Seputaran.id
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas
No Result
View All Result
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas
No Result
View All Result
Seputaran.id
No Result
View All Result
  • Umum
  • Kalsel
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • Advetorial
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas
Home Pemerintahan

Komisi III Ingatkan Dinas PUPR Hati-hati Gunakan Anggaran

Kamis, 7 Nov 2024 | 22:00 WITA
Komisi III DPRD Kalsel saat Dinas PUPR Kalsel membahas anggaran 2025. (foto : istimewa)

Komisi III DPRD Kalsel saat Dinas PUPR Kalsel membahas anggaran 2025. (foto : istimewa)

Bagikan Di FacebookBagikan Di TwitterBagikan Di Whatsapp

SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) ingatkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bisa lebih berhati-hati dalam menggunakan anggaran pembangunan di daerah.

Hal tersebut mengaca kepada kejadian tangkap tangan suap proyek di Kalsel oleh komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada beberapa waktu lalu, sehingga membuat beberapa proyek pembangunan tertahan tidak bisa dilanjutkan.

Anggota Komisi III DPRD Kalsel H Mustohir Arifin mengatakan, dengan anggaran di Dinas PUPR dan melihat kejadian kemarin, ke depan Dinas PUPR Kalsel agar berhati-hati dan diperbaiki dengan anggaran besar di 2025 ini mencapai Rp2,8 triliun.

Paripurna Harjad ke-500 Banjarmasin, Walikota Minta Maaf Peringatan Tak Seperti yang Dibayangkan

Paripurna Harjad ke-500 Banjarmasin, Walikota Minta Maaf Peringatan Tak Seperti yang Dibayangkan

Kamis, 24 Sep 2026 | 21:18
Alihkan Anggaran Harjad, Disperdagin Banjarmasin Bakal Gelar 54 Kali Pasar Murah

Alihkan Anggaran Harjad, Disperdagin Banjarmasin Bakal Gelar 54 Kali Pasar Murah

Kamis, 24 Sep 2026 | 21:13
Kondisi Udara Membahayakan, Pemko Banjarmasin Belum Terapkan WFH bagi ASN

Kondisi Udara Membahayakan, Pemko Banjarmasin Belum Terapkan WFH bagi ASN

Selasa, 22 Sep 2026 | 20:13
Kembalikan Anggaran Rp 700 Juta ke TAPD, Bagian Tapem Batal Sewa Artis Ibu Kota

Kembalikan Anggaran Rp 700 Juta ke TAPD, Bagian Tapem Batal Sewa Artis Ibu Kota

Senin, 21 Sep 2026 | 20:11

Dengan anggaran besar ini diharapkan bisa terserap dan bisa terealisasi dengan baik serta dapat dirasakan oleh masyarakat Kalsel.

“Kita dari Komisi III mengharapkan pembangunan di Kalsel bisa merata,” ujarnya usai Komisi III DPRD Kalsel rapat dengan Dinas PUPR Kalsel di gedung rumah Banjar di Banjarmasin, Kamis (7/11/2024) siang.

Seperti yang dipaparkan oleh Dinas PUPR Kalsel tadi, pengerjaan yang sudah dilakukan di semua daerah akan dipantau oleh Komisi III DPRD Kalsel untuk segera disesuaikan.

“Jadi kami akan ikut serta mengawasi semua proyek dari Dinas PUPR di semua daerah pemilihan kami,” jelasnya.

Sementara itu, Plh Kepala Dinas PUPR Kalsel Andri menjelaskan, ada tiga proyek yang terseret dalam kasus dugaan suap tersebut. Pertama, pembangunan Lapangan Sepak Bola di Kawasan Olahraga Terintegrasi Provinsi Kalsel .

Kedua, pembangunan Samsat Terpadu dengan penyedia terpilih PT HIU (Haryadi Indo Utama).

Terakhir, pembangunan Kolam Renang di Kawasan Olahraga Terintegrasi Kalsel dengan penyedia terpilih CV BBB (Bangun Banua Bersama), sudah diputus kontrak secara hukum karena bermasalah.

“Kita sudah memutuskan kontrak yang bermasalah secara hukum, sisa anggaran dikembalikan berupa silpa,” tegasnya. (putza/smr)

Tags: AdvetorialDPRD KalselPemerintahanPUPR Kalsel

Baca Juga

Lebih Tinggi dari Nasional, Perekonomian Kalsel Tumbuh 5,22 Persen

Lebih Tinggi dari Nasional, Perekonomian Kalsel Tumbuh 5,22 Persen

Kamis, 24 Sep 2026 | 21:55
Rakor SP4N-LAPOR! : Sekdaprov Sebut Hingga akhir Triwulan III 2026 Ada 1.918 Aduan Ditujukan kepada Pemprov Kalsel

Rakor SP4N-LAPOR! : Sekdaprov Sebut Hingga akhir Triwulan III 2026 Ada 1.918 Aduan Ditujukan kepada Pemprov Kalsel

Kamis, 24 Sep 2026 | 21:52
TP2DD Kalsel Raih Championship TP2DD Terbaik Nasional

TP2DD Kalsel Raih Championship TP2DD Terbaik Nasional

Kamis, 24 Sep 2026 | 21:48
RSUD Sultan Suriansyah Ada Layanan Poli Orthopedi dan Laboratorium Patologi Anatomi

RSUD Sultan Suriansyah Ada Layanan Poli Orthopedi dan Laboratorium Patologi Anatomi

Kamis, 24 Sep 2026 | 21:43
Next Post
Jumlah Investor Saham di Pasar Modal di Kalsel Meningkat Cukup Bagus

Jumlah Investor Saham di Pasar Modal di Kalsel Meningkat Cukup Bagus

  • Kontak Kami
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

PT. Seputaran Media Rezeki

No Result
View All Result
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas

PT. Seputaran Media Rezeki

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist