Seputaran.id
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas
No Result
View All Result
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas
No Result
View All Result
Seputaran.id
No Result
View All Result
  • Umum
  • Kalsel
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • Advetorial
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas
Home Kalsel Banjarmasin

MUI dan Pemko Banjarmasin Kolaborasi Cari Solusi Atasi Stunting

Kamis, 6 Jul 2023 | 09:44 WITA
Foto bersama di sela Seminar Dampak Pernikahan Anak Stunting. (foto : shn/seputaran)

Foto bersama di sela Seminar Dampak Pernikahan Anak Stunting. (foto : shn/seputaran)

Bagikan Di FacebookBagikan Di TwitterBagikan Di Whatsapp

SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – Komisi Pemberdayaan Perempuan, Remaja dan Keluarga Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Banjarmasin bersama Pemko Banjarmasin berkolaborasi mencari solusi mengatasi permasalahan stunting di Banjarmasin.

Pada Seminar Dampak Pernikahan Anak Stunting di Banjarmasin yang dilaksanakan oleh Komisi Pemberdayaan Perempuan, Remaja dan Keluarga Majelis Ulama Indonesia (MUI) Banjarmasin, di Sekretariat MUI Banjarmasin, Rabu (5/07/2023).

Dalam kesempatan itu, Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdako Banjarmasin Machli Riyadi mengatakan, adanya seminar tersebut bagus sekali.

Kasus Stunting Turun Drastis, Tapin Jadi Tuan Rumah Studi Komparasi Aksi Konvergensi KP3S 2025

Kasus Stunting Turun Drastis, Tapin Jadi Tuan Rumah Studi Komparasi Aksi Konvergensi KP3S 2025

Rabu, 3 Des 2025 | 16:57
Optimalisasi Peran Tiga Pilar Mewujudkan P3S 

Optimalisasi Peran Tiga Pilar Mewujudkan P3S 

Rabu, 5 Nov 2025 | 14:42
Bupati Nilai Layanan Jemput Bola Stunting Disdukcapil Tapin Efektif

Bupati Nilai Layanan Jemput Bola Stunting Disdukcapil Tapin Efektif

Kamis, 10 Jul 2025 | 16:30
Tapin Berhasil Turunkan Angka Stunting

Tapin Berhasil Turunkan Angka Stunting

Selasa, 11 Mar 2025 | 17:21

Baginya, kegiatan ini dapat menjadi wadah yang tepat untuk membahas dan mencari solusi bersama-sama khususnya masalah stunting di Banjarmasin.

“Stunting merupakan masalah serius dalam pertumbuhan dan perkembangan anak..Tentunya berharap para peserta yang hadir dalam seminar bisa menjadi pilar informasi ditengah masyarakat dan mampu menekan angka stunting di Banjarmasin,” tuturnya.

Menurutnya, seminar ini juga meningkatkan pemahaman bersama terkait dampak pernikahan anak stunting dan langkah apa saja yang harus diambil untuk mengatasi permasalahan ini.

Mengingat, stunting tidak hanya dapat mempengaruhi kualitas hidup anak secara fisik, namun juga berdampak pada kemampuan intelektual, kognitif, dan produktivitasnya di masa depan.

Ia menuturkan, anak yang menikah pada usia yang terlalu dini memiliki risiko lebih tinggi untuk melahirkan anak stunting, karena belum siap secara fisik dan mental dalam menghadapi peran sebagai orang tua.

“Namun juga akan berdampak pada kelahiran anak khususnya kesehatan dan perkembangan anak nantinya,” jelasnya.

Oleh sebab itu, Pemko Banjarmasin berkomitmen untuk melawan pernikahan anak stunting di Banjarmasin, melalui upaya kolaborasi dari berbagai pihak.

Ia juga mengingatkan, kepada peserta seminar dan jajaran terkait, bahwa pencegahan pernikahan anak usia dini pengaruh terhadap stunting merupakan tanggung jawab bersama.

“Sehingga peran keluarga, tokoh agama dan komunitas juga sangat penting dalam mengubah persepsi dan norma sosial terkait pernikahan anak,” tukasnya. (shn/smr)

Tags: MUIseputaran.idStunting

Baca Juga

Monev Kawal Kegiatan DAK 2026

Monev Kawal Kegiatan DAK 2026

Kamis, 18 Jun 2026 | 20:13
Silpa Capai Rp 538 Miliar, BPKAD ungkap Beberapa Faktor Penyebab

Silpa Capai Rp 538 Miliar, BPKAD ungkap Beberapa Faktor Penyebab

Kamis, 18 Jun 2026 | 19:46
Puluhan Lansia Ramaikan Peringatan HLUN ke-30 di Halaman Dinkes Banjarmasin

Puluhan Lansia Ramaikan Peringatan HLUN ke-30 di Halaman Dinkes Banjarmasin

Kamis, 18 Jun 2026 | 18:28
Pasar Sentra Antasari Terus Berbenah, Perumda Pasar Alokasikan Rp 600 Juta

Pasar Sentra Antasari Terus Berbenah, Perumda Pasar Alokasikan Rp 600 Juta

Rabu, 17 Jun 2026 | 20:19
Next Post
Dispersip Kalsel Terus Berikan Pembinaan kepada Pengurus Perpustakaan Daerah

Dispersip Kalsel Terus Berikan Pembinaan kepada Pengurus Perpustakaan Daerah

  • Kontak Kami
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

PT. Seputaran Media Rezeki

No Result
View All Result
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas

PT. Seputaran Media Rezeki

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist