rahayu Normasari menuturkan, bantuan kesehatan dari Puskesmas setempat sudah diturunkan untuk warga terdampak banjir ini.
Namun memang pihaknya kembali meminta bantuan kesehatan bisa ditambahkan lagi. Mengingat bantuan sebelumnya cukup terbatas, sementara jumlah warga terdampak banjir sangat banyak. “Untuk mengecek dan siaga bagi warga terdampak banjir,” sebutnya.
Eka khawatir, pasti ada potensi penyakit timbul, seperti disentri, batuk, pilek, muntaber (muntah dan berak), malaria, belancat (kutu air) dan lainnya,
Berharap air nya cepat turun
“Dalam hal ini, pihak kita terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarmasin, agar ikut bersiaga memperhatikan kondisi kesehatan warga yang terdampak banjir supaya bisa tertangani segera,” tukasnya. (shn/smr)









