Seputaran.id
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional
No Result
View All Result
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional
No Result
View All Result
Seputaran.id
No Result
View All Result
  • Umum
  • Kalsel
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • Advetorial
  • Nasional
Home Headline

DLH Nonaktifkan Zona Open Dumping TPAS Basirih

Kamis, 24 Jul 2025 | 20:36 WITA
Kepala DLH Banjarmasin Alive Yoesfah Love. (foto : shn/seputaran)

Kepala DLH Banjarmasin Alive Yoesfah Love. (foto : shn/seputaran)

Bagikan Di FacebookBagikan Di TwitterBagikan Di Whatsapp

SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – Dari 22 catatan yang ditetapkan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) terhadap Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Basirih, rupanya sudah 19 yang dilaksanakan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banjarmasin.

Saat ini, ada tiga sedang dalam proses penyelesaian. Salah satunya menonaktifkan zona di Tempat Pemprosesan Akhir Sampah (TPAS) yang sudah penuh atau open dumping dengan pengurukan tanah.

Sampai sekarang sudah hampir 515 rit truk masuk membawa tanah uruk untuk menutup 1.200 m2 atau 1,2 hektare zona open dumping TPAS Basirih. Khususnya di zona 1,2 dan 3, kemudian nanti bergeser sampai ke zona 5 untuk dipasifkan.

Gerakan Indonesia Asri dan Pemko Banjarmasin Korvei di Pasar Sentra Antasari

Gerakan Indonesia Asri dan Pemko Banjarmasin Korvei di Pasar Sentra Antasari

Senin, 9 Mar 2026 | 20:22
59 Warga Banjarmasin Menempuh Pendidikan di Timur Tengah, Kabag Kesra : Kondisinya Aman

59 Warga Banjarmasin Menempuh Pendidikan di Timur Tengah, Kabag Kesra : Kondisinya Aman

Senin, 9 Mar 2026 | 20:16
Hingga H+7 Lebaran, Pemko Banjarmasin Buka Posko THR

Hingga H+7 Lebaran, Pemko Banjarmasin Buka Posko THR

Kamis, 5 Mar 2026 | 16:08
Duta Mall Banjarmasin Bersiap Hadapi Potensi Lonjakan Pengunjung

Duta Mall Banjarmasin Bersiap Hadapi Potensi Lonjakan Pengunjung

Rabu, 4 Mar 2026 | 13:16

“Sebab, zona 4 telah ditutup, jadi tersisa di zona 5,” ungkap Kepala DLH Banjarmasin Alive Yoesfah Love, saat ditemui di TPAS Basirih Kamis (24/7/2025)

Ia juga mengatakan, untuk pemisahan air lindi dan air hujan, telah ada perencanaan dan sudah dianggarkan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mulai APBD Perubahan 2025 sampai 2027.

“Jadi perlu waktunya agak panjang, soalnya ada penguatan dinding untuk penahan lalu dibuatkan saluran air lindi dan air hujan,” jelasnya.

Menurut dia, pihaknya juga telah membuat surat untuk perpanjangan kegiatan pengelolaan air lindi dan air hujan, lantaran pembuatan dinding penahan tersebut waktunya cukup panjang.

“Suratnya itu telah berproses dan kepada Walikota Banjarmasin nanti dikirim,” ujarnya.

Alive melanjutkan, untuk rehab di zona 12,13 dan 16 bakal disiapkan tanah uruknya melalui Perubahan APBD 2025.

“Di zona 12, 13 dan 16 ini, hanya ditutup sebagian dan disisihkan 30 persen untuk buangan dan 30 persen pembuangan selanjutnya untuk menuju sistem sanitary landfill,” tuturnya.

Ia berharap, DPRD Banjarmasin mendukung kegiatan tanah uruk menutup zona open dumping TPAS Basirih guna menuju sanitary landfill.

Dengan begitu, diyakini, status darurat sampah bakal berakhir akhir Juli 2025. “Nanti menjadi pemulihan atau rehabilitasi. Dari Kementerian juga sudah ada surat untuk rehabilitasi dan tinggal mengikuti saja lagi,” sebutnya.

Ia yakin target pengurukan tanah bakal lebih cepat. “Sementara penguatan tebing penahan maupun pemisahan air lindi dan hujan agak lambat, karea perlu perencanaan Detail Engineering Design (DED),” tukasnya. (shn/smr)

Tags: banjarmasinDitutupheadlineNonaktifOpen DumpingPemko BanjarmasinTanah UrukTPAS Basirih

Baca Juga

PAM Bandarmasih Pastikan Distribusi Air Berjalan Normal Selama Libur Lebaran

PAM Bandarmasih Pastikan Distribusi Air Berjalan Normal Selama Libur Lebaran

Selasa, 17 Mar 2026 | 16:52
Disdik Banjarmasin Imbau Orang Tua Siswa Awasi Aktivitas Anak Selama Libur Lebaran

Disdik Banjarmasin Imbau Orang Tua Siswa Awasi Aktivitas Anak Selama Libur Lebaran

Selasa, 17 Mar 2026 | 16:34
Salat Ied di Halaman Balai Kota, Doorprize Dua Tiket Umrah

Salat Ied di Halaman Balai Kota, Doorprize Dua Tiket Umrah

Senin, 16 Mar 2026 | 16:54
Libur Nyepi dan Idul Fitri, Bank Kalsel Tiadakan Layanan Weekend BankingĀ 

Libur Nyepi dan Idul Fitri, Bank Kalsel Tiadakan Layanan Weekend BankingĀ 

Senin, 16 Mar 2026 | 16:35
Next Post
Dinas PUPR Lanjutkan Proyek Trotoar dan Drainase

Dinas PUPR Lanjutkan Proyek Trotoar dan Drainase

  • Kontak Kami
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

PT. Seputaran Media Rezeki

No Result
View All Result
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional

PT. Seputaran Media Rezeki

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist