SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – Pembangunan rumah pompa dan pintu air di Sungai Belasung telah selesai dan mulai beroperasi.
Apalagi, rumah pompa dan pintu air itu sudah mulai diuji coba pada Sabtu (2/3/2025).
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarmasin Suri Sudarmadiyah mengatakan, uji coba dilakukan saat air sungai pasang, soalnya ada peil schaal untuk melihat ketinggian air dan harus mulai memompa.
Dikatakannya, pada ujicoba petugas pintu air diajarkan vendor langsung mengenai pengoperasi dan pemeliharaannya.
“Paling penting pada saat mengoperasikan dan pemeliharaan. Kalau membangun itu gampang, bila pengoperasian dan memelihara yang sulit,” terangnya.
Suri melanjutkan, pekerjaan rumah pompa dan pintu air pertama di Banjarmasin itu sudah PHO atau diserahkan kontraktor dengan pihaknya.
Adapun pemanfaatan rumah pompa dan pintu air untuk mengendalikan permukaan air di Sungai Belasung, agar air pasang tidak sampai menggenangi jalan utama.
“Dari sini, dapat melihat penyebab sumbatan pada titik drainase yang masih tergenang air. Jadi tahu dimana sumbatan-sumbatan drainase kecil-kecilnya,” jelasnya.
Adapun untuk pembangunan rumah pompa yang menghabiskan anggaran sekitar Rp5 miliar.
“Memang sempat terjadi kendala sehingga pekerjaan tidak selesai sesuai target. Kendala yang terjadi diantaranya seperti adanya perubahan desain yang semula dibangun sisi kiri diganti ke sisi kanan. Kemudian seringnya banjir rob melanda sebabkan pekerjaan tersendat,” ungkap Suri.
Hanya saja, ia belum mengerti berapa nilai denda pihak kontraktor yang mengerjakan proyek yang dimulai September 2024 ini.
“Memang addendum, untuk dendanya belum tahu berapa karena kemarin ada hitungan dengan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK). Kita lihat hasil audit seperti apa,” tukasnya. (shn/smr)