Seputaran.id
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional
No Result
View All Result
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional
No Result
View All Result
Seputaran.id
No Result
View All Result
  • Umum
  • Kalsel
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • Advetorial
  • Nasional
Home Kalsel Daerah

Reses Karli Hanafi : Banyak Petani Keluhkan Hasil Pertanian Turun Akibat Tungro

Jumat, 21 Okt 2022 | 19:08 WITA
Anggota Komisi II DPRD Kalsel H Karlie Hanafi Kalianda saat reses di Kecamatan Anjir Pasar Kabupaten Barito Kuala, 11 - 18 Oktober 2022. (foto : Istimewa)

Anggota Komisi II DPRD Kalsel H Karlie Hanafi Kalianda saat reses di Kecamatan Anjir Pasar Kabupaten Barito Kuala, 11 - 18 Oktober 2022. (foto : Istimewa)

Bagikan Di FacebookBagikan Di TwitterBagikan Di Whatsapp

SEPUTARAN.ID, MARABAHAN – Ada 10 desa di Kecamatan Anjir Pasar, Kabupaten Barito Kuala (Batola) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) hasil pertaniannya mengalami penurunan, karena diserang hama tungro.

Adapun desa tersebut, antara lain Desa Mantaren, Gandaria, Ganda Raya, Danau Karya, Banyiur, Anjir Pasar Seberang I, dan Desa Anjir Seberang Pasar II.

Anggota DPRD Kalsel H Karlie Hanafi Kalianda mendapati keluhan tersebut saat reses di daerah pertanian yang terserang tungro itu.

Ombudsman Kalsel Buka Kanal Aduan THR

Ombudsman Kalsel Buka Kanal Aduan THR

Selasa, 3 Mar 2026 | 14:06
Bank Kalsel Perluasan Layanan Digital dan ADINK Hingga Pelosok HSU

Bank Kalsel Perluasan Layanan Digital dan ADINK Hingga Pelosok HSU

Kamis, 26 Feb 2026 | 15:04
DPW PKB Kalsel Bentuk Tim Penataan Struktur DPC

DPW PKB Kalsel Bentuk Tim Penataan Struktur DPC

Selasa, 24 Feb 2026 | 21:04
Bank Kalsel Terbitkan Pengumuman Larangan Pemberian Hadiah atau Gratifikasi

Bank Kalsel Terbitkan Pengumuman Larangan Pemberian Hadiah atau Gratifikasi

Jumat, 20 Feb 2026 | 16:21

Ia pun menyatakan, melalui Komisi II Bidang Ekonomi dan Keuangan DPRD Kalsel yang juga membidangi pertanian akan mencarikan solusi mengatasi atau membasmi hama tungro pada tanaman padi.

“Kita akan segera berkoordinasi dengan semua pihak untuk mencarikan solusi mengatasi tungro yang menyerang tanaman padi,” ujar anggota Komisi II DPRD Kalsel ini.

Wakil rakyat asal daerah pemilihan (Dapil) Batola ini melakukan reses selama delapan hari, sejak 11-18 Oktober 2022 lalu.

Sementara itu, Camat Anjir Pasar Muhammad Yusuf mengungkapkan, keluhan petani karena hasil panen tahun ini berkurang sekitar 80 persen dari tahun sebelumnya akibat serangan tungro.

“Bahkan ada petani yang tidak panen samasekali karena serangan tungro,” lanjutnya saat mendampingi reses politisi Partai Golkar tersebut.

Dia pun menyebut, membakar lahan pertanian salah satu cara membasmi hama tungro.

“Mungkin bisa mencontoh daerah tetangga, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) yang membolehkan pembakaran padi terserang tungro dengan luasan terbatas serta dalam pengawasan. Tentunya dengan dibuatkan legalitas berupa Peraturan Gubernur (Pergub) Kalsel,” ujar mantan aktivis mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin tersebut.

Selain itu, dengan mengubah varietas lokal dengan yang unggul atau tanaman padi varietas unggul yang relatif tahan terhadap serangan hama dan penyakit.

“Sebagaimana halnya petani di Jawa dan Bali menggunakan varietas unggul sehingga relatif tahan serangan hama dan penyakit tanam padi,” tuturnya. (smr)

Tags: BatolaDPRD KalselKalselKarlie HanafiResesseputaran.id

Baca Juga

Wagub Hasnuryadi Bersama Istri Kunjungi Galeri Kembang Ilung Desa Banyu Hirang

Wagub Hasnuryadi Bersama Istri Kunjungi Galeri Kembang Ilung Desa Banyu Hirang

Minggu, 8 Mar 2026 | 12:45
Safari Ramadan di HSU, Wagub Hasnuryadi Serahkan Bantuan CSR Bank Kalsel

Safari Ramadan di HSU, Wagub Hasnuryadi Serahkan Bantuan CSR Bank Kalsel

Sabtu, 7 Mar 2026 | 20:57
Pemkab Tapin Sediakan Mobil Dinas Dokter RSUD Datu Sanggul

Pemkab Tapin Sediakan Mobil Dinas Dokter RSUD Datu Sanggul

Kamis, 5 Mar 2026 | 18:00
Gebyar Ramadhan Tapin Tanamkan Nilai-nilai Religius Generasi Muda

Gebyar Ramadhan Tapin Tanamkan Nilai-nilai Religius Generasi Muda

Kamis, 5 Mar 2026 | 15:42
Next Post
Minggu Depan Bank Kalsel Downtime, Layanan ATM dan Mobile Banking Tak Bisa Digunakan

Bank Kalsel Kembali Raih Penghargaan The Best Finance Regional Development Bank

  • Kontak Kami
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

PT. Seputaran Media Rezeki

No Result
View All Result
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional

PT. Seputaran Media Rezeki

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist