Seputaran.id
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional
No Result
View All Result
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional
No Result
View All Result
Seputaran.id
No Result
View All Result
  • Umum
  • Kalsel
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • Advetorial
  • Nasional
Home Kalsel Banjarmasin

Juli hingga Agustus, Kasus Kekerasan terhadap Anak dan Perempuan Mengalami Trend Penurunan

Jumat, 13 Sep 2024 | 20:56 WITA
Kepala UPTD PPA Banjarmasin Susan. (foto : shn/seputaran)

Kepala UPTD PPA Banjarmasin Susan. (foto : shn/seputaran)

Bagikan Di FacebookBagikan Di TwitterBagikan Di Whatsapp

SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – Angka kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan dari Juli hingga Agustus mengalami trend penurunan.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Banjarmasin Susan mengatakan, memang ada penurunan dari Juli 31 kasus menjadi 8 kasus di Agustus.

Dikatakan, kasus paling dominan adalah menimpa anak perempuan, dengan faktor pengaruh Handphone (HP) dan pergaulan.

Gubernur Kalsel Apresiasi CoE Banjarmasin di Bali

Gubernur Kalsel Apresiasi CoE Banjarmasin di Bali

Senin, 9 Feb 2026 | 21:46
Bukber di Swiss Belhotel Borneo Banjarmasin, Berkesempatan Dapatkan Umrah

Bukber di Swiss Belhotel Borneo Banjarmasin, Berkesempatan Dapatkan Umrah

Senin, 9 Feb 2026 | 21:34
Pemko Banjarmasin Adakan 21 Unit Mobil Dinas Listrik Buat Kadis dan Camat

Pemko Banjarmasin Adakan 21 Unit Mobil Dinas Listrik Buat Kadis dan Camat

Senin, 9 Feb 2026 | 21:29
Tak Kunjung Selesai, Kontraktor Pembangunan SDN Pengambangan 5 Diblacklist

Tak Kunjung Selesai, Kontraktor Pembangunan SDN Pengambangan 5 Diblacklist

Senin, 9 Feb 2026 | 21:21

Sedangkan untuk kasus bullying sudah mulai turun. Kasus ini sangat tinggi pengaruh pergaulan bebas, psikis dan fisik paling mendominasi.

“Meski ada penurunan, tidak boleh terlena dan tetap waspada dengan menjalin komunikasi berbagai pihak. Terutama sekolah dan forum anak ditingkatkan, sehingga menjadi ujung tombak untuk menyampaikan pesan kepada temannya. Sehingga bagaimana menjadi anak yang baik dalam bergaul sehari-hari,” ungkap Susan, saat ditemui di Kantor UPTD PPA, Jumat (13/9/2024).

Kemudian, kata dia, upaya atau peran semua pihak juga dibutuhkan, baik itu UPTD maupun Satgas bersama DP3A gencar datang ke sekolah-sekolah untuk menjadi pembina upacara menyampaikan school bullying.

“Dari sana bagaimana efek negatif handphone (HP) dan pergaulan harus dijaga.
Semoga dengan upaya itu mampu menurunkan angka kasus kekerasan,” jelasnya.

Ditambah lagi peran Dinas Pendidikan (Disdik), Dinas Kesehatan (Dinkes), Posyandu melalui penyuluhan-penyuluhan.

“Peran keluarga juga sangat penting.
Ketika angka kasus tinggi, kami tidak merasa ketar-ketir dan bahkan merasa senang,” terangnya.

Sejauh ini, kata Susan, kasus yang ditangani dari Januari hingga Agustus ada 133 kasus. “Angka itu dilihat ada penurunan dibandingkan 2023,” tuturnya.

Dengan rincian, Januari 8 Kasus, Februari 7 kasus, Maret dan April 5 kasus, Mei 3 kasus, Juni 11 kasus, Juli 6 kasus dan Agustus 2 kasus dengan total 46 Kasus Anak Perempuan.

Untuk kekerasan terhadap Perempuan total 43 kasus, dengan rincian Januari 7 kasus, Februari dan Maret 5 kasus, April dan Mei 2 kasus, Juni 5 kasus, Juli 12 kasus dan Agustus 5 kasus.

Sementara kasus kekerasan terhadap Anak Laki-laki total 44 kasus dengan rincian Januari 6 kasus, Februari 7 kasus, Maret 5 kasus, April 2 kasus, Mei 1 kasus, Juni 8 kasus, Juli 14 kasus dan Agustus 1 kasus.
(shn/smr)

Tags: banjarmasinKekerasan terhadap Anak dan Perempuan

Baca Juga

Satpol PP Ancam Tertibkan PKL di Pasar Wadai Ramadan, Ini Penjelasan

Satpol PP Ancam Tertibkan PKL di Pasar Wadai Ramadan, Ini Penjelasan

Senin, 2 Mar 2026 | 19:52
Dishub Perketat Truk Masuk Kota saat Ramadan

Dishub Perketat Truk Masuk Kota saat Ramadan

Senin, 2 Mar 2026 | 19:31
Tak Lagi Pakai Kupon, Cukup Tunjukan KTP Tebus Paket di Pasar Murah Ramadan BCSR

Tak Lagi Pakai Kupon, Cukup Tunjukan KTP Tebus Paket di Pasar Murah Ramadan BCSR

Senin, 2 Mar 2026 | 19:27
Pemerintah Catat Penerimaan dari Sektor Usaha Ekonomi Digital Sebesar Rp 47,18 Triliun

Pemerintah Catat Penerimaan dari Sektor Usaha Ekonomi Digital Sebesar Rp 47,18 Triliun

Sabtu, 28 Feb 2026 | 12:06
Next Post
35 Wartawan Kalsel Ikuti Sekolah Pasar Modal Spesial

35 Wartawan Kalsel Ikuti Sekolah Pasar Modal Spesial

  • Kontak Kami
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

PT. Seputaran Media Rezeki

No Result
View All Result
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional

PT. Seputaran Media Rezeki

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist