Seputaran.id
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas
No Result
View All Result
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas
No Result
View All Result
Seputaran.id
No Result
View All Result
  • Umum
  • Kalsel
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • Advetorial
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas
Home Travel

Kawasan Bandarmasih Tempo Doeloe Kini Mulai Sepi

Minggu, 15 Mar 2026 | 19:10 WITA
Kawasan Bandarmasih Tempoe Doleloe yang mulai sepi ditinggalkan pembeli. (foto : shn/seputaran)

Kawasan Bandarmasih Tempoe Doleloe yang mulai sepi ditinggalkan pembeli. (foto : shn/seputaran)

Bagikan Di FacebookBagikan Di TwitterBagikan Di Whatsapp

SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – Kawasan Bandarmasih Tempo Doeloe yang pernah menjadi ikon wisata baru Banjarmasin kini mulai kehilangan daya tarik.

Deretan kedai kopi dan tempat makan yang sebelumnya tampak ramai pengunjung kini mulai sepi. Bahkan, beberapa di antaranya tutup dan memasang spanduk dijual serta disewakan.

Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Banjarmasin Ibnu Sabil tidak menampik kondisi kawasan Kota Lama tersebut. Sebab, persaingan usaha kuliner dan kafe saat ini semakin ketat.

Asal Ada Kesepakatan, PKL Dibolehkan Berjualan di Lapak Pasar Wadai Ramadhan

Asal Ada Kesepakatan, PKL Dibolehkan Berjualan di Lapak Pasar Wadai Ramadhan

Kamis, 5 Mar 2026 | 21:38
Disbudporapar Banjarmasin Rencana Benahi Siring RK Ilir untuk Objek Wisata Kuliner Baru

Disbudporapar Banjarmasin Rencana Benahi Siring RK Ilir untuk Objek Wisata Kuliner Baru

Senin, 16 Feb 2026 | 16:32
Pasar Wadai Ramadan Sediakan Tenant Gratis dan Berbayar 

Pasar Wadai Ramadan Sediakan Tenant Gratis dan Berbayar 

Kamis, 12 Feb 2026 | 14:58
Pilih di Bali, Launching CoE Banjarmasin 2026 Telan Anggaran APBD Rp 200 Juta

Pilih di Bali, Launching CoE Banjarmasin 2026 Telan Anggaran APBD Rp 200 Juta

Jumat, 6 Feb 2026 | 12:43

“Banyak kafe baru yang muncul di berbagai titik kota. Itu tentu sangat mempengaruhi aktivitas usaha di kawasan itu,” ungkap Ibnu Sabil, Sabtu (14/3/2026).

Salah satu kawasan yang kini menjadi pusat keramaian baru adalah Jalan Hasanuddin HM yang penuh kafe dan tempat berkumpul anak muda. “Perpindahan pengunjung ke lokasi baru ini menjadi salah satu faktor meredupnya kawasan Bandarmasih Tempo Doeloe,” ujarnya.

Ia mendorong pelaku usaha di kawasan tersebut terus berinovasi agar tidak kehilangan pengunjung. Kalau konsepnya tidak berkembang, pengunjung akan mencari tempat lain. “Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin tidak ingin kawasan ini benar-benar kehilangan daya tarik,” imbuhnya.

Pemko mengupayakan revitalisasi melalui kolaborasi lintas instansi. Salah satu langkah konkretnya adalah pembangunan shelter air oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Banjarmasin. Langkah tersebut untuk mendukung akses transportasi sungai menuju kawasan Kota Lama atau Bandarmasih Tempoe Doeloe.

“Shelter air ini bagian dari upaya menarik kembali kunjungan melalui jalur sungai, sehingga wisatawan lebih mudah datang ke kawasan tersebut,” tuturnya.

Kawasan ini sebelumnya pernah ditata ulang pada masa kepemimpinan walikota sebelumnya, H Ibnu Sina. “Penataan melalui perbaikan trotoar dan drainase dengan anggaran APBD sekitar Rp7,8 miliar. Penataan itu sempat menghidupkan kembali aktivitas kawasan Bandarmasih Tempo Doeloe,” tukasnya. (shn/smr)

Tags: Bandarmasih Tempoe DoeloeDisbudporapar BanjarmasinKota LamaSepi

Baca Juga

Taman Edukasi Jahri Saleh Dikenakan Tiket Masuk

Taman Edukasi Jahri Saleh Dikenakan Tiket Masuk

Sabtu, 13 Jun 2026 | 20:24
10 Atlet SOIna Banjarmasin Dilepas Ikuti PESODA Kalsel 2026

10 Atlet SOIna Banjarmasin Dilepas Ikuti PESODA Kalsel 2026

Jumat, 12 Jun 2026 | 19:56
ASN Pemko Banjarmasin Diingatkan saat Jam Kerja Tidak Live di Medsos

ASN Pemko Banjarmasin Diingatkan saat Jam Kerja Tidak Live di Medsos

Jumat, 12 Jun 2026 | 19:52
Jalan Simpang Sungai Jelai Bakal Diperbaiki

Jalan Simpang Sungai Jelai Bakal Diperbaiki

Kamis, 11 Jun 2026 | 15:51
Next Post
Layanan BTS Trans Banjarmasin Hadir, Melayani Tiga Koridor

Layanan BTS Trans Banjarmasin Hadir, Melayani Tiga Koridor

  • Kontak Kami
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

PT. Seputaran Media Rezeki

No Result
View All Result
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas

PT. Seputaran Media Rezeki

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist