Seputaran.id
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas
No Result
View All Result
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas
No Result
View All Result
Seputaran.id
No Result
View All Result
  • Umum
  • Kalsel
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • Advetorial
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas
Home Pendidikan

Rakor SMK se- Kalsel Dituntut Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Selasa, 5 Mei 2026 | 20:54 WITA
Sekdaprov Kalsel M Syarifuddin saat memberikan sambutan pada Rakor SMK se Kalsel. (foto : adpim kalsel)

Sekdaprov Kalsel M Syarifuddin saat memberikan sambutan pada Rakor SMK se Kalsel. (foto : adpim kalsel)

Bagikan Di FacebookBagikan Di TwitterBagikan Di Whatsapp

SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 2026 bertema “Partisipasi Semesta Vokasi Bermutu untuk Semua”, di Hotel Rattan Inn Banjarmasin, Selasa (5/5/2026).

Usai membuka acara mewakili Gubernur H Muhidin, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kalsel Muhammad Syarifuddin mengatakan, di era teknologi digitalisasi sekarang, menuntut kerjasama untuk meningkatkan kualitas di siswa didik SMK. Kemudian pihak pengelola sekolah, dituntut jeli melihat peluang pasar atau dunia kerja terhadap jurusan-jurusan yang diperlukan sekarang.

Sekdaprov pun mengapresiasi langkah Disdikbud Kalsel dalam memetakan strategi menghadapi dinamika dunia industri, dunia usaha, dan dunia kerja. “Inikah tugas berat kita, bagaimana meningkatkan kualitas siswa kita,” ujar Sekdaprov.

Penyesuaian Regulasi dan Nomenklatur Perangkat Daerah, Rakor Kepegawaian Digelar

Penyesuaian Regulasi dan Nomenklatur Perangkat Daerah, Rakor Kepegawaian Digelar

Sabtu, 18 Apr 2026 | 21:13
TP PKK Kalsel dan Pemprov Kalsel Sinkronkan Program Kerja 2026 

TP PKK Kalsel dan Pemprov Kalsel Sinkronkan Program Kerja 2026 

Rabu, 21 Jan 2026 | 20:44
Gubernur Kalsel Pimpin Rakor Persiapan Kunjungan Kerja Presiden RI Prabowo 

Gubernur Kalsel Pimpin Rakor Persiapan Kunjungan Kerja Presiden RI Prabowo 

Jumat, 9 Jan 2026 | 18:01
Rakor Rencana Kedatangan Presiden dan Kesiapsiagaan Hadapi Bencana

Rakor Rencana Kedatangan Presiden dan Kesiapsiagaan Hadapi Bencana

Selasa, 6 Jan 2026 | 21:19

Ia menegaskan, institusi pendidikan harus mampu memahami dan menyesuaikan diri dengan kebutuhan sektor industri yang terus berubah. “Keselarasan antara dunia pendidikan dan dunia kerja menjadi kunci. Kita harus mencari terobosan terkait kebutuhan dunia usaha agar dapat menyesuaikan diri, mengingat perkembangan teknologi dan pengetahuan sangat cepat,” ujarnya.

Ditekankannya, pembangunan sektor pendidikan tidak dapat dilakukan oleh Dinas Pendidikan semata, melainkan memerlukan kolaborasi lintas sektor, baik dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) maupun pihak swasta.
Menurutnya, kolaborasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan daya serap lulusan SMK di pasar kerja serta mendukung pembangunan daerah.

Dia turut menyoroti dua indikator utama keberhasilan pendidikan, yakni angka partisipasi sekolah dan rata-rata lama sekolah. Sehingga, pemerintah menargetkan peningkatan rata-rata lama sekolah hingga mencapai 13 tahun atau bahkan lebih tinggi hingga jenjang perguruan tinggi.

Sementara itu, Kepala Disdikbud Kalsel, Abdul Rahim, menegaskan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan vokasi yang adaptif terhadap perubahan industri. “SMK tidak hanya dituntut menghasilkan lulusan yang terampil secara teknis, tetapi juga memiliki karakter, etos kerja, dan kemampuan adaptasi yang tinggi di tengah transformasi industri,” ujarnya.

Dia pun menyoroti hasil evaluasi bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terkait keterserapan tenaga kerja. Salah satu temuan menunjukkan adanya fenomena di mana lulusan pendidikan dasar justru lebih cepat terserap di dunia kerja dibandingkan lulusan SMK.

“Hal ini menjadi tantangan besar yang harus dijawab, salah satunya melalui penguatan karakter peserta didik,” lanjutnya.

Kepala Bidang Pembinaan SMK Disdikbud Kalsel, Firna Azika menambahkan, ada enam fokus utama dalam rakor, diantaranya penguatan karakter, pencegahan korupsi dalam pengadaan barang dan jasa, dan peningkatan kerja sama dengan dunia industri.

Disebutkan, tindak lanjut teknis dari hasil rakor akan dilaksanakan mulai Juni hingga Desember 2026.
Firna juga menegaskan pentingnya keselarasan kurikulum SMK dengan kebutuhan dunia kerja melalui program konkret seperti magang industri dan kehadiran guru tamu dari kalangan profesional.

“Keselarasan ini harus diwujudkan secara nyata, tidak hanya dalam konsep, tetapi melalui implementasi yang sesuai dengan kebutuhan industri,” jelasnya.

Melalui rakor ini, diharapkan SMK di Kalsel mampu terus berinovasi dan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah serta dunia usaha, guna menciptakan ekosistem pendidikan yang relevan dan berdampak nyata bagi pembangunan daerah.

Rakor mengambil tema “Karakter unggul, prestasi melakukan: memutus rantai kekerasan untuk SPMB” ini dijadwalkan berlangsung tanggal 5-7 di Hotel Rattan Inn Banjarmasin, diikuti 140 peserta terdiri dari pengawasan dan kepala sekolah SMK se Kalsel.

Panitia Rakor SMK mengundang Nara sumber dari SKPD terkait lingkup Pemprov Kalsel, antara lain Dinas Perdagangan, Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). (adpim/smr)

Tags: Disdikbud KalselRakor

Baca Juga

SMSI Kalsel Gandeng LUKW Universitas Prof DR Moestopo Beragama Gelar UKW

SMSI Kalsel Gandeng LUKW Universitas Prof DR Moestopo Beragama Gelar UKW

Kamis, 13 Agu 2026 | 22:12
Pamor Borneo 2026, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kalimantan

Pamor Borneo 2026, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kalimantan

Kamis, 13 Agu 2026 | 20:50
Kadin Banjarmasin Genjot UMKM Naik Kelas

Kadin Banjarmasin Genjot UMKM Naik Kelas

Kamis, 13 Agu 2026 | 20:22
Jembatan Perintis Garuda di Basirih Selatan Diresmikan

Jembatan Perintis Garuda di Basirih Selatan Diresmikan

Kamis, 13 Agu 2026 | 20:17
Next Post
Berhasil Turunkan Stunting dan Kemiskinan, Gubernur Kalsel Terima Penghargaan

Berhasil Turunkan Stunting dan Kemiskinan, Gubernur Kalsel Terima Penghargaan

  • Kontak Kami
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

PT. Seputaran Media Rezeki

No Result
View All Result
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas

PT. Seputaran Media Rezeki

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist