SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin gelar Festival Olahraga dan Seni (Forseni) BAMARA tingkat SMP se-Kota Banjarmasin, sebagai wadah bagi siswa untuk mengembangkan sekaligus menyalurkan minat dan bakat nya. Ajang ini bakal berlangsung selama lima hari, di Borneo Indor Futsal, dan dibuka pada Selasa (1/3/2026).
Walikota Banjarmasin H M Yamin HR menuturkan, kegiatan ini bisa menjadi ruang bagi siswa dalam menyalurkan minat dan bakatnya hingga menghasilkan bibit berprestasi di berbagai bidang.
Ajang ini memiliki keunggulan, karena mempertandingkan sejumlah cabang olahraga dan seni yang tidak masuk dalam ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN). Diantaranya itu catur, tenis meja, senam, taekwondo, serta cabang seni Madihin dan Musik Panting.
“Semoga ini bisa melahirkan generasi hebat dan sehat dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang cerdas dan berkarakter. Tentunya juga taat kepada guru dan orangtuanya” ujarnya.
Kepala Dinas Pendidikan Banjarmasin Ryan Utama menambahkan, kegiatan ini digelar karena melihat banyak potensi siswa di Kota Seribu Sungai yang tidak terakomodir dalam ajang resmi yang selama ini diperlombakan Kementerian Pendidikan.
Makanya yang dipertandingkan ada cabang olahraga dan seni yang tidak masuk 02SN, Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FL2SN) dan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI).
Peserta yang mengikuti tidak hanya berasal dari siswa SMP negeri, tetapi juga SMP swasta hingga Madrasyah Tsanawiyah (MTS).
“Total peserta ada sekitar 800 orang yang meramaikan perlombaan ini,” terangnya
Ryan menyebutkan, lomba yang dipertandingkan terdiri dari lima cabor yakni dari senam, catur, tenis meja, futsal dan taekwondo. Sementara untuk bidang seni terdapat dua cabang yang diperlombakan Madihin dan Musik Panting. “Jadi ada 7 yang diperlombakan, 5 cabor dan 2 cabor seni,” jelasnya.
Selain memperluas pengembangan minat, bakat dan prestasi siswa khususnya di jenjang SMP. Hal ini juga sekaligus memeriahkan Harjad (Hari Jadi) ke-500 Banjarmasin.
Ia menyampaikan, perlombaan ini juga meningkatkan pengetahuan dan kecintaan terhadap seni dan budaya.
Untuk menambah semangat peserta, total hadiah yang diperebutkan dalam ajang tersebut mencapai Rp 80 juta sebagai uang pembinaan dan piala bagi pemenang. “Kegiatan dilaksanakan selama 5 hari,” tukasnya. (shn/smr).









