SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Banjarmasin mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran di lingkungan tempat tinggal selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriyah.
Imbauan ini disampaikan menyusul meningkatnya aktivitas rumah tangga, terutama kegiatan memasak saat menyiapkan hidangan berbuka puasa dan sahur. Intensitas penggunaan kompor dan peralatan dapur lainnya dinilai lebih tinggi dibanding hari-hari biasa.
Kepala Disdamkarmat Banjarmasin Hendro menuturkan, kelalaian menjadi faktor dominan penyebab kebakaran di kawasan permukiman. Dan menekankan pentingnya memastikan kompor telah benar-benar dimatikan setelah digunakan.
“Selama puasa Ramadan, aktivitas memasak meningkat. Kami minta masyarakat lebih teliti, jangan sampai kompor masih menyala atau lupa dimatikan setelah selesai memasak,” tuturnya.
Selain potensi dari dapur, gangguan instalasi listrik juga menjadi perhatian. Sehingga, warga diminta rutin memeriksa kondisi kabel dan peralatan elektronik, serta mematikan aliran listrik yang tidak diperlukan, khususnya saat rumah dalam keadaan kosong.
Baginya, langkah pencegahan sederhana dapat meminimalkan risiko kebakaran yang dapat merugikan banyak pihak.
Ia juga mengingatkan warga untuk tetap tenang apabila terjadi insiden kebakaran. “Masyarakat jangan panik dan tetap tenang. Segera beri tahu warga sekitar dan bunyikan alarm atau kentongan (lonceng). Hubungi layanan darurat 112 agar petugas bisa cepat menuju lokasi,” jelasnya.
Hendro menyebut, melalui imbauan ini, Disdamkarmat berharap kesadaran dan kedisiplinan warga semakin meningkat. Sehingga peristiwa kebakaran selama bulan suci Ramadhan dapat dicegah sedini mungkin. (shn/smr)









