Seputaran.id
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas
No Result
View All Result
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas
No Result
View All Result
Seputaran.id
No Result
View All Result
  • Umum
  • Kalsel
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • Advetorial
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas
Home Headline

Indikasi Terlibat Judol, 1.618 KK di Banjarmasin Dicabut dari Penerima Bansos

Kamis, 15 Jan 2026 | 20:06 WITA
Walikota Banjarmasin HM Yamin. (foto : shn/seputaran)

Walikota Banjarmasin HM Yamin. (foto : shn/seputaran)

Bagikan Di FacebookBagikan Di TwitterBagikan Di Whatsapp

SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – Ribuan data penerima Bantuan Sosial (Bansos) di Banjarmasin dinonaktifkan setelah adanya temuan indikasi keterlibatan penerima hak dalam praktik judi online (judol).

Berdasarkan data terbaru di 2025, sebanyak 1.618 Kepala Keluarga (KK) resmi dicoret dari daftar penerima bansos. Jumlah tersebut merupakan hasil penyaringan dari total 55.321 warga yang sebelumnya tercatat sebagai penerima bantuan sosial dari Kementerian Sosial.

Kebijakan tersebut diambil menyusul adanya temuan dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terkait dugaan penyalahgunaan dana bantuan Pemerintah.

Sambut HUT ke-81 RI, Pemko Banjarmasin Canangkan Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih

Sambut HUT ke-81 RI, Pemko Banjarmasin Canangkan Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih

Senin, 27 Jul 2026 | 21:07
PLN Janji Berikan Kompensasi ke Warga, Dampak Pemadaman Listrik Bergilir

PLN Janji Berikan Kompensasi ke Warga, Dampak Pemadaman Listrik Bergilir

Senin, 27 Jul 2026 | 21:03
Pemadaman Listrik Bergilir Dikeluhkan, Sekdako Banjarmasin Temui Langsung Manager PLN UP3 Banjarmasin

Pemadaman Listrik Bergilir Dikeluhkan, Sekdako Banjarmasin Temui Langsung Manager PLN UP3 Banjarmasin

Senin, 27 Jul 2026 | 20:56
Rumah Gubernur Kalsel Ikut Terkena Pemadaman Listrik, Muhidin Minta Warga Bersabar

Rumah Gubernur Kalsel Ikut Terkena Pemadaman Listrik, Muhidin Minta Warga Bersabar

Senin, 27 Jul 2026 | 15:52

Walikota Banjarmasin H Muhammad Yamin menuturkan, ke depan proses pendataan dan penyaluran Bansos harus dilakukan secara lebih ketat, objektif dan transparan, dengan verifikasi langsung di lapangan oleh Dinas Sosial (Dinsos) Banjarmasin.

Akurasi data penerima bansos harus dimulai dari tingkat paling bawah yakni melalui laporan Ketua RT dan RW, kemudian diverifikasi kembali oleh petugas Lapangan maupun pendamping sosial.

Dia menekankan, bantuan sosial merupakan hak masyarakat yang benar-benar membutuhkan dan tidak boleh dipengaruhi oleh kepentingan apa pun.

“Jadi Bansos ini bukan titipan, merupakan hak masyarakat yang membutuhkan. Tidak boleh ada kepentingan pribadi, kelompok, golongan apalagi keluarga,” ungkapnya.

Menurutnya, semuanya harus benar-benar sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Sehingga, kehati-hatian dalam proses pendataan jauh lebih penting dibandingkan penyaluran bantuan yang cepat namun tidak tepat sasaran.

Lebih lanjut, Yamin, menginstruksikan dinas terkait untuk rutin melakukan survei lapangan, guna memastikan penerima bansos memang memenuhi kriteria serta tidak terlibat dalam aktivitas yang bertentangan dengan aturan, termasuk judol yang belakangan menjadi perhatian publik.

“Soalnya kita ingin Bansos ini tepat sasaran, pendampingan harus benar-benar bekerja di lapangan,” sebutnya.

Ia menyatakan, jika ditemukan ada penyalahgunaan atau kepentingan tertentu dalam pendataan, tidak akan ragu memberikan teguran keras.

Saat ini, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin tengah mempertajam kriteria penerima bantuan sosial. Penonaktifan ribuan data penerima tersebut dijadikan momentum untuk melakukan pembersihan dan pemutakhiran data secara menyeluruh.

“Agar anggaran negara benar-benar menyentuh masyarakat miskin yang berhak dan taat hukum,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Banjarmasin Nuryadi menuturkan, penghapusan data penerima Bansos dilakukan setelah pihaknya menerima laporan hasil analisis transaksi dari PPATK.

Dalam laporan tersebut ditemukan indikasi bahwa sebagian penerima bansos menggunakan dana bansos untuk aktivitas judol atau tidak sesuai dengan peruntukkannya.

“Adanya temuan indikasi praktik judol ini tersebut, PPATK melakukan penelusuran langsung ke Lapangan bersama tim verifikasi dengan mencocokkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) serta nomor rekening para penerima Bansos,” ujar Nuryadi.

Dari hasil pencocokan tersebut, ditemukan sejumlah rekening yang terafiliasi dengan akun Judol di berbagai wilayah.

“Data tersebut menjadi dasar kami untuk melakukan pemutakhiran dan penertiban penerima Bansos agar tepat sasaran,” jelasnya.

Nuryadi menjelaskan, Bansos merupakan bentuk kehadiran negara untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar, sehingga tidak boleh disalahgunakan untuk kegiatan yang melanggar hukum.

“Kami mengimbau seluruh penerima manfaat agar menggunakan bantuan pemerintah sesuai peruntukannya. Jangan sampai dana bansos digunakan untuk judol atau aktivitas ilegal lainnya,” tukasnya. (shn/smr)

Tags: banjarmasinBansosDicoretDinsos BanjarmasinheadlineJudolPemko BanjarmasinPeristiwa

Baca Juga

321 Lulusan SD di Banjarmasin Tak Terdeteksi Lanjut Sekolah atau Tidak

321 Lulusan SD di Banjarmasin Tak Terdeteksi Lanjut Sekolah atau Tidak

Rabu, 29 Jul 2026 | 20:16
Gagal Lelang, Material Bongkaran Bangunan SDN Mawar 7 Dipindah ke Jalan Gubernur Soebarjo

Gagal Lelang, Material Bongkaran Bangunan SDN Mawar 7 Dipindah ke Jalan Gubernur Soebarjo

Rabu, 29 Jul 2026 | 20:00
Massa Tuntut Pimpinan PLN Mundur, Apabila Janji Listrik Normal Tak Terbukti

Massa Tuntut Pimpinan PLN Mundur, Apabila Janji Listrik Normal Tak Terbukti

Rabu, 29 Jul 2026 | 19:55
Datangi Kantor PLN Pusat, Wakil Walikota Sampaikan Keluhan Dampak Pemadaman Listrik Bergilir

Datangi Kantor PLN Pusat, Wakil Walikota Sampaikan Keluhan Dampak Pemadaman Listrik Bergilir

Rabu, 29 Jul 2026 | 19:43
Next Post
Beberapa Hari Tinjau Banjir, Walikota Siapkan Langkah Normalisasi Sungai

Beberapa Hari Tinjau Banjir, Walikota Siapkan Langkah Normalisasi Sungai

  • Kontak Kami
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

PT. Seputaran Media Rezeki

No Result
View All Result
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas

PT. Seputaran Media Rezeki

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist