SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Banjarmasin mengambil langkah mengatasi masalah sampah.
Fokusnya tertuju pada skala kawasan sektor Hotel, Restoran dan Kafe (Horeka) sebagai mitra strategis dalam pengurangan volume sampah.
Plt Kepala Disbudporapar (Kadisbudporapar) Banjarmasin Fitriah mengungkapkan, pihaknya mendapat mandat khusus terkait penanganan sampah dari sektor Horeka.
“Untuk itu, Disbudporapar gencar melakukan edukasi dan sosialisasi kepada para pengelola Horeka. Agar mereka benar-benar melakukan pemilahan sampah, bahkan kalau bisa mengolah sendiri sampahnya atau mendaur ulang,” ucapnya, saat ditemui usai menghadiri kegiatan di Sekretariat Bersama (Sekber), Rabu (26/3/2025).
Langkah ini, mengingat Horeka rata-rata merupakan salah satu penyumbang sampah terbesar di Banjarmasin.
Selain itu, Disbudporapar juga mendorong perubahan perilaku dalam penggunaan alat makan. “Agar alat makan tidak menggunakan yang berbahan kertas atau plastik tetapi yang berbahan kaca atau alumunium yang bisa dicuci setelah digunakan,” katanya.
Upaya program ini telah dimulai dengan pembentukan tim di lapangan dengan membagi lima kelompok untuk melakukan pendataan di Banjarmasin.
Ketika telah diedukasi maupun sosialisasi, namun pihak Horeka tidak melakukan pemilahan sampah akan menjadi catatan tentunya. “Makanya diharapkan, sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha Horeka ini dapat memberikan dampak positif terhadap pengelolaan sampah di Banjarmasin,” tukasnya. (shn/smr)