SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – Pelaksanaan Haul ke-5 KH Ahmad Zuhdiannoor atau Guru Zuhdi dilaksanakan Selasa (25/2/2025) malam ini.
Atas hal itu, Wakil Walikota Banjarmasin Hj Ananda memberikan sejumlah imbauan kepada para jemaah yang menghadiri acara haul tersebut.
Di antaranya, ia menekankan, agar para jemaah bisa membawa kembali sampah yang dihasilkan selama pelaksanaan haul atau dapat membuangnya ke tempat sampah yang disediakan.
“Jangan lupa selalu jaga kebersihan, bila ada bawa kembali sampah masing-masing atau cari bak sampah terdekat. Perlu diingat sampah yang dimiliki itu tanggung jawab kita,” ujarnya, di Balai Kota Banjarmasin, Senin (24/2/2025).
Soalnya, kata dia, perlu diketahui Banjarmasin ini sudah overload sampah dan dihasilkan selama satu hari itu ada 600 ton. Apalagi Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) ditutup, otomatis tidak bisa membuang kemana-mana.
“Ditambah lagi ada kegiatan keagamaan yang besar ini, tapi yakin bahwa menjadi tantangan buah manis bagi Banjarmasin,” terangnya.
Dia mengharapkan, kondisi seperti ini menjadi momentum untuk bisa berbenah, sehingga sampah itu dapat menghasilkan yang bermanfaat.
Saat ini, kata dia, pihaknya juga tengah mencari formulasi yang tepat dan mencoba membujuk Kementrian Lingkungan Hidup Republik Indonesia (KLH RI) untuk dibuka kembali TPAS Basirih. “Tentunya dengan perencanaan yang matang apabila dibuka kembali TPAS Basirih,” ujarnya.
Bu Nanda sapaan akrabnya, kembali mengimbau agar para jemaah yang datang untuk berhati-hati tidak perlu memaksakan diri masuk ketika jemaah sudah padat. “Hanya berpesan agar jemaah haul dapat menjaga ketertiban, jangan berdesak-desakan dan bisa mengikuti arahan dari panitia,” tukasnya. (shn/smr)