Seputaran.id
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas
No Result
View All Result
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas
No Result
View All Result
Seputaran.id
No Result
View All Result
  • Umum
  • Kalsel
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • Advetorial
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas
Home Pendidikan

Aspirasi Guru Minta WFH Kala Kabut Asap Melanda Akan Dikaji

Selasa, 29 Sep 2026 | 21:05 WITA
Sekdako Banjarmasin Ichrom Muftezar. (foto : shn/seputaran)

Sekdako Banjarmasin Ichrom Muftezar. (foto : shn/seputaran)

Bagikan Di FacebookBagikan Di TwitterBagikan Di Whatsapp

SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan Selatan (Kalsel) khususnya Banjarmasin memberi dampak kepada dunia pendidikan.

Hingga, terbit Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Nomor 20 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Layanan Pendidikan pada Satuan Pendidikan di Daerah Terdampak Asap Kebakaran Hutan dan Lahan.

SE tersebut menempatkan keselamatan dan kesehatan warga satuan pendidikan sebagai salah satu pertimbangan dalam penyelenggaraan layanan pendidikan di tengah kondisi asap Karhutla. Warga satuan pendidikan yang dimaksud mencakup peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan.

Dinkes Banjarmasin Catat Kasus ISPA Melonjak 37,7 Persen

Dinkes Banjarmasin Catat Kasus ISPA Melonjak 37,7 Persen

Minggu, 27 Sep 2026 | 13:05
Jamban di Pekapuran Laut Dibongkar, Diganti Toilet Umum yang Layak

Jamban di Pekapuran Laut Dibongkar, Diganti Toilet Umum yang Layak

Jumat, 25 Sep 2026 | 21:37
Bagian Umum Setdako Banjarmasin Siapkan Fasilitas Pelaksanaan Banjarmasin Bersholawat

Bagian Umum Setdako Banjarmasin Siapkan Fasilitas Pelaksanaan Banjarmasin Bersholawat

Jumat, 25 Sep 2026 | 21:34
Sekian Lama Diselimuti Kabut Asap, Banjarmasin dan Batola Akhirnya Diguyur Hujan

Sekian Lama Diselimuti Kabut Asap, Banjarmasin dan Batola Akhirnya Diguyur Hujan

Jumat, 25 Sep 2026 | 21:30

Di tengah kondisi itu, seorang guru honorer SD Tanjung Pagar 3 Lisna, warga Jalan Gerilya, Kelurahan Tanjung Pagar, Kecamatan Banjarmasin Selatan, meninggal dunia, pada Sabtu (26/9/2026) malam.

Guru itu disebutkan meninggal dunia karena penyakit asmanya kambuh saat kabut asap terjadi di Banjarmasin.

Mendapati kabar itu, Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Banjarmasin Ichrom Muftezar menyampaikan, Pemerintah Kota (Pemko) akan mengkaji dan mengevaluasi aspirasi para guru yang mengharapkan adanya kebijakan khusus di tengah kondisi kabut asap akibat Karhutla.

Aspirasi tersebut terutama datang dari guru yang bertugas di sekolah yang berbatasan langsung dengan daerah tetangga dan terdampak asap karhutla.

“Salah satu harapannya adalah penerapan work from home (WFH) apabila kondisi udara dinilai berisiko,” ungkapnya, saat dikonfirmasi awak media melalui via telpon, Selasa (29/9/2026) sore.

Tezar juga mengucapkan belasungkawa kepada salah satu guru yang meninggal dunia tersebut. “Semoga keluarga yang ditinggalkan mendapatkan ketabahan,” ujarnya.

Mengenai harapan para guru pendidik soal WFH, ia akan menyampaikan langsung Walikota Banjarmasin untuk menentukan kebijakan yang tepat nantinya. (shn/smr)

Tags: GuruKabut AsapPemko BanjarmasinPendidikanSekdako BanjarmasinWFH

Baca Juga

Asma Kambuh Saat Kabut Asap, Guru Honorer Meninggal Dunia

Asma Kambuh Saat Kabut Asap, Guru Honorer Meninggal Dunia

Selasa, 29 Sep 2026 | 21:41
Pasokan Air Baku Susut 30 Persen, Walikota Tinjau IPA 2 dan Dorong Pembangunan Embung

Pasokan Air Baku Susut 30 Persen, Walikota Tinjau IPA 2 dan Dorong Pembangunan Embung

Selasa, 29 Sep 2026 | 21:37
Lagi, Tim DVI Polda Kalsel Berhasil Identifikasi 16 Jenazah KM Virgo Transport 8

Lagi, Tim DVI Polda Kalsel Berhasil Identifikasi 16 Jenazah KM Virgo Transport 8

Senin, 28 Sep 2026 | 22:27
Pemko Banjarmasin Terapkan Manajemen Talenta untuk Pengembangan Karier ASN

Pemko Banjarmasin Terapkan Manajemen Talenta untuk Pengembangan Karier ASN

Senin, 28 Sep 2026 | 21:13
Next Post
Pasokan Air Baku Susut 30 Persen, Walikota Tinjau IPA 2 dan Dorong Pembangunan Embung

Pasokan Air Baku Susut 30 Persen, Walikota Tinjau IPA 2 dan Dorong Pembangunan Embung

  • Kontak Kami
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

PT. Seputaran Media Rezeki

No Result
View All Result
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas

PT. Seputaran Media Rezeki

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist