Seputaran.id
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas
No Result
View All Result
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas
No Result
View All Result
Seputaran.id
No Result
View All Result
  • Umum
  • Kalsel
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • Advetorial
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas
Home Headline

Pasokan Air Baku Susut 30 Persen, Walikota Tinjau IPA 2 dan Dorong Pembangunan Embung

Selasa, 29 Sep 2026 | 21:37 WITA
Walikota Banjarmasin HM Yamin saat meninjau IPA 2 Pramuka. (foto : shn/seputaran)

Walikota Banjarmasin HM Yamin saat meninjau IPA 2 Pramuka. (foto : shn/seputaran)

Bagikan Di FacebookBagikan Di TwitterBagikan Di Whatsapp

SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – Pasokan air baku untuk Banjarmasin menyusut sekitar 30 persen akibat kemarau dan intrusi air laut. Dampaknya kian terasa di sejumlah wilayah, mengakibatkan aliran air bersih terlebih di kawasan ujung jaringan, berkurang bahkan terhenti.

Kondisi itu membuat Walikota Banjarmasin H M Yamin HR melakukan peninjauan di Instalasi Pengolahan Air (IPA) 2, Pramuka, Selasa (29/9/2026).

Tujuannya memastikan ketersediaan air baku sekaligus melihat proses pengolahan air yang masih dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

PKL Siring Menara Pandang Dilarang Berjualan di Jalur Pedestrian

PKL Siring Menara Pandang Dilarang Berjualan di Jalur Pedestrian

Rabu, 7 Okt 2026 | 21:35
Kadinkes Banjarmasin : Pemicu Asma Bukan Hanya Kabut Asap

Kadinkes Banjarmasin : Pemicu Asma Bukan Hanya Kabut Asap

Rabu, 7 Okt 2026 | 20:41
Kebakaran Lahan di Banjarmasin Capai 71 Kejadian

Kebakaran Lahan di Banjarmasin Capai 71 Kejadian

Rabu, 7 Okt 2026 | 20:01
Serapan Belanja pada Anggaran APBD Sudah Capai 60 Persen

Serapan Belanja pada Anggaran APBD Sudah Capai 60 Persen

Rabu, 7 Okt 2026 | 19:56

Menurutnya, persoalan saat ini bukan semata kemampuan instalasi mengolah air, melainkan keterbatasan sumber air baku.

“Air baku kita memang tidak mencukupi. Karena itu kita memastikan bagaimana air yang tersedia ini bisa diolah dan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan warga,” ungkapnya saat peninjajuan bersama Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Riza Muttaqin, Direktur Utama PT Air Minum Bandarmasih Zulbadi beserta jajaran terkait.

Dijelaskannya, Banjarmasin ditopang dua instalasi pengolahan air dengan sumber berbeda, yakni IPA 1 di kawasan Sungai Bilu memanfaatkan air Sungai Martapura, sedangkan IPA 2 di kawasan Pramuka memperoleh air baku dari Sungai Tabuk.

“Sumber air IPA 1 terdampak intrusi air laut sehingga kadar garam meningkat. Sementara IPA 2 masih mengandalkan sumber air dari Sungai Tabuk yang berjarak sekitar 11 kilometer dari instalasi pengolahan,” terangnya.

Dampaknya pasokan ke jaringan distribusi menurun, sehingga pelayanan terganggu untuk pelanggan di wilayah yang berada jauh dari pusat pelayanan atau di ujung jaringan.

Situasi semakin berat setelah penyaluran air dengan kadar garam tinggi dihentikan. Sebelumnya, air tersebut sempat disalurkan secara terbatas untuk kebutuhan mandi, cuci, dan kakus (MCK), namun di tengah perjalanan mendapat respons yang kurang baik dari masyarakat.

“Awalnya kita sosialisasikan untuk MCK, tetapi banyak mendapat penolakan. Jadi kita hentikan penyaluran air asin dan mengalirkan air baku yang tersedia secukupnya,” ujarnya.

Mengatasi kekurangan di wilayah terdampak, pemerintah menyiapkan distribusi air melalui mobil tangki. “Kalau ada kekurangan, nanti kita distribusikan dengan air tangki. Langkah tersebut hanya bersifat sementara,” ujarnya.

Menurutnya, Banjarmasin membutuhkan sumber cadangan air, agar tidak kembali menghadapi persoalan serupa ketika kemarau panjang terjadi.

Walikota Yamin pun mendorong pembangunan embung berkapasitas sekitar 1,1 juta meter kubik, sebagai cadangan air baku agar persoalan serupa tidak kembali terjadi saat kemarau panjang.

Bahkan, Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) telah memanggilnya untuk membahas kolaborasi rencana pembangunan embung itu.

“Harapannya ini jangan hanya menjadi wacana. Kalau nanti terjadi kemarau yang sangat panjang, kita tidak perlu lagi bingung mencari air baku ke mana,” harapnya.

Oleh karena itu, Walikota meminta, jajaran komisaris dan direksi PT Air Minum (PAM) Bandarmasih, untuk terus berkomunikasi dengan pemerintah, terkait rencana tersebut agar segera ditindaklanjuti.

“Jangan sampai ketika kemarau panjang datang lagi, kita kembali menghadapi persoalan yang sama dan masyarakat kesulitan mendapatkan air,” katanya.

Ia mengapresiasi rencana Gubernur Kalsel tersebut dan berharap pembangunan embung segera masuk tahap konkret sebagai bagian dari upaya memperkuat cadangan air baku Banjarmasin.

Sementara, Direktur Utama PAM Bandarmasih Zulbadi mengapresiasi perhatian dan arahan dari Walikota Banjarmasin dan Kapolresta Banjarmasin terkait krisis air baku.

Mengenai rencana pembangunan embung, pihak PAM Bandarmasih saat ini tengah menyiapkan dokumen pendukung.

“Dari sisi PAM Bandarmasih, kami siap menyusun kajian kelayakan (Feasibility Study/FS) serta Detail Engineering Design (DED) sebagai lampiran proposal yang akan diajukan ke Pemerintah Provinsi Kalsel,” bebernya Zulbadi.

Secara lisan, ujar dia, Gubernur Kalsel sudah menyampaikan kesanggupannya untuk membantu proses pembangunan tersebut.

Ia juga menjelaskan, akibat defisit air baku 33 persen, produksi air ledeng turun 300 liter per kubik. Dengan air baku dari Sungai Tabuk dan Irigasi Riam Kanan Pematang.

Akan tetapi, PAM Bandarmasih telah menyiagakan puluhan armada tangki guna menstabilkan pasokan air di wilayah yang berada di ujung jaringan pelayanan (barat, timur, selatan dan utara).

“Informasi dari jajaran manajemen, kurang lebih 35 tandon/tangki telah didistribusikan ke tingkat kelurahan maupun RT di titik-titik krisis,” katanya

Pasokan air tawar siap minum dialirkan secara berkala menggunakan armada tangki satu hari satu pengisian ke tandon yang terpasang.

Titik kran air tawar yang dapat dikonsumsi di Kantor PAM Bandarmasih, Booster PAM Bandarmasih Jalan S Parman atau Simpang Pangeran, Kantor Bantu Cemara di Jalan Adhyaksa, Tower Soetoyo di Jalan Soetoyo S, Kantor Bantu K S Tubun di Jalan K S Tubun dan Kantor MTP Sungai Lulut di Jalan Martapura Lama.

PAM Banjarmasih juga menjajaki atau mengajak ke warga yang mau tempatnya menjadi pengisian air. “Airnya ngalir yang disalurkan ke beberapa RT, kami siap untuk bayar rekening air daripada pelanggan sukarela memberi air tersebut,” jelasnya.

Meski bersyukur Banjarmasin sempat turun hujan, Zulbadi menyebut, hujan itu belum mempengaruhi debit air sungai dan menurunkan kadar garam.

“Semoga kemarau tidak panjang dan segera berakhir, ada hujan di Hulu hingga debit bisa naik,” tukasnya. (shn/smr)

Tags: EmbungheadlineKrisis AirPAM BandarmasihPemko BanjarmasinUmumWalikota Yamin

Baca Juga

Bunda PAUD, Disdik dan Bank Kalsel Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Anak Guru yang Meninggal

Bunda PAUD, Disdik dan Bank Kalsel Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Anak Guru yang Meninggal

Jumat, 9 Okt 2026 | 21:54
Dinsos Banjarmasin Upayakan Bantuan Pendidikan untuk Anak Guru SD Meninggal Dunia

Dinsos Banjarmasin Upayakan Bantuan Pendidikan untuk Anak Guru SD Meninggal Dunia

Kamis, 8 Okt 2026 | 20:00
DBH Sekitar Rp 1 Triliun untuk Pemko Banjarmasin Masih Mengendap di Pusat

DBH Sekitar Rp 1 Triliun untuk Pemko Banjarmasin Masih Mengendap di Pusat

Kamis, 8 Okt 2026 | 19:53
Disdik Banjarmasin Takziah dan Serahkan Tali Asih ke Keluarga Guru Meninggal

Disdik Banjarmasin Takziah dan Serahkan Tali Asih ke Keluarga Guru Meninggal

Kamis, 8 Okt 2026 | 19:48
Next Post
Asma Kambuh Saat Kabut Asap, Guru Honorer Meninggal Dunia

Asma Kambuh Saat Kabut Asap, Guru Honorer Meninggal Dunia

  • Kontak Kami
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

PT. Seputaran Media Rezeki

No Result
View All Result
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas

PT. Seputaran Media Rezeki

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist