Seputaran.id
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas
No Result
View All Result
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas
No Result
View All Result
Seputaran.id
No Result
View All Result
  • Umum
  • Kalsel
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • Advetorial
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas
Home Kesehatan

Pemprov Kalsel Dukung Percepatan Penurunan Angka Stunting

Selasa, 22 Mar 2022 | 00:23 WITA
Foto bersama di sela kegiatan sosialisasi RAN PASTI. (foto : Hendri)

Foto bersama di sela kegiatan sosialisasi RAN PASTI. (foto : Hendri)

Bagikan Di FacebookBagikan Di TwitterBagikan Di Whatsapp

SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – Mendukung program RAN PASTI (Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Angka Stunting Indonesia), Pemprov Kalsel sudah membentuk tim percepatan penurunan angka stunting.

Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar, juga berharap kabupaten kota juga segera membentuk percepatan penanganan stunting.

“Tim tersebut tugasnya merumuskan kebijakan, mengkoordinasikan dan memonitoring terkait percepatan penanganan angka stunting, supaya ketika memasuki 2024 target sesuai RPJMD bisa mencapai 14 persen,” ujarnya saat memberikan paparan pada sosialisasi RAN PASTI di Hotel Golden Tulip, Senin (21/3/2022).

Gandeng BI Kalsel, PWI Kalsel Gelar Pra UKW dan OKK

Gandeng BI Kalsel, PWI Kalsel Gelar Pra UKW dan OKK

Senin, 28 Sep 2026 | 21:07
Perkuat Ekonomi Banua, Bi Kalsel Gelar Diseminasi LPP

Perkuat Ekonomi Banua, Bi Kalsel Gelar Diseminasi LPP

Sabtu, 26 Sep 2026 | 21:16
Buka Rakerprov Forki Kalsel, Paman Birin Ajak Ciptakan Atlet Karate Berprestasi

Buka Rakerprov Forki Kalsel, Paman Birin Ajak Ciptakan Atlet Karate Berprestasi

Sabtu, 19 Sep 2026 | 20:28
FKPT Kalsel Perkuat Pencegahan Dini Anak Muda Terpapar Radikalisme di Medsos

FKPT Kalsel Perkuat Pencegahan Dini Anak Muda Terpapar Radikalisme di Medsos

Jumat, 18 Sep 2026 | 21:07

Menurutnya, Pemprov Kalsel membentuk tim pendamping keluarga melalui BKKBN yakni 3.072 ribu orang, terdiri dari per Desa 3 orang yaitu, kader PKK, bidan desa dan penyuluh BKKBN. Tugasnya mendampingi ibu hamil, remaja, balita 5 tahun, juga bayi yang harus dibantu dalam rangka penurunan stunting.

Dikatakannya, Pemrov Kalsel dalam RMPJMD menjadikan stunting juga prioritaskan penangangan. Kemudian pada LKPD 2022, program untuk mendukung penurunan stunting, yakni pemenuhan gizi, perbaikan sanitasi juga pencukupan air minum.

Ia juga berharap, mengatasi stunting melibatkan kerja sama lintas sektor kabupaten/kota dan pihak swasta.

Dari data yang ia dapat, beberapa daerah di Kalsel yang masih ada di zona merah dan kuning untuk stunting, yakni Kabupaten Banjar, Tapin, Barito Kuala, Tanah Laut Balangan dan Tabalong.

“Prioritas penanganan stunting adalah pada remaja, ibu hamil dan balita. Sebab, dari 2 juta menikah sedangkan 1,6 juta melahirkan itu 25 persen atau 400 jiwa balita terkena stunting,” katanya.

Sementara Inspektur Utama BKKBN, Ari Dwikora Tono, mengatakan penduduk Indonesia didominasi generasi muda yang baru berkeluarga dan yang akan berkeluarga.

“Sehingga kita tidak boleh lengah akan potensi lahirnya bayi-bayi stunting,” katanya.

Menurutnya, keluarga yang sehat, produktif dan memiliki kualitas, dipastikan akan memiliki bayi-bayi yang sehat pula. (shn/smr)

Tags: BKKBNKalselRAN PASTISekdaprovStunting

Baca Juga

120 IKM Diberikan Pelatihan Produk Unggulan

120 IKM Diberikan Pelatihan Produk Unggulan

Senin, 19 Okt 2026 | 21:06
Pemko Banjarmasin Benahi Kampung Ketupat dan Pasar Teluk Dalam

Pemko Banjarmasin Benahi Kampung Ketupat dan Pasar Teluk Dalam

Senin, 19 Okt 2026 | 14:16
Bagian Umum Setdako Banjarmasin Terlibat Pembongkaran Bangunan Wisata Kampung Ketupat

Bagian Umum Setdako Banjarmasin Terlibat Pembongkaran Bangunan Wisata Kampung Ketupat

Senin, 19 Okt 2026 | 14:08
55 Unit Kendaraan Dinas Bakal Dilelang

55 Unit Kendaraan Dinas Bakal Dilelang

Minggu, 18 Okt 2026 | 14:27
Next Post
Pengesahan Perda Penanggulangan Bahaya Kebakaran Menunggu Kadis Damkar Definitif

Pengesahan Perda Penanggulangan Bahaya Kebakaran Menunggu Kadis Damkar Definitif

  • Kontak Kami
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

PT. Seputaran Media Rezeki

No Result
View All Result
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas

PT. Seputaran Media Rezeki

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist