SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Banjarmasin gelar bazar dan pasar murah, di Halaman Balai Kota Banjarmasin, Jumat (18/9/2026).
Menariknya, semua anggaran yang sebelumnya disiapkan untuk kegiatan hiburan di rangkaian Hari Jadi (Harjad) ke-500 tahun Kota Banjarmasin dialihkan untuk pelaksanaan Pasar Murah.
Keputusan itu ambil sebagai bentuk kepedulian di tengah banyaknya musibah dan bencana yang terjadi baru-baru ini.
Sebagaimana amanat Walikota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR yang menginginkan perayaan ulang tahun Banjarmasin di tahun ini, hanya berupa kegiatan-kegiatan sederhana yang menyentuh dan dirasakan masyarakat langsung.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindagin) Banjarmasin, Ignasius Rizki Perdana Salan menuturkan, semua kegiatan seremoni yang ada seperti Bakul Fest (Bamara Kuliner Festival), Lomba Busana dan lainnya untuk memeriahkan Harjad ditiadakan.
Namun anggaran kegiatan tersebut dialihkan ke Pasar Murah. “Seluruh anggarannya kami alihkan untuk kegiatan Pasar Murah sesuai tupoksi kami,” ungkapnya, di sela-sela Pasar Murah di halaman Balai Kota Banjarmasin Jumat (18/9/2026) sore.
Sebelumnya, Disperdagin Banjarmasin menargetkan sekitar 175 Pasar Murah yang dilaksanakan di 2026. Namun dengan dialihkan semua anggaran hiburan Harjad ke Pasar Murah tahun ini, maka pelaksanaannya bertambah menjadi kurang lebih 230-240 titik yang menyebar di lima Kecamatan.
Tentunya jumlah paketnya juga bertambah seiring bertambahnya pelaksanaan Pasar Murah.
“Adapun pelaksanaan Pasar Murah di Balai Kota Banjarmasin sendiri disiapkan sebanyak 1000 paket melalui penukaran kupon yang sebelumnya harus mendaftarkan menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP),” terangnya.
Sementara paket sembako yang ditebus berisikan 2 liter minyak goreng dan 2 kg gula pasir dengan harga Rp 56 ribu per paketnya.
“Subsidi yang kami berikan ini benar-benar ditujukan kepada masyarakat sekaligus pengendalian inflasi dan meisi Harjad ke-500 Kota Banjarmasin,” ujarnya.
Sementara itu, salah seorang warga Pekapuran Rohani mengaku, sangat terbantu dengan adanya Pasar Murah oleh harga kebutuhan pokok yang dijual cukup terjangkau.
Dikatakannya, 1 paket sembako yang ditebus berisikan 2 liter minyak goreng dan 2 kg gula pasir dengan harga Rp 56 ribu per paketnya.
“Jadi bagus dan membantu, kalau bisa ada terus dalam 1 bulan itu sekali. Mengetahui adanya Pasar Murah dari RT,” tukasnya. (shn/smr)









