Seputaran.id
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas
No Result
View All Result
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas
No Result
View All Result
Seputaran.id
No Result
View All Result
  • Umum
  • Kalsel
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • Advetorial
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas
Home Religi

Warisan Syekh Yusuf Al-Makassari Masuk Kalender UNESCO Anniversary 2026

Rabu, 2 Sep 2026 | 20:18 WITA
Menteri Kebudayaan Fadli Zon saat menghadiri Peringatan 400 tahun Syekh Yusuf Al-Makassari di Banten Lama, Serang, Banten. (foto : istimewa)

Menteri Kebudayaan Fadli Zon saat menghadiri Peringatan 400 tahun Syekh Yusuf Al-Makassari di Banten Lama, Serang, Banten. (foto : istimewa)

Bagikan Di FacebookBagikan Di TwitterBagikan Di Whatsapp

SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – Peringatan 400 tahun Syekh Yusuf Al-Makassari menjadi momentum historis yang menghadirkan ruang refleksi atas relevansi warisan intelektual dan spiritual Nusantara. Sosok beliau tidak hanya dikenal sebagai ulama, tetapi juga sebagai pemikir, pejuang, dan tokoh yang pengaruhnya melampaui Nusantara hingga kancah internasional.

Sebagai figur penting dalam sejarah Islam Nusantara, Syekh Yusuf menunjukkan bagaimana nilai keislaman, kebudayaan, dan perjuangan dapat terintegrasi secara utuh. Jejaknya tidak hanya berpengaruh di Indonesia, tetapi juga di mancanegara, khususnya di Afrika Selatan yang menjadikannya sebagai salah satu tokoh langka yang diakui sebagai pahlawan di dua negara, yaitu Indonesia dan Afrika Selatan.

Pengakuan tersebut semakin diperkuat di tingkat global ketika UNESCO melalui Sidang Umum UNESCO ke-43 menetapkan Perayaan 400 Tahun Syekh Yusuf Al-Makassari sebagai UNESCO Anniversary 2026.

Mulai Tayang 3 September, Denny Sumargo Screnning Film Baby Udon

Mulai Tayang 3 September, Denny Sumargo Screnning Film Baby Udon

Selasa, 18 Agu 2026 | 19:04
Pemko Gelontorkan Rp 678 Juta untuk Bonus 64 Kafilah Banjarmasin di MTQ

Pemko Gelontorkan Rp 678 Juta untuk Bonus 64 Kafilah Banjarmasin di MTQ

Rabu, 15 Jul 2026 | 20:54
Banjarmasin Raih Juara Umum MTQ Nasional XXXVII Tingkat Provinsi Kalsel 2026

Banjarmasin Raih Juara Umum MTQ Nasional XXXVII Tingkat Provinsi Kalsel 2026

Jumat, 26 Jun 2026 | 19:42
359 Jemaah Haji Banjarmasin Tiba dengan Kondisi Sehat dan Selamat

359 Jemaah Haji Banjarmasin Tiba dengan Kondisi Sehat dan Selamat

Kamis, 4 Jun 2026 | 20:31

Hal ini disampaikan oleh Menteri Kebudayaan, Fadli Zon saat acara peringatan yang digelar di Kawasan Banten Lama, Kota Serang, Banten. Penetapan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk pengakuan dunia atas peran dan pemikiran Syekh Yusuf sebagai ulama, pejuang, sekaligus tokoh perdamaian dari Nusantara.

Momentum ini menegaskan, warisan intelektual yang lahir dari Indonesia memiliki kontribusi nyata dalam membangun nilai-nilai kemanusiaan universal, seperti toleransi, keadilan, dan spiritualitas yang inklusif.

Salah satu kegiatan utama dalam peringatan ini adalah Khatmul Quran Bil Kitabah, sebuah praktik spiritual melalui penulisan mushaf Al-Qur’an. Kegiatan ini menegaskan bahwa tradisi literasi dalam Islam tidak hanya terbatas pada membaca, tetapi juga menulis. Selain itu, diskusi bertajuk “Syekh Yusuf Dulu, Kini, dan Nanti” menjadi ruang dialog yang menghadirkan pembacaan kritis terhadap pemikiran beliau.

Diskusi ini tidak hanya menempatkan Syekh Yusuf dalam konteks sejarah, tetapi juga sebagai referensi etis dan intelektual dalam merespons dinamika masa kini dan masa depan.

Pameran Manuskrip Syekh Yusuf Al-Makassari turut dihadirkan untuk mengajak publik melihat secara langsung bagaimana gagasan, tulisan, dan perjuangan beliau terdokumentasikan dan diwariskan lintas generasi.

Dalam sambutannya, Undri selaku Sekretaris Direktorat Jenderal Diplomasi, Promosi, dan Kerja Sama Kebudayaan Kementerian Kebudayaan RI sekaligus ketua pelaksana kegiatan, menegaskan, peringatan ini merupakan bentuk penghormatan negara terhadap sosok besar bangsa.

“Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk penghormatan negara terhadap salah satu tokoh besar, seorang ulama, pemikir, dan pejuang yang pemikirannya tidak hanya berpengaruh di tingkat nasional, tetapi juga di kancah internasional,” ujarnya.

Lebih jauh, peringatan ini juga memiliki tujuan strategis, yakni memperkenalkan peradaban Islam Nusantara kepada publik yang lebih luas, memperkuat literasi sejarah masyarakat, serta mempererat hubungan Indonesia dengan negara-negara lain, khususnya Afrika Selatan yang memiliki keterkaitan historis dengan perjalanan Syekh Yusuf.

Peringatan 400 tahun Syekh Yusuf Al-Makassari menjadi pengingat, Indonesia memiliki warisan intelektual yang tidak hanya bernilai lokal, tetapi juga memiliki resonansi global. Sosok Syekh Yusuf menjadi simbol bahwa dari Nusantara, lahir pemikiran besar yang mampu melintasi zaman, ruang, dan peradaban, kini bahkan diakui dan dirayakan oleh dunia. (rilis/smr)

Tags: Fadli ZonIslamNasionalReligiSyekh Yusuf Al Makasari

Baca Juga

HPN 2027 di Lampung Komitmen Semakin Inklusif dan Kolaboratif

HPN 2027 di Lampung Komitmen Semakin Inklusif dan Kolaboratif

Rabu, 2 Sep 2026 | 23:16
Harjad ke-500 Banjarmasin, BPKPAD Hapus Sanksi Administrasi Sampai 100 Persen

Harjad ke-500 Banjarmasin, BPKPAD Hapus Sanksi Administrasi Sampai 100 Persen

Rabu, 2 Sep 2026 | 20:04
Gubernur H Muhidin dan DPRD Kalsel Sepakati APBD Perubahan 2026 dan Pajak Daerah

Gubernur H Muhidin dan DPRD Kalsel Sepakati APBD Perubahan 2026 dan Pajak Daerah

Selasa, 1 Sep 2026 | 22:10
Gubernur H Muhidin Bersama Mahasiswa Padamkan Bara di Lahan Gambut

Gubernur H Muhidin Bersama Mahasiswa Padamkan Bara di Lahan Gambut

Selasa, 1 Sep 2026 | 22:07
Next Post
HPN 2027 di Lampung Komitmen Semakin Inklusif dan Kolaboratif

HPN 2027 di Lampung Komitmen Semakin Inklusif dan Kolaboratif

  • Kontak Kami
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

PT. Seputaran Media Rezeki

No Result
View All Result
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas

PT. Seputaran Media Rezeki

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist