Seputaran.id
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional
No Result
View All Result
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional
No Result
View All Result
Seputaran.id
No Result
View All Result
  • Umum
  • Kalsel
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • Advetorial
  • Nasional
Home Kesehatan

Dinkes Banjarmasin Keluarkan SE Waspada Penyakit Gondongan

Rabu, 11 Des 2024 | 12:29 WITA
Kepala Dinkes Banjarmasin dr Tabiun Huda. (foto : shn/seputaran)

Kepala Dinkes Banjarmasin dr Tabiun Huda. (foto : shn/seputaran)

Bagikan Di FacebookBagikan Di TwitterBagikan Di Whatsapp

SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) keluarkan Surat Edaran (SE) kewaspadaan terhadap peningkatan penyakit Mumps atau Gondongan.

SE ini bertujuan untuk meningkatkan dukungan Pemerintah Daerah (Pemda), Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes), Sumber Daya Manusia (SDM) Kesehatan dan para pemangku kepentingan terkait kewaspadaan terhadap peningkatan penyakit yang disebut kebagusan bagi warga Banjar tersebut.

Kasus Gondongan di Indonesia saat ini berdasarkan data pelaporan surveilans berbasis kejadian melalui laporan Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR) dari Februari hingga Oktober 2024 sebanyak 413 yang tersebar di beberapa Provinsi.

Selama Tiga Hari, 500 Anak Banjarmasin Disunat

Selama Tiga Hari, 500 Anak Banjarmasin Disunat

Kamis, 3 Jul 2025 | 15:31
Musim Pancaroba Ekstrem, Dinkes Waspadai Tiga Penyakit Ini

Musim Pancaroba Ekstrem, Dinkes Waspadai Tiga Penyakit Ini

Rabu, 18 Jun 2025 | 14:56
Covid-19 Belum Ditemukan di Banjarmasin, Masyarakat Diimbau Jangan Panik

Covid-19 Belum Ditemukan di Banjarmasin, Masyarakat Diimbau Jangan Panik

Rabu, 4 Jun 2025 | 19:40
Puskesmas Sungai Andai, Puskesmas Ramah Pelayanan Publik

Puskesmas Sungai Andai, Puskesmas Ramah Pelayanan Publik

Selasa, 6 Mei 2025 | 12:05

“Sebagai upaya kewaspadaan dan antisipasi dengan memantau tren gondongan dan melaporkan kasus yang ditemukan kepada Dirjen P2P melalui Public Health Emergency Operation Centre (PHEOC),” ungkapnya Tabiun, saat dikonfirmasi awak media, Selasa (10/12/2024).

Ia menyatakan, menindaklanjuti laporan penemuan kasus dari Fasyankes dengan melakukan penyelidikan epidemiologi dalam 1×24 jam. “Lalu, menyebarluaskan informasi tentang gondongan kepada masyarakat dan fasyankes diwilayahnya,” imbuhnya.

Menurut dia, gondongan adalah penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi virus dikenal sebagai paramyxoviruses.

Infeksi biasanya menyerang kelenjar parotis (kelenjar yang memproduksi air liur) sehingga memicu pembengkakan.

Gejalanya pembengkakan rahang yang nyeri, demam, kelelahan, kehilangan nafsu makan dan sakit kepala. “Ini juga merupakan jenis penyakit menular yang umumnya diidap oleh anak-anak,” jelasnya.

Penyebaran virus gondongan mirip dengan virus flu yaitu melalui air liur yang terkontaminasi. Kemudian juga bisa terjadi secara tidak langsung yaitu melalui media perantara, misalnya saat menggunakan peralatan makan yang sama dengan pengidap gondongan.

Untuk pencegahan dengan menjaga kebersihan tangan, tidak berbagi peralatan mandi atau makan dengan orang lain dan memakai masker.

“Bagi pengidap gondongan, sebaiknya tidak beraktivitas dulu di luar rumah untuk sementara waktu sampai sembuh,” pintanya.

Soalnya, kata dia, Gondongan ini bisa menetap, berkembang biak dan berinkubasi selama 2-3 minggu.

Sampai sekarang, belum ada obat yang secara khusus dapat mengatasi Gondongan. Namun, bukan berarti penyakit Gondongan tidak dapat sembuh.

“Umumnya penyakit Gondongan dapat sembuh dalam rentang waktu sekitar dua minggu yang pengobatan nya difokuskan pada penguatan sistem imun untuk melawan infeksi virus paramyxovirus,” ucapnnya.

Pencegahan dapat dilakukan dengan memberikan vaksinasi Measles (campak), Mumps dan Rubella (MMR) yang dapat diperoleh di Rumah Sakit (RS). “Itu merupakan jenis vaksin dapat meminimalkan resiko infeksi,” tukasnya.(shn/smr)

Tags: Dinkes BanjarmasinGondonganKebagusanSE

Baca Juga

Hdyrant di depan Balai Kota Banjarmasin Tidak Berfungsi Maksimal

Hdyrant di depan Balai Kota Banjarmasin Tidak Berfungsi Maksimal

Jumat, 29 Agu 2025 | 21:09
ASN Tak Terlibat Kelola Sampah, TPP Terancam Dibekukan

Bayar PBB dapat Sembako Gratis 

Jumat, 29 Agu 2025 | 14:45
Benahi Drainase di Tiga Kawasan, PUPR Siapkan Anggaran Rp 3 Miliar

PUPR Rekomendasikan Pembangunan Drainase Vertikal di Kawasan Usaha Kuliner

Kamis, 28 Agu 2025 | 14:52
Disbudporapar Banjarmasin Lanjutkan Pembinaan Kampung Pemuda 

Disbudporapar Banjarmasin Lanjutkan Pembinaan Kampung Pemuda 

Kamis, 28 Agu 2025 | 14:33
Next Post
Beli di Aksel by Bank Kalsel Bonus Pulsa Rp 10 Ribu bagi Pengguna Telkomsel

Beli di Aksel by Bank Kalsel Bonus Pulsa Rp 10 Ribu bagi Pengguna Telkomsel

  • Kontak Kami
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

PT. Seputaran Media Rezeki

No Result
View All Result
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional

PT. Seputaran Media Rezeki

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist