SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – Mulai Beroperasi Per 1 April 2026 mendatang, layanan Buy The Service (BTS) Trans Banjarmasin dilauching, Minggu (15/3/2026).
Launchingnya layanan ini merupakan upaya Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin dalam mewujudkan transportasi terintegrasi di Kota Seribu Sungai.
Adapun koridor untuk BTS Trans Banjarmasin yang baru dilauching ini, yakni 0 Kilometer – Alalak, Antasari – Trisakti dan Sungai Andai – Telur Tiram.
Walikota Banjarmasin H M Yamin HR menuturkan, salah satu gebrakan dalam memberikan fasilitas angkutan umum yang terintegrasi dan nyaman bagi masyarakat kota.
Ia ingin, tidak hanya masyarakat umum saja yang memanfaatkan layanan ini. Namun para Aparatur Sipil Negara (ASN) bisa memaksimalkan penggunaan angkutan umum ini.
“Terlebih, jalur angkutan BTS Trans Banjarmasin ini tersebar di sejumlah titik perkantoran pemerintah yang ada,” ungkapnya.
Menurutnya, hal ini juga supaya mengurai kemacetan juga dengan trasnportasi umum ini dan memberikan layanan angkutan lebih baik lagi.
“Semoga ke depan layanan seperti ini bisa menggunakan mobil listrik, karena kota sudah mulai beralih penggunaan kendaraan listrik. Dan layanan ini bisa dilihat di BTS Go rute nya dan waktunya,” sebutnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Banjarmasin Slamet Begjo menuturkan, ada 9 unit BTS Trans Banjarmasin yang baru saja dilaunching.
9 unit BTS Banjarmasin ini terbagi 3 koridor yang direncanakan akan beroperasi per 1 April 2026 mendatang.
Unit ini tambahan dari 17 unit BTS Trans Banjarmasin yang sudah ada dan beroperasi sebelumnya yang terbagi 4 koridor.
“Jadi tidak ada bedanya dengan BTS sebelumnya. Dimana masyarakat umum dikenakan tarif Rp 3 ribu, pelajar Rp 2 ribu dan Lanjut Usia (lansia) gratis,” terangnya.
Lebih lanjut, adanya layanan BTS Trans Banjarmasin ini sebagai bentuk hadirnya Pemerintah dalam memberikan layanan angkutan umum yang nyaman bagi warga kota.
“Karena kita tahu taksi kuning itu sudah mati segan hidup pun tak mau, makanya Pemerintah hadir dengan menyediakan layanan angkutan umum ini,” katanya.
Dalam menyediakan angkutan umum ini pihaknya tidak mengeluarkan anggaran untuk pembelian unit. Melainkan pihak ketiga menyediakan layanan dan pemerintah hanya membayar layanan jasa dengan perhitungan penggunaan transportasi umum tersebut.
“Kita bayarkan dengan hitungan per kilometer setiap koridornya dan ada minimal kilometer sesuai perjanjian. Apabila tidak terpenuhi minimal kilometer tadi, kita tidak wajib membayar penuh,” ucapnya.
Adapun koridor untuk BTS Trans Banjarmasin yang baru dilauching ini yakni 0 Kilometer – Alalak, Antasari – Trisakti dan Sungai Andai – Telur Tiram. Jam layanan dari pukul 06.00 Wita – 18.00 Wita.
“Kita menambah armada yang ada, memang perlu mobil untuk akses seperti Sungai Andai – Teluk Tiram,” tukasnya. (shn/smr)









