Seputaran.id
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional
No Result
View All Result
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional
No Result
View All Result
Seputaran.id
No Result
View All Result
  • Umum
  • Kalsel
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • Advetorial
  • Nasional
Home Pemerintahan

Dispersip Kalsel Dorong Penambahan Tenaga Pustakawan Tersertifikasi

Jumat, 18 Apr 2025 | 14:47 WITA
Dispersip Kalsel saat menggelar Workshop Sertifikasi Pustakawan se-Kalsel. (foto : istimewa)

Dispersip Kalsel saat menggelar Workshop Sertifikasi Pustakawan se-Kalsel. (foto : istimewa)

Bagikan Di FacebookBagikan Di TwitterBagikan Di Whatsapp

SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – Melalui Workshop Sertifikasi Pustakawan se-Provinsi Kalimantan (Kalsel), Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalsel mendorong dapat menambah jumlah pustakawan tersertifikasi.

Kegiatan itu juga dalam rangka meningkatkan profesionalisme profesi pustakawan dan tenaga teknis perpustakaan, agar berdampak terhadap kualitas layanan.

Diikuti 50 peserta dari 13 kabupaten/kota, kegiatan ini berlangsung di sebuah hotel di Banjarmasin, yang dibuka Plt. Kepala Dispersip Adethia Hailina, Rabu (14/4/2025).

BPKPAD Banjarmasin Inventarisir Aset Daerah Tak Terpakai

BPKPAD Banjarmasin Inventarisir Aset Daerah Tak Terpakai

Senin, 2 Feb 2026 | 21:37
Pengguna Aplikasi Banjarmasin Pintar Rendah, Diskominfotik Gandeng SKPD dengan Layanan Tertinggi

Pengguna Aplikasi Banjarmasin Pintar Rendah, Diskominfotik Gandeng SKPD dengan Layanan Tertinggi

Kamis, 29 Jan 2026 | 20:05
Pasca Audit BPK, Gubernur Beri Arahan Tegas untuk Bank Kalsel

Pasca Audit BPK, Gubernur Beri Arahan Tegas untuk Bank Kalsel

Selasa, 27 Jan 2026 | 20:32
BPK Serahkan LHP Semester II, Ini yang Menjadi Sorotan

BPK Serahkan LHP Semester II, Ini yang Menjadi Sorotan

Selasa, 27 Jan 2026 | 20:26

Ia memaparkan, jumlah tenaga pustakawan yang tersertifikasi hingga 2024 kemarin hanya sekitar 123 orang, atau sekitar 10 persen dari total pustakawan se-Kalsel.

“Jumlah ini masih sangat kurang. Jadi PR kita masih sangat jauh, dan ini perlu upaya lebih untuk menambah pustakawan tersertifikasi,” ungkap Adethia.

Pada 2026 mendatang pihaknya juga akan mengupayakan dapat memberikan fasilitasi sertifikasi pustakawan, sebagai langkah percepatan.

Hal ini dilakukan, mengingat selama ini perpustakaan daerah milik pemerintah ataupun perpustakaan di luar dinas harus membayar sendiri biaya kontribusi sertifikasi ini.

“Di tahun depan kami akan mengusahakan penganggaran terkait kegiatan sertifikasi yang bisa diikuti seluruh pustakawan di Kalsel. Kami sendiri menargetkan 50 pustakawan dapat tersertifikasi pada tahun depan,” harap Plt. Kadis.

Ia menjelaskan, kegiatan ini juga dalam rangka pelaksanaan amanat Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007, guna membina dan mengembangkan kompetensi, profesionalitas pustakawan, dan tenaga teknis perpustakaan.

Pustakawan saat ini menurut Adethia, dituntut memenuhi kualifikasi sesuai dengan standar nasional perpustakaan yang mencakup kualifikasi akademik, kompetensi, dan sertifikasi.

Hal itu guna meningkatkan kualitas layanan di perpustakaan, yang perlu didukung dengan tenaga perpustakaan yang kompeten dan profesional secara formal yang diakui Lembaga Sertifikasi Profesi.

Setelah mengikuti lokakarya ini, Plt. Kadis berharap para pustakawan dapat mengikuti ujian sertifikasi sesuai klaster yang diminatinya, dan menyesuaikan dengan kebutuhan perpustakaan masing-masing. (sdy/smr)

Tags: Dispersip KalselKalselPemerintahanPustakawanWorkshop

Baca Juga

70 Persen PPPK Pemko Banjarmasin Malas Kerja

70 Persen PPPK Pemko Banjarmasin Malas Kerja

Jumat, 6 Feb 2026 | 14:52
Inspektorat Banjarmasin : Empat ASN Terbukti Bermasalah, Dua Dipecat

Inspektorat Banjarmasin Kawal Proyek Pengerjaan Fisik

Jumat, 6 Feb 2026 | 13:01
Disdik Banjarmasin Bakal Perbaiki 10 Sekolah di 2026

Tenaga Pendidik Ketahuan Bolos, Disdik Ancam Tindakan Tegas

Jumat, 6 Feb 2026 | 12:54
Pilih di Bali, Launching CoE Banjarmasin 2026 Telan Anggaran APBD Rp 200 Juta

Pilih di Bali, Launching CoE Banjarmasin 2026 Telan Anggaran APBD Rp 200 Juta

Jumat, 6 Feb 2026 | 12:43
Next Post
Tim PWI Tinjau Lokasi Rumah Subsidi Wartawan

Tim PWI Tinjau Lokasi Rumah Subsidi Wartawan

  • Kontak Kami
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

PT. Seputaran Media Rezeki

No Result
View All Result
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional

PT. Seputaran Media Rezeki

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist