Seputaran.id
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional
No Result
View All Result
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional
No Result
View All Result
Seputaran.id
No Result
View All Result
  • Umum
  • Kalsel
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • Advetorial
  • Nasional
Home Pendidikan

Pelatihan Bapandung: Langkah PGRI Banjarmasin Rawat Seni Tutur Banjar

Sabtu, 13 Sep 2025 | 23:52 WITA
PGRI Kota Banjarmasin Sukses Gelar Pelatihan Bapandung. (FOTO:IST)

PGRI Kota Banjarmasin Sukses Gelar Pelatihan Bapandung. (FOTO:IST)

Bagikan Di FacebookBagikan Di TwitterBagikan Di Whatsapp

SEPUTARAN.ID,BANJARMASIN – Suasana hangat dan penuh antusias tampak di Aula UPT Kecamatan Banjarmasin Tengah yang juga menjadi Sekretariat PGRI Kota Banjarmasin, Sabtu (13/9).

Di tempat inilah Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Banjarmasin menggelar Pelatihan Bapandung, sebuah upaya memperkenalkan dan menghidupkan kembali seni tutur khas Banjar kepada para pendidik.

Bapandung, seni teater tutur lisan suku Banjar, menghadirkan cerita melalui monolog. Seorang penampil atau tukang pandung/pamandungan berperan ganda: ia bertutur sembari memeragakan beberapa tokoh dengan pakaian berbeda sesuai karakter. Namun, di balik keunikannya, seni ini masih jarang dikenal, bahkan di kalangan guru.

No Content Available

Ketua PGRI Kota Banjarmasin, ST. Sarah, dalam sambutannya menegaskan, Seni Bapandung ini tidak banyak yang mengenalnya. Terutama di kalangan pendidik.

Padahal, Bapandung merupakan salah satu genre yang dilombakan dalam Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) yang melibatkan sekolah dan siswa. Kurangnya pengetahuan membuat guru kesulitan melatih murid secara maksimal.

“Pelatihan ini memiliki makna penting, bukan hanya sebagai pilihan dalam pengembangan metode pembelajaran bagi guru, tetapi juga sebagai upaya revitalisasi bahasa Banjar,” katanya.

Dukungan juga datang dari Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin. Plt. Kepala Dinas, Ryan Utama, dalam sambutannya saat membuka kegiatan mengatakan, Dinas Pendidikan menyambut baik dan mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh PGRI Kota Banjarmasin.

Dia juga berharap, nantinya para peserta kegiatan ini dapat berbagi ilmu kepada rekan guru yang lain, termasuk juga menyisipkan pesan-pesan moral dalam membawakan seni bapandung.

“Saya berharap, melalui bapandung isu-isu di Kota Banjarmasin dapat disampaikan oleh guru maupun siswa dalam penampilan mereka nantinya utamanya menyisipkan pesan moral dan sarana edukasi kepada masyarakat.” Ujarnya.

Sebanyak 35 peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari TK/RA, SD/MI, SMP/MTs hingga SMA/MA se-Kota Banjarmasin, mengikuti pelatihan ini. Mereka dibimbing langsung oleh pemandungan muda, Akhmad Riza Fahlipi, seorang seniman yang telah lama menggeluti seni Bapandung dan kerap menjadi juri dalam ajang perlombaan.

Yang membuat pelatihan semakin menarik, para peserta tidak hanya belajar teori, tetapi juga langsung mempraktikkan Bapandung. Mereka ditantang untuk tampil membawakan seni tutur ini di hadapan peserta lainnya. Dari rasa gugup hingga percaya diri, para guru mencoba menghidupkan tokoh-tokoh yang mereka perankan.

Pelatihan Bapandung oleh PGRI Banjarmasin ini menjadi lebih dari sekadar kegiatan pelatihan. Ia menjadi jembatan untuk melestarikan budaya Banjar sekaligus memperkaya metode pembelajaran di sekolah. Harapannya, seni tutur ini tak hanya dikenal di panggung festival, tetapi juga tumbuh dalam keseharian anak-anak Banua melalui guru-guru mereka.(saa/SMR)

Tags: Pelatihan BapandungPGRI Banjarmasin

Baca Juga

Bhakti Korem Untuk Anak Bangsa : 2.500 Pasang Sepatu Dibagikan kepada Siswa

Bhakti Korem Untuk Anak Bangsa : 2.500 Pasang Sepatu Dibagikan kepada Siswa

Kamis, 29 Jan 2026 | 20:00
Program MBG di Banjarmasin Dipastikan Tetap Berjalan Selama Ramadhan

Program MBG di Banjarmasin Dipastikan Tetap Berjalan Selama Ramadhan

Selasa, 27 Jan 2026 | 20:21
Pemko Banjarmasin Bakal Rektrut Tenaga Honorer Skema PJLP

Pemko Banjarmasin Bakal Rektrut Tenaga Honorer Skema PJLP

Selasa, 27 Jan 2026 | 20:09
Pagelaran Karasmian Kebudayaan Banjar dan Hasil Karya Siswa SMPN 2 Banjarmasin Ditampilkan

Pagelaran Karasmian Kebudayaan Banjar dan Hasil Karya Siswa SMPN 2 Banjarmasin Ditampilkan

Kamis, 22 Jan 2026 | 20:06
Next Post
Kementerian ATR/BPN Gandeng Stranas PK dari KPK Susun Rencana Aksi

Kementerian ATR/BPN Gandeng Stranas PK dari KPK Susun Rencana Aksi

  • Kontak Kami
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

PT. Seputaran Media Rezeki

No Result
View All Result
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional

PT. Seputaran Media Rezeki

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist