Seputaran.id
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas
No Result
View All Result
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas
No Result
View All Result
Seputaran.id
No Result
View All Result
  • Umum
  • Kalsel
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • Advetorial
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas
Home Headline

20 SMP di Banjarmasin Kekurangan Peserta Didik

Senin, 6 Jul 2026 | 21:47 WITA
Kadisdik Banjarmasin Ryan Utama. (foto : shn/seputaran)

Kadisdik Banjarmasin Ryan Utama. (foto : shn/seputaran)

Bagikan Di FacebookBagikan Di TwitterBagikan Di Whatsapp

SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – Penerimanaan siswa baru di tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) masih ada yang belum memenuhi kuota. Hingga pembukaan tahap kedua pada awal Juli, masih juga pendaftar minim.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Banjarmasin Ryan Utama menuturkan, masih ada sejumlah sekolah kuotanya belum terpenuhi atau pendaftar minim.

Ada banyak faktor mendasari hal tersebut, misalnya jalur zonasi yang ada perubahan demografi di Banjarmasin.

Pemuda Berbagai OKP Diminta Ciptakan Peluang Ekonomi dari Sampah

Pemuda Berbagai OKP Diminta Ciptakan Peluang Ekonomi dari Sampah

Kamis, 2 Jul 2026 | 20:24
Pemadaman Listrik Bergilir, PAM Bandarmasih Pastikan Layanan Tetap Normal

Pemadaman Listrik Bergilir, PAM Bandarmasih Pastikan Layanan Tetap Normal

Kamis, 2 Jul 2026 | 20:21
Pembangunan Akses Jalan Simpang Sungai Jelai Bakal Terhubung ke Kuin Kacil

Pembangunan Akses Jalan Simpang Sungai Jelai Bakal Terhubung ke Kuin Kacil

Kamis, 2 Jul 2026 | 20:18
PAM Bandarmasih Anggarkan Rp 85,2 Miliar Buat Peremajaan Pipa di Banjarmasin Barat dan Utara

PAM Bandarmasih Anggarkan Rp 85,2 Miliar Buat Peremajaan Pipa di Banjarmasin Barat dan Utara

Rabu, 1 Jul 2026 | 21:10

“Mobilitas warga yang berpindah dari kawasan pusat kota misalnya Banjarmasin Tengah dan Banjarmasin Barat, menuju ke kawasan pengembangan baru seperti Banjarmasin Utara dan Banjarmasin Selatan menjadi pemicu utama tidak meratanya jumlah calon siswa,” ungkap Ryan, Senin (6/7/2026).

Akibat dari perubahan peta kepadatan penduduk ini, sekolah-sekolah yang berada di area pemukiman yang mulai sepi anak usia sekolah akan kesulitan memenuhi kuota. “Hal itu tidak bisa dihindari, lalu alternatif pilihan sekolah banyak baik itu swasta,” bebernya.

“Sehingga, kita mencoba memetakan regrouping sekolah dengan pendaftar minim atau sekolah baru di wilayah yang banyak usia anak sekolah, tapi ini perlu tahapan,” ujarnya.

Ia menyatakan, pihaknya juga mengarahkan siswa yang belum tertampung di sekolah pilihan ke sekolah yang masih ada kuotanya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Sekolah Dasar (SD) Disdik Banjarmasin Faisal Rachman menuturkan, bukan kekurangan daya tampung. Sebab, antara siswa yang lulus dan daya tampung tersedia itu mencukupi.

“Cuma ada minat yang ke swasta, membuat daya tampung sekolah itu ada yang tidak terpenuhi,” ucapnya Faisal.

Ia menilai, kecendrungan minat SD ke Madrasah Ibtidaiyah (MI), sekolah kristen dan lainnya. “Jadi solusinya itu diregrouping, apakah itu secara fisik dua sekolah menjadi satu kelembagaan. Soalnya tenaga pendidikan kurang dan kepala sekolah (kepsek) belum memenuhi,” terangnya.

Faisal menyebut, saat ini ada 208 SD di Banjarmasin. Dan dinilai terlalu banyak, karena idealnya dibawah 150 sekolah.

Ia menguraikan, terdapat 20 SMP Negeri di Kota Seribu Sungai masih kekurangan peserta didik baru setelah SPMB secara daring resmi ditutup.

Yakni, SMPN 10, SMPN 12, SMPN 13, SMPN 14, SMPN 16, SMPN 17, SMPN 18, SMPN 20, SMPN 21, SMPN 22, SMPN 23, SMPN 25, SMPN 26, SMPN 27, SMPN 28, SMPN 29, SMPN 32, SMPN 33, SMPN 34 dan SMPN 35.

Sedangkan untuk SD, di antaranya di SDN Teluk Dalam 10, SDN Kuin Selatan 5 dan lainnya.

Kondisi tersebut membuat Dinas Pendidikan kembali membuka pendaftaran secara offline hingga awal Juli sebagai upaya mengejar kuota yang belum terpenuhi.

Fenomena ini bukan kali pertama terjadi, karena memang dalam beberapa tahun terakhir sejumlah sekolah negeri di Kota Banjarmasin terus mengalami kekurangan siswa baru. (shn/smr)

Tags: Disdik BanjarmasinheadlineKekurangan Peserta DidikPemko BanjarmasinPendidikanSDSMP

Baca Juga

IKD di Banjarmasin Masih Rendah

IKD di Banjarmasin Masih Rendah

Senin, 6 Jul 2026 | 21:38
Musim Pemadaman Bergilir, Walikota Banjarmasin Imbau Warga Siaga Korsleting Listrik

Musim Pemadaman Bergilir, Walikota Banjarmasin Imbau Warga Siaga Korsleting Listrik

Senin, 6 Jul 2026 | 21:32
Petugas Kebersihan jadi Korban Tabrak Lari, DLH Minta Polisi Usut Tuntas

Petugas Kebersihan jadi Korban Tabrak Lari, DLH Minta Polisi Usut Tuntas

Jumat, 3 Jul 2026 | 19:49
Diskominfo Banjarmasin Susun Masterplan Tata Kabel Semrawut ke Bawah Tanah

Diskominfo Banjarmasin Susun Masterplan Tata Kabel Semrawut ke Bawah Tanah

Jumat, 3 Jul 2026 | 19:46
  • Kontak Kami
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

PT. Seputaran Media Rezeki

No Result
View All Result
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas

PT. Seputaran Media Rezeki

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist