Seputaran.id
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional
No Result
View All Result
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional
No Result
View All Result
Seputaran.id
No Result
View All Result
  • Umum
  • Kalsel
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • Advetorial
  • Nasional
Home Umum

Gubernur H Muhidin : Kalsel Surplus Beras 1,2 Juta Ton

Rabu, 7 Jan 2026 | 16:42 WITA
Gubernur Kalsel H Muhidin saat ikut Panen Raya di Desa Baringin Jaya, Handil Paliwara, Kecamatan Anjir Muara, Kabupaten Barito Kuala. (foto : Adpim Kalsel)

Gubernur Kalsel H Muhidin saat ikut Panen Raya di Desa Baringin Jaya, Handil Paliwara, Kecamatan Anjir Muara, Kabupaten Barito Kuala. (foto : Adpim Kalsel)

Bagikan Di FacebookBagikan Di TwitterBagikan Di Whatsapp

SEPUTARAN.ID, MARABAHAN – Kabar gembira bagi masyarakat Kalimantan Selatan (Kalsel). Pasalnya, surplus beras Kalsel saat ini mencapai sekitar 1,2 juta ton dengan kenaikan hampir 15 persen.

Hal itu disampaikan Gubernur Kalsel Muhidin saat mengikuti Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional yang digelar serentak bersama Presiden Republik Indonesia secara daring. Untuk wilayah Kalsel kegiatan panen raya dipusatkan di Desa Baringin Jaya, Handil Paliwara, Kecamatan Anjir Muara, Kabupaten Barito Kuala, Rabu (7/1/2025)

H Muhidin menyebut ketahanan pangan Banua saat ini berada pada kondisi yang sangat kuat, ditopang oleh surplus beras yang terus meningkat dan kolaborasi lintas sektor yang berjalan konsisten. “Surplus beras Kalsel saat ini tertinggi di regional Kalimantan. Ini menunjukkan ketahanan pangan kita sangat kuat,” ujarnya.

Gubernur H Muhidin Motivasi Praja IPDN

Gubernur H Muhidin Motivasi Praja IPDN

Selasa, 20 Jan 2026 | 15:07
Gubernur Salurkan Bantuan Uang Tunai untuk Korban Banjir di Sungai Tabuk dan Martapura Barat

Gubernur Salurkan Bantuan Uang Tunai untuk Korban Banjir di Sungai Tabuk dan Martapura Barat

Minggu, 18 Jan 2026 | 21:45
Hadiri Pisah Sambut Forkopimda, Gubernur Kalsel : Selalu Jaga Kekompakan

Hadiri Pisah Sambut Forkopimda, Gubernur Kalsel : Selalu Jaga Kekompakan

Minggu, 18 Jan 2026 | 13:23
Pemprov Kalsel Gelar Peringatan Isra Miraj, Gubernur Ajak Tingkatkan Amal Ibadah

Pemprov Kalsel Gelar Peringatan Isra Miraj, Gubernur Ajak Tingkatkan Amal Ibadah

Jumat, 16 Jan 2026 | 18:25

Gubernur Muhidin mengungkapkan, capaian Kalsel dalam sektor pangan tidak hanya dilihat dari volume produksi, tetapi juga dari indikator ketahanan pangan secara nasional. Meski produksi padi dan beras Kalsel berada di peringkat 10 nasional, penilaian ketahanan pangan justru menempatkan provinsi ini di posisi tiga besar nasional, di bawah Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Ia juga menekankan, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja bersama berbagai pihak. Dinas Pertanian berperan dalam peningkatan produksi, TNI mendukung pengelolaan lahan persawahan, sementara Kepolisian turut berkontribusi dalam pengembangan komoditas jagung. Sinergi tersebut dinilai menjadi salah satu kunci menjaga stabilitas pangan di daerah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel Syamsir Rahman menjelaskan, pada 2025 produksi padi di Kalsel mencapai 1.183.000 ton atau hampir 1,2 juta ton. Angka tersebut menjadi yang tertinggi di regional Kalimantan, meski sejumlah lahan menghadapi tantangan hama dan genangan air.

“Produksi padi kita terus meningkat dan menjadi penopang bagi provinsi lain, khususnya Kalimantan Tengah yang banyak mengambil pasokan beras dari Barito Kuala,” ujarnya.

Selain dari sisi produksi, Kalsel juga mencatat prestasi nasional dengan menempati peringkat pertama Indeks Ketahanan Pangan, menggeser Provinsi Bali yang sebelumnya berada di posisi teratas selama tiga tahun berturut-turut. Penilaian indeks tersebut mencakup aspek ketersediaan pangan, keterjangkauan harga, distribusi, serta keragaman konsumsi pangan masyarakat.

Ia menyatakan, Pemprov Kalsel menargetkan peningkatan produksi padi hingga 1,3 juta ton pada 2026. Target tersebut akan ditempuh melalui peningkatan indeks tanam, optimalisasi lahan rawa, pencetakan sawah baru, pemanfaatan Brigade Pangan, serta penerapan modernisasi pertanian berbasis teknologi.

Pada momentum panen raya tersebut, Gubernur Muhidin juga menyerahkan bantuan sektor pertanian dari APBD Kalsel senilai hampir Rp2,5 miliar. Bantuan itu mencakup dukungan pengelolaan tanaman pangan dan hortikultura, serta subsidi pupuk lebih dari 20 ribu ton untuk Kabupaten Barito Kuala.

Sementara itu, Presiden RI Prabowo Subianto dari lokasi panen raya nasional di Kabupaten Karawang via Zoom menegaskan komitmennya untuk mewujudkan swasembada pangan secara berkelanjutan setiap tahun. Dan menolak anggapan bahwa swasembada pangan hanya bisa dicapai dalam waktu singkat.

“Saya bahagia. Saya senang sekali dan melihat penuh harapan serta keyakinan. Kalau ada tokoh-tokoh yang nyinyir mengatakan kita tidak bisa swasembada pangan, hari ini kita buktikan kita bisa,” katanya.

Prabowo menyatakan pemerintah akan membuktikan capaian swasembada pangan dari tahun ke tahun, tidak hanya pada komoditas beras, tetapi juga jagung, singkong, hingga bawang putih. Pemerintah juga menyiapkan langkah besar untuk meningkatkan produksi protein nasional melalui pengembangan ribuan desa nelayan dan ratusan kawasan budi daya ikan.

“Capaian tersebut, memberikan semangat baru karena peningkatan produksi pangan turut berdampak pada naiknya kesejahteraan petani sebagai fondasi utama ketahanan pangan nasional,” tukasnya. (smr)

Tags: Batolagubernur kalselh muhidinPanen RayaSurplus BerasSwasembada Pangan

Baca Juga

Kuliner di Festival Pasar Wadai Ramadan Tak Mengandung Zat Berbahaya

Kuliner di Festival Pasar Wadai Ramadan Tak Mengandung Zat Berbahaya

Rabu, 25 Feb 2026 | 15:08
Aktifkan ReadyCash di Festival Pasar Wadai Ramadan, Bank Kalsel Bagikan Voucher Rp 100 Ribu

Aktifkan ReadyCash di Festival Pasar Wadai Ramadan, Bank Kalsel Bagikan Voucher Rp 100 Ribu

Rabu, 25 Feb 2026 | 14:57
Pantauan DLH : Sampah Berserakan di Festival Pasar Wadai Ramadan

Pantauan DLH : Sampah Berserakan di Festival Pasar Wadai Ramadan

Rabu, 25 Feb 2026 | 14:43
DPW PKB Kalsel Bentuk Tim Penataan Struktur DPC

DPW PKB Kalsel Bentuk Tim Penataan Struktur DPC

Selasa, 24 Feb 2026 | 21:04
Next Post
Bank Kalsel Perkuat Sinergi dan Kebersamaan dengan Pemkab HSU 

Bank Kalsel Perkuat Sinergi dan Kebersamaan dengan Pemkab HSU 

  • Kontak Kami
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

PT. Seputaran Media Rezeki

No Result
View All Result
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional

PT. Seputaran Media Rezeki

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist