Seputaran.id
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas
No Result
View All Result
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas
No Result
View All Result
Seputaran.id
No Result
View All Result
  • Umum
  • Kalsel
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • Advetorial
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas
Home Kesehatan

Pelajar Perempuan di Banjarmasin Diberi Obat Penambah Darah Tiap Minggu, Ada Apa ?

Kamis, 27 Okt 2022 | 00:58 WITA
Pelajar perempuan saat mengikuti  Gerakan Aksi Bergizi di Sekolah 2022, yang digelar Dinkes Banjarmasin di MAN 2 Banjarmasin.

Pelajar perempuan saat mengikuti Gerakan Aksi Bergizi di Sekolah 2022, yang digelar Dinkes Banjarmasin di MAN 2 Banjarmasin.

Bagikan Di FacebookBagikan Di TwitterBagikan Di Whatsapp

SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – Tidak mau menemukan kasus anak kurang gizi, Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarmasin menggelar Gerakan Aksi Bergizi di Sekolah 2022, di MAN 2 Banjarmasin, Rabu (26/10/2022).

Kegiatan dalam rangka peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-58 tersebut, juga dilaksanakan di 27 Puskesmas Banjarmasin.

Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina mengatakan, aksi bergizi ini dengan memberikan obat penambah darah untuk pelajar perempuan atau siswi SD, SMP, SMA tiap minggunya selama 6 bulan.

Siapkan Sistem Pompanisasi Hadapi Kemarau Ekstrem dan Kekeringan Lahan

Siapkan Sistem Pompanisasi Hadapi Kemarau Ekstrem dan Kekeringan Lahan

Kamis, 9 Apr 2026 | 19:38
Pertahankan Lahan Pertanian, Walikota Penanaman Padi di Sungai Andai

Pertahankan Lahan Pertanian, Walikota Penanaman Padi di Sungai Andai

Rabu, 8 Apr 2026 | 20:13
Muscab PKB Banjarmasin-Batalo, Kang Cucun Tekankan Jangan Hanya Muncul saat Pemilu

Muscab PKB Banjarmasin-Batalo, Kang Cucun Tekankan Jangan Hanya Muncul saat Pemilu

Rabu, 8 Apr 2026 | 20:08
Usung Visi Misi Ini, H Deddy Sophian Siap Pimpin PKB Banjarmasin

Usung Visi Misi Ini, H Deddy Sophian Siap Pimpin PKB Banjarmasin

Senin, 6 Apr 2026 | 16:42

Ia berharap tidak ada lagi anak-anak yang kurang gizi dan kurang darah. Sehingga anak-anak bisa menjadi generasi emas untuk ke depannya.

“Mudah-mudahan dengan hadirnya kegiatan seperti ini kerjasama antar sekolah dengan pemerintah daerah berjalan baik. Sehingga anak dapat terkontrol gizinya dan seimbang, yang kemudian tumbuh kembang baik secara fisik sehat serta psikis nyaman yang membuat tidak adanya buly dan intimidasi,” katanya.

Kepala Dinkes Banjarmasin M Ramadhan menjelaskan, pemberian obat penambah darah untuk pelajar perempuan atau siswi sebagai persiapan reproduksi saat dewasa dan ketika berkeluarga mengurangi  dapat mengurangi angka stunting.

“Alasan pemberian obat penambah darah itu, karena 3 dari 10 masyarakat kita itu terkena anemia atau kurang darah,” bebernya.

Sub Koordinator Sumber Daya Manusia Kesehatan Dinkes Banjarmasin Ariyanti menambahkan, pemberian obat penambah darah lebih ditekankan kepada remaja perempuan, karena untuk mempersiapkan reproduksi pada saat dewasa.

Mengingat perempuan pada masa dewasa akan menghadapi kehamilan, persalinan dan nifasnya.

“Selain itu juga kita tahu setiap bulan anak perempuan mengalami haid, jadi sebagian kecil kesitu arahnya, tapi yang jelas kita ingin saat dewasa tidak mengalami anemia,” jelasnya.

Diakuinya, sejak pandemi Covid-19 persentase remaja perempuan yang meminum obat penambah darah rendah.

“Maka dari itu, melalui Gerakan Nasional Aksi Bergizi dapat meningkatkan Persentase capaian obat penambah darah bagi perempuan dari rendah bisa meningkat lagi,” tukasnya. (shn/smr)

Tags: banjarmasinDinkesGiziObat penambah darahPelajarseputaran.id

Baca Juga

Pengendalian Inflasi, Pemko Banjarmasin Hadirkan Bapok Bersubsidi

Pengendalian Inflasi, Pemko Banjarmasin Hadirkan Bapok Bersubsidi

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:17
Siring Depan Balai Kota Banjarmasin Bakal Ada Air Mancur

Siring Depan Balai Kota Banjarmasin Bakal Ada Air Mancur

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:13
Pendidikan Ala Barak Militer Bagi Remaja Bermasalah Bakal Diterapkan

Pendidikan Ala Barak Militer Bagi Remaja Bermasalah Bakal Diterapkan

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:08
Pemko Banjarmasin Tekan Belanja Pegawai

Pemko Banjarmasin Tekan Belanja Pegawai

Jumat, 15 Mei 2026 | 19:57
Next Post
Tersinggung, MR Bawa Teman Keroyok Seorang Warga Antasan

Tersinggung, MR Bawa Teman Keroyok Seorang Warga Antasan

  • Kontak Kami
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

PT. Seputaran Media Rezeki

No Result
View All Result
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas

PT. Seputaran Media Rezeki

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist