SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin terus menggencarkan semangat literasi dalam aktivitas sehari-hari bagi warga. Dan ada 10 titik spot literasi yang tersedia.
Lokasinya, yakni di Siring Balai Kota Banjarmasin, Siring Menara Pandang, Taman Kamboja, Patung Bekantan, RTH Rusunawa, Halte 0 KM, RSUD Sultan Suriansyah, Puskesmas Sungai Jingah dan Taman Edukasi dan Rekreasi Jahri Saleh.
Wakil Walikota Banjarmasin Hj Ananda menuturkan, Pemko Banjarmasin memperkuat pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui penguatan budaya literasi.
Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah menghadirkan perpustakaan digital sebagai bagian dari 22 program prioritas Walikota dan Wakil Walikota Banjarmasin.
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Banjarmasin telah menyiapkan berbagai spot literasi di fasilitas publik, fasilitas pelayanan masyarakat, hingga lembaga pemerintahan agar akses terhadap bahan bacaan semakin mudah dijangkau.
“Secara simbolis melaunching Spot Literasi di titik Balai Kota Banjarmasin sebagai upaya memperkenalkan sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan sarana literasi di lingkungan pemerintahan,” kata Ananda, di Halaman Balai Kota Banjarmasin, Rabu (17/6/2026).
Selanjutnya, spot literasi diharapkan dapat terus berkembang ke sejumlah sektor, seperti sekolah-sekolah.
“Spot literasi ini diharapkan dapat menjadi sarana edukatif yang mudah diakses oleh masyarakat, sekaligus menumbuhkan minat baca dan memperkuat budaya literasi di Kota Banjarmasin,” harapnya.
Peluncuran fasilitas tersebut menjadi penanda bahwa pembangunan kota tidak hanya diukur dari infrastruktur fisik, tetapi juga dari tumbuhnya kesadaran masyarakat terhadap meningkatnya kualitas SDM melalui budaya baca.
“Mari kita perkuat dan tumbuhkan budaya literasi demi mewujudkan Banjarmasin yang maju dan sejahtera,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Banjarmasin Windiasti Kartika menuturkan, selain ada 10 titik spot literasi, ada juga yang mobile.
“Hadirnya spot literasi merupakan salah satu dari 22 program prioritas Walikota dan Wakil Walikota Banjarmasin,” bebernya.
Windi menyatakan, ini merupakan wujud dari visi-misi kepala daerah, sebagai upaya meningkatkan literasi di Banjarmasin melalui digital.
“Saat ini budaya literasi yang masih cukup rendah, maka menyiapkan spot literasi digital yang dapat diakses seluruh warga untuk membaca buku dimana dan kapan saja. Kami memang menempatkan di tempat strategis dan banyak orang berkunjung,” jelasnya.
Ia melanjutkan, titik literasi ini bakal ditambah dan dibikin menarik dan nyaman, yang membuat orang datang berkunjung.
“Buku bacaannya untuk semua jenjang usia dari anak-anak hingga masyarakat umum. Bakal memperluas radiusnya juga, sekira dapat melanjutkan ketika tidak di spot literasi yang tersedia,” tukasnya. (shn/smr)









