Seputaran.id
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas
No Result
View All Result
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas
No Result
View All Result
Seputaran.id
No Result
View All Result
  • Umum
  • Kalsel
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • Advetorial
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas
Home Pemerintahan

Pemko Banjarmasin Dorong Transformasi Pelayanan Posyandu

Senin, 12 Jan 2026 | 20:58 WITA
Rapat koordinasi Posyandu 6 SPM di Aula Dinkes Banjarmasin. (foto : shn/seputaran)

Rapat koordinasi Posyandu 6 SPM di Aula Dinkes Banjarmasin. (foto : shn/seputaran)

Bagikan Di FacebookBagikan Di TwitterBagikan Di Whatsapp

SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin terus mendorong perubahan mendasar dalam pelayanan Posyandu agar tidak lagi bersifat sektoral, melainkan menjadi pelayanan yang terintegrasi lintas sektor.

Komitmen ini ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang digelar di Aula Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Senin (12/1/2026).

Ketua Tim Penggerak PKK Banjarmasin Hj Neli Listriani menuturkan, transformasi Posyandu merupakan jawaban atas kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang mudah diakses, merata dan berkelanjutan, khususnya di tingkat Kelurahan.

30 Persen Pertanian di Banjarmasin Terdampak Kemarau dan Intrusi Air Laut

30 Persen Pertanian di Banjarmasin Terdampak Kemarau dan Intrusi Air Laut

Selasa, 3 Nov 2026 | 21:10
Forum Diskusi IKM, Dekranasda Siap Jadi Mitra Strategis

Forum Diskusi IKM, Dekranasda Siap Jadi Mitra Strategis

Selasa, 3 Nov 2026 | 21:05
Alokasikan Banpres Rp 7,590 Miliar, Redkar Banjarmasin Bakal Terima Insentif

Alokasikan Banpres Rp 7,590 Miliar, Redkar Banjarmasin Bakal Terima Insentif

Selasa, 3 Nov 2026 | 20:58
Alat Timbang Bank Sampah Disasar Penuhi Standar Kemetrologian

Alat Timbang Bank Sampah Disasar Penuhi Standar Kemetrologian

Selasa, 3 Nov 2026 | 20:45

Menurutnya, Posyandu saat ini tidak lagi hanya fokus pada kesehatan ibu dan anak. Telah berkembang menjadi pelayanan dasar masyarakat yang terintegrasi lintas sektor. “Inilah bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, integrasi enam SPM melalui Posyandu bertujuan mendekatkan pelayanan dasar kepada masyarakat sebab Posyandu merupakan unit layanan yang paling dekat dan relevan dengan kehidupan warga sehari-hari.

Neli mengharapkan, pendekatan ini mampu meningkatkan efektivitas pelayanan sekaligus memperkuat peran Kelurahan sebagai garda terdepan pelayanan publik.

Diketahui, pada rapat koordinasi tersebut membahas sejumlah agenda strategis, di antaranya persiapan pelaksanaan Posyandu 6 SPM di Banjarmasin, persiapan Lomba Tim Pembina Posyandu Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), serta persiapan Lomba Posyandu 6 SPM Tingkat Kota Banjarmasin.Dan keberhasilan penerapan Posyandu 6 SPM sangat bergantung pada komitmen dan kolaborasi lintas sektor.

Oleh karena itu, seluruh SKPD diminta tidak hanya menjalankan program sesuai kewenangan masing-masing, tetapi memastikan implementasinya benar-benar berjalan hingga tingkat Posyandu.

Sebab, Posyandu adalah titik temu pelayanan dasar dengan masyarakat. Sehingga, pembinaan dan pengawasan harus dilakukan secara langsung dan berkala agar pelaksanaannya optimal dan sesuai regulasi.

Ia menyebut, masih terdapat tantangan di lapangan, terutama terkait keterbatasan kapasitas kader Posyandu. Rendahnya keterampilan dan pengetahuan kader, ditambah tingginya tingkat pergantian kader, dinilai menjadi pekerjaan rumah yang perlu ditangani lebih serius dan berkelanjutan.

“Kader adalah ujung tombak pelayanan. Jika kapasitas mereka tidak diperkuat, Posyandu berpotensi hanya menjadi kegiatan rutin tanpa dampak nyata bagi masyarakat,” jelasnya.

Dari sisi kebijakan, saat ini penerapan Posyandu 6 SPM di Banjarmasin memiliki kekuatan berupa jaringan Posyandu yang luas dan tingkat kepercayaan masyarakat yang sudah terbentuk. “Namun, kembali kelemahan masih terlihat pada kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM),” ucapnya.

Disisi lain, integrasi lintas sektor membuka peluang inovasi pelayanan berbasis kebutuhan lokal, sementara ancaman dapat muncul apabila pembinaan dan koordinasi tidak dilakukan secara konsisten.

Untuk itu, ia menyatakan, Pemko Banjarmasin mendorong penguatan sinergi antar-SKPD, peningkatan kapasitas kader secara rutin, serta evaluasi berkala agar Posyandu 6 SPM benar-benar berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Dengan sinergi yang kuat dan kerja yang terarah, Posyandu dapat menjadi pusat pelayanan masyarakat yang efektif dan berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas hidup warga Kota Banjarmasin,” tukasnya.

Kegiatan turut dihadiri Plt Kepala Dinas Kesehatan Banjarmasin M. Ramadhan, bersama jajaran SKPD yang tergabung dalam Tim Pembina Posyandu. (shn/smr)

Tags: 6 SPMDinkes BanjarmasinKoordinasiPemerintahanPemko BanjarmasinPosyanduRapat

Baca Juga

Dinilai Kurang Memadai, Disbudporapar Benahi Lapangan Bola HKSN dan Mini Soccer Gerilya

Dinilai Kurang Memadai, Disbudporapar Benahi Lapangan Bola HKSN dan Mini Soccer Gerilya

Jumat, 6 Nov 2026 | 20:18
Jembatan Jalan Zafri Zamzam – Komplek DPR Akhir November Sudah Bisa Dilintasi

Jembatan Jalan Zafri Zamzam – Komplek DPR Akhir November Sudah Bisa Dilintasi

Jumat, 6 Nov 2026 | 20:13
Alokasikan Anggaran Rp 800 Juta untuk Penanganan Hipertensi

Alokasikan Anggaran Rp 800 Juta untuk Penanganan Hipertensi

Rabu, 4 Nov 2026 | 20:36
Jaga Ketahanan Perikanan, Pemko Banjarmasin Salurkan Sapras Budidaya Ikan

Jaga Ketahanan Perikanan, Pemko Banjarmasin Salurkan Sapras Budidaya Ikan

Selasa, 3 Nov 2026 | 21:19
Next Post
Honor Ketua RT jadi Rp 750 Ribu Tiap Bulan, Dana Operasional Rp 17 Juta Setahun

Honor Ketua RT jadi Rp 750 Ribu Tiap Bulan, Dana Operasional Rp 17 Juta Setahun

  • Kontak Kami
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

PT. Seputaran Media Rezeki

No Result
View All Result
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas

PT. Seputaran Media Rezeki

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist