SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – Setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji Mekkah, Arab Saudi, sebanyak 359 jemaah haji Kloter 1 Embarkasi Banjarmasin tiba, Kamis (4/6/2026).
Seluruh jamaah haji dilaporkan kembali dalam kondisi sehat dan selamat.
Walikota Banjarmasin H M Yamin HR menyampaikan selamat datang kembali di tanah air kepada seluruh jemaah yang hadir.
Ia bersyukur, setelah menjalani rangkaian ibadah haji yang panjang, jemaah dapat kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat.
“Ini merupakan nikmat dan karunia besar yang patut kita syukuri bersama,” kata Yamin, usai menyambut kedatangan di Ruang Induk Masjid Raya Sabilal Muhtadin, Kamis (4/6/2026).
Menurutnya, esensi ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik ke Baitullah, namun menjadi perjalanan spiritual yang mengajarkan tentang arti ikhlas, rasa sabar, ketaatan hingga ikatan ukhuwah.
“Nilai-nilai ini yang diharapkan dapat terus dipegang oleh para jemaah dalam kehidupan sehari-hari pasca pulang dari Tanah Suci,” terangnya.
Lebih lanjut, dia berharap, agar kepulangan jemaah haji ini membawa dampak positif bagi lingkungan mereka masing-masing.
“Semoga seluruh jemaah yang telah menunaikan ibadah dengan sebaik-baiknya dapat menjadi teladan di lingkungan masing-masing, menebarkan semangat kebaikan, memperkuat ukhuwah islamiyah, serta turut berkontribusi dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis, religius, dan berkarakter,” harapnya.
Tidak lupa, Walikota Yamin turut mengapresiasi, jajaran panitia dan pendamping yang telah menyukseskan operasional ibadah haji tahun ini, mulai dari Kementerian Agama, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), hingga tim kesehatan yang sigap mendampingi jemaah.
“Selamat kembali berkumpul dengan keluarga masing-masing dan semoga mendapatkan predikat haji yang mabrur,” sebutnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Tipe A Kota Banjarmasin Ahmad Sya’rani menuturkan, tidak ada jemaah yang mengalami gangguan kesehatan serius selama pelaksanaan ibadah maupun perjalanan pulang.
“Keadaan jemaah untuk sakit kronis tidak ada. Paling flu dan itu biasa dalam perjalanan ibadah haji,” ungkapnya.
Pelaksanaan ibadah haji tahun ini berlangsung lancar tanpa kendala berarti. Jemaah juga menyampaikan kepuasan terhadap layanan yang dirasakan selama berada di Tanah Suci.
“Layanan yang dirasakan jemaah cukup bagus, baik konsumsi maupun akomodasi. Tidak ada kendala berarti selama pelaksanaan ibadah haji,” bebernya.
Kuota jemaah haji Embarkasi Banjarmasin tahun ini semula berjumlah 720 orang. Namun, satu calon jamaah meninggal dunia sebelum keberangkatan dan empat lainnya batal berangkat karena alasan kesehatan.
“Ada yang sudah mau naik bus, tetapi tiba-tiba muntah-muntah dan harus dirawat di rumah Sakit sehingga keberangkatannya ditunda tahun ini,” jelasnya.
Meski demikian, ia memastikan, jemaah yang tertunda karena sakit tetap mendapat prioritas untuk berangkat pada musim haji berikutnya.
“Biaya nanti menyesuaikan. Kalau tidak ada tambahan biaya, tentu tidak perlu menambah lagi. Yang jelas keberangkatan mereka tetap terkawal,” tegasnya.
Sementara itu, kuota haji Banjarmasin terus mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
“Dulu kuotanya sekitar 500 orang, sekarang sudah mencapai 700 orang. Mudah-mudahan ke depan bisa bertambah lagi,” ujarnya.
Salah seorang jemaah haji Agustini bersyukur dapat menunaikan rukun Islam kelima setelah menunggu selama 15 tahun.
Seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar meski harus menghadapi cuaca ekstrem di Arab Saudi.
“Sudah menanti-nanti sejak 15 tahun, Alhamdulillah semuanya berjalan lancar,” ucapnya Agustini.
Ia menilai, pelayanan dari Indonesia maupun di Arab Saudi sangat bagus, dan kondisi kesehatan juga terjaga. “Paling hanya flu dan batuk karena cuaca di sana cukup panas. Suhu udara saat puncak pelaksanaan ibadah haji mencapai 42 hingga 47 derajat Celsius,” tuturnya.
Meski demikian, kondisi tersebut tidak mengurangi semangat dan kekhusyukan jamaah dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji. (shn/smr)








