SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – Puluhan sekolah terdampak banjir di Banjarmasin telah menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sejak Senin (5/1/2026) atau hari pertama Kegiatan Belajar Mengajar di tahun pelajaran semester genap 2025/2026 dilaksanakan.
Hal ini sejalan dengan Surat Edaran (SE) Dinas Pendidikan (Disdik) Banjarmasin tentang penerapan sistem Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) fleksibel bagi sekolah-sekolah terdampak atau berada di wilayah tingginya banjir Rob.
Penerapan PJJ pada sekolah-sekolah terdampak banjir tersebut, turut menjadi perhatian dari Komisi IV DPRD Banjarmasin yang meminta, agar penyaluran makan bergizi gratis (MBG) bagi peserta didik tetap diberikan dan diutamakan makanan mengandung gizi yang seimbang bagi anak.
Ketua Komisi IV DPRD Banjarmasin Neli Listriani meminta, Disdik untuk segera melakukan koordinasi dengan pihak penyelenggara dapur MBG, agar memastikan distribusi MBG tetap berjalan lancar. Terutama di tengah kondisi sebagian sekolah yang masih menerapkan PJJ.
“MBG perlu koordinasikan Disdik dan Dapur MBG mengenai distribusi makanan MBG, mengingat ada sebagian sekolahan yang PJJ,” ungkapnya, saat memantau langsung kondisi sekolah terandam banjir, Rabu (7/1/2026).
Neli menyatakan, penyaluran MBG kepada anak didik harus tetap diberikan, meski sedang menjalankan pembelajaran di rumah.
“Menu makanan bisa diganti untuk sementara dengan menu makanan kering beserta susu formula yang mengandung gizi yang baik bagi anak,” ucapnya.
Namun, penggantian makanan segar dengan makanan kering harus tetap memprioritaskan aspek gizi, untuk memastikan program MBG berjalan optimal
Ia memastikan, Komisi IV akan melakukan koordinasi lebih lanjut dengan Disdik untuk membahas teknis pelaksanaan program ini. “Jadi nanti kami koordinasi lagi dengan pihak terkait mengenai teknisnya seperti apa,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Banjarmasin Ryan Utama menuturkan, untuk MBG pihaknya sudah berkoordinasi dengan Koordinator MBG Banjarmasin, khususnya terkait kondisi banjir ini.
Ia menyatakan, pihaknya sudah menyampaikan arahan ke seluruh satuan pendidikan di bawah kewenangan instansi untuk penyesuaian KBM di sekolah dan rumah siswa yang terdampak banjir, untuk dilaksanakan PJJ.
“Artinya harus ada penyesuaian Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam penyaluran MBG oleh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG),” tukasnya. (shn/smr)








