SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarmasin turun langsung melayani kesehatan bagi warga terdampak banjir yang melanda saat ini.
Plt Kepala Dinkes Banjarmasin, Muhammad Ramadhan menuturkan, pelayanan kesehatan dari Puskesmas saat ini dilakukan secara jemput bola terutama di wilayah terdampak cukup parah seperti di Kelurahan, Pekapuran Raya dan Sungai Lulut. Mengingat kondisi darurat saat ini, pelayanan kesehatan diberikan kepada semua warga terdampak banjir.
“Jadi kita turun langsung melayani warga yang terdampak banjir job ini. Terutama diposko pengungsian yang Sungai Lulut,” ucapnya.
Sejumlah titik terdampak banjir cukup parah menjadi prioritas pemeriksaan berkala yang dilakukan pihaknya, guna memastikan kesehatan warga terdampak banjir aman dari berbagai penyakit yang menyerang. “Terlebih, memang ada beberapa jenis penyakit yang sangat rentan menyerang saat banjir sekarang ini. Di antaranya kutu air dan penyakit kulit lainnya,” tuturnya.
Sejauh ini, kata dia, tidak ada indikasi penyakit berbahaya seperti kencing tikus yang diderita para warga terdampak banjir.
Salah seorang Warga Jalan Rahayu, Komplek Pembina 4 Ujung RT 8 RW 1 Mariana menuturkan, dirinya beserta keenam keluarganya yang lain mengalami penyakit belancat atau kutu air. Sebab hampir setiap hari kaki terendam banjir. Selain itu, ada penyakit gatal-gatal pada kulit yang sering menyerang anak-anak, karena kondisi genangan air banjir yang kotor
Mariana juga menyebut, kada juga terasa sakit kaki, demam dan meriang yang tidak hanya dialami orang dewasa tapi juga anak-anak yang memang imun tubuh lebih lemah. Jadi rata-rata warga disini pasti pernah, karena penyakit tadi pemicunya banjir ini,” jelasnya.
Kendati demikian, ia bersyukur karena kondisi banjir yang berdampak dalam berbagai aspek ini menjadi perhatian serius Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin. Pasalnya, petugas kesehatan dari Puskesmas diturunkan langsung untuk memeriksa kesehatan warga yang terdampak banjir terutama yang sedang mengungsi. “Jadi alhamdulillah kami diperiksa kesehatan nya dan diberi obat,” tukasnya. (shn/smr)









