SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Banjarmasin menggelar Pasar Murah Banjarmasin Corporate Social Responsibility (BCSR) 2026 yang direncanakan berlangsung selama bulan suci Ramadhan.
Wakil Walikota Banjarmasin Hj Ananda mengajak, seluruh pihak untuk turut berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan pasar murah sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, khususnya menjelang dan selama bulan suci Ramadhan.
“Mohon bantuannya semua, karena ibaratnya kita mencari rezeki di Banjarmasin, mohon juga disalurkan CSR-nya di Banjarmasin,” katanya.
Ia tidak melihat seberapa besarnya, yang terpenting adalah keikhlasan. Sebab, pembangunan Banjarmasin tidak bisa hanya mengandalkan peran pemerintah semata, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen, termasuk dunia usaha.
“Membangun Banjarmasin itu tidak cukup hanya oleh Pemko Banjarmasin, tapi semua pihak. Jadi kami mohon bantuannya untuk orang banyak, untuk warga Banjarmasin,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Disperdagin Banjarmasin Ichrom Muftezar menuturkan, pelaksanaan Pasar Murah BCSR merupakan tindak lanjut dari arahan pimpinan sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat selama Ramadhan.
Bahkan, dalam rapat persiapan tersebut Disperdagin mengundang sekitar 100 perusahaan perbankan dan perhotelan agar dapat berpartisipasi melalui penyaluran dana CSR.
“Hari ini kita melaksanakan rapat persiapan Pasar Murah BCSR. Insya Allah pelaksanaannya akan berlangsung selama satu bulan penuh di bulan Ramadhan dan dilaksanakan di seluruh Kelurahan di Kota Banjarmasin,” terangnya.
Tezar mengatakan, untuk komoditas utama, masyarakat akan mendapatkan paket berisi 2 kilogram gula pasir dan 2 liter minyak goreng dengan harga awal sekitar Rp 73 ribu per paket.
“Namun disubsidi CSR dari perusahaan sebesar Rp15 ribu, masyarakat hanya perlu membayar sekitar Rp58 ribu per paket,” imbuhnya.
Selain itu, setiap titik pelaksanaan pasar murah direncanakan menyediakan sekitar 500 paket, dengan melibatkan pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) serta distributor lokal.
Hal ini bertujuan agar tidak hanya gula dan minyak goreng yang tersedia, tetapi juga kebutuhan pokok lainnya dengan harga distributor atau lebih murah dari harga pasar.
Mekanisme penyaluran CSR dilakukan secara transparan, di mana perusahaan menyalurkan bantuan langsung melalui rekening Baznas, yang selanjutnya digunakan untuk membayar subsidi kepada Bulog.
Dia berharap, jumlah paket Pasar Murah BCSR di 2026 dapat meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, mengingat pada 2024 tercatat sebanyak 12.000 paket dan 2025 mencapai sekitar 13.584 paket. “Mudah-mudahan di tahun ini bisa lebih meningkat lagi,” ucapnya.
Dengan adanya sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha dan stakeholder terkait, Pemko Banjarmasin berharap Pasar Murah BCSR bulan suci Ramadhan 2026 dapat memberi manfaat nyata bagi masyarakat serta membantu menekan laju inflasi daerah. (shn/smr)









