SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – Usai sekian lama menjadi lokasi resto apung di atas kapal tongkang, kini area strategis di Siring Balai Banjarmasin telah dikosongkan dan siap ditransformasi menjadi ikon wisata ikonik di pusat kota.
Walikota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR memberikan apresiasi tinggi kepada pemilik tongkang yang telah kooperatif memindahkan armadanya.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Daerah untuk mempercantik wajah kota agar tampil lebih estetik dan tertata.
Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin berencana menyulap eks lokasi resto apung tersebut menjadi tempat bersantai publik yang lebih representatir.
Salah satu rencana utama yang diusung adalah pembangunan fasilitas air mancur untuk menambah daya tarik visual.
“Harapan kita, karena ini di depan Balai Kota yang merupakan wajah kota, jadi harus memberikan penampilan yang bagus,” ujarnya.
Secara teknis, kata dia, nanti mungkin akan dibangun semacam air mancur, agar orang bisa santai menikmati suasana depan Balai Kota Banjarmasin.
“Tidak hanya air mancur, juga mewacanakan untuk menghidupkan kembali tradisi sungai dengan menghadirkan Pasar Terapung di titik tersebut,” bebernya.
Rencananya, akan dibangun infrastruktur pendukung berupa dermaga kecil atau turunan di sisi kanan dan kiri kawasan agar aktivitas pasar terapung bisa berjalan dengan nyaman.
”Kedepannya kita coba kasih sesuatu yang ikonik untuk menarik perhatian. Jika selama ini hanya menjadi pusat kuliner malam seperti makan jagung, nanti kita arahkan menjadi tempat wisata yang lebih umum dan nyaman untuk bersantai di akhir pekan,” jelasnya.
Mengingat status lahan di sepanjang siring tersebut berkaitan dengan aset Pelindo, namun susah menjalin komunikasi dan koordinasi yang intens.
Walikota Yamin juga mengapresiasi, langkah Pelindo yang mulai melakukan pembersihan dan merapikan vegetasi di kawasan tersebut.
“Kami sudah sampaikan kepada pihak Pelindo dan berterima kasih mereka sudah melakukan pembersihan. Ke depan akan kita koordinasikan apakah melalui nota kesepahaman (MoU) atau bentuk lainnya agar lahan tersebut bisa dimanfaatkan maksimal menjadi tempat bersantai warga,” katanya.
Untuk mempercepat realisasi proyek ini, Yamin menyebut, telah menginstruksikan dinas terkait serta staf ahli untuk melakukan penjajakan teknis dan diskusi lebih lanjut dengan pihak otoritas pelabuhan.
“Dengan penataan yang matang, kawasan depan Balai Kota Banjarmasin diharapkan tidak hanya menjadi pusat administrasi, tetapi juga ruang publik yang hijau, rapi dan menarik bagi wisatawan,” tukasnya. (shn/smr)









