Seputaran.id
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas
No Result
View All Result
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas
No Result
View All Result
Seputaran.id
No Result
View All Result
  • Umum
  • Kalsel
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • Advetorial
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas
Home Kalsel Banjarmasin

Lima Bulan Tak Terima TPG, Belasan Guru Honorer PAI Mengadu ke Dewan

Rabu, 18 Jun 2025 | 21:40 WITA
Belasan Guru Honorer PAI saat mengadu DPRD Banjarmasin yang ditemui Mathari, Wakil Ketua DPRD Banjarmasin. (foto : sna/seputaran)

Belasan Guru Honorer PAI saat mengadu DPRD Banjarmasin yang ditemui Mathari, Wakil Ketua DPRD Banjarmasin. (foto : sna/seputaran)

Bagikan Di FacebookBagikan Di TwitterBagikan Di Whatsapp

SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – Harapan 18 guru PAI (Pendidikan Agama Islam) honorer di Kota Banjarmasin untuk bisa bertahan lewat Tunjangan Profesi Guru (TPG) pupus sudah.

Pasalnya, selama lima bulan terakhir, belum menerima TPG yang menjadi satu-satunya sumber penghasilan.

“Sejak Januari 2025, hanya TPG bulan pertama yang dibayar. Februari sampai Juni ini belum cair sama sekali,” ungkap Saidah, Bendahara DPW Asosiasi Pendidikan Agama Islam (APAI) Kalimantan Selatan (Kalsel) saat ditemui usai menyampaikan aspirasi ke DPRD Banjarmasin, Selasa (18/6/2025).

Air Cuma Deras Tengah Malam, Warga Belitung Utara Mengeluh

Air Cuma Deras Tengah Malam, Warga Belitung Utara Mengeluh

Selasa, 14 Jul 2026 | 13:54
Terapkan Efisiensi, Silpa APBD 2025 Capai Rp 538 Miliar Lebih

Terapkan Efisiensi, Silpa APBD 2025 Capai Rp 538 Miliar Lebih

Senin, 15 Jun 2026 | 22:11
Lensa Foto Kegiatan DPRD Banjarmasin Bulan Mei 2026

Lensa Foto Kegiatan DPRD Banjarmasin Bulan Mei 2026

Selasa, 12 Mei 2026 | 12:27
Dapat Keluhan Jalan Rusak, Ketua DPRD Langsung Tinjau Lapangan usai Reses

Dapat Keluhan Jalan Rusak, Ketua DPRD Langsung Tinjau Lapangan usai Reses

Minggu, 5 Apr 2026 | 20:32

Kondisi ini membuat para guru honorer dalam tekanan ekonomi. Sebab, sejak mereka dinyatakan lulus sertifikasi, sekolah tidak lagi diperkenankan menggaji mereka melalui dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah).

“Kalau sebelumnya masih bisa dapat honor sekolah, sekarang tidak bisa. Jadi, benar-benar hanya berharap dari TPG. Tapi malah TPG-nya yang tidak dibayar,” ucapnya.

Dia menyebut para guru ini tetap menjalankan tugas mengajar tanpa kepastian gaji. “Mereka tetap datang ke sekolah, mengajar seperti biasa, padahal hak mereka tak dipenuhi. Ada yang sudah mulai pinjam sana sini untuk bertahan hidup,” bebernya.

APAI Kalsel sendiri menyebutkan jumlah guru terdampak di Banjarmasin mencapai 18 orang. Untuk kabupaten/kota lain, belum ada data rinci.

“Karena biaya sertifikasi (PPG) mereka ini ditangani oleh Kanwil Kemenag, bukan daerah,” jelasnya.

Pihaknya pun mengaku belum mendapatkan kejelasan atau pemanggilan resmi dari Kemenag soal keterlambatan pencairan ini. “Kami dari organisasi akan segera menyurati Kanwil Kemenag, untuk mengetahui langsung apa kendala utamanya,” ujarnya.

Menanggapi hal ini, Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Mathari menyarankan agar organisasi guru honorer langsung menjalin komunikasi dengan Kemenag Kalsel. Karena kewenangan pihaknya hanya di tingkat Banjarmasin.

“Sebaiknya organisasi seperti APAI ini langsung datang ke Kanwil Kemenag, karena ranah TPG ini memang di provinsi. Semoga bisa segera dicairkan,” ucapnya. (sna/smr)

Tags: DPRD BanjarmasinGuru PAIMengaduTPG

Baca Juga

Tujuh Pejabat Pemko Banjarmasin Dilantik, Walikota Minta Target Kinerja 100 Hari

Tujuh Pejabat Pemko Banjarmasin Dilantik, Walikota Minta Target Kinerja 100 Hari

Senin, 3 Agu 2026 | 20:45
Miring dan Membahayakan, Monumen Kayuh Baimbai Dibongkar

Miring dan Membahayakan, Monumen Kayuh Baimbai Dibongkar

Senin, 3 Agu 2026 | 20:25
Muskot PMI di Herper Hotel, Ketua PMI Kalsel : Jelas Bukan Pengurus PMI Banjarmasin

Muskot PMI di Herper Hotel, Ketua PMI Kalsel : Jelas Bukan Pengurus PMI Banjarmasin

Sabtu, 1 Agu 2026 | 21:02
54 Atlet Bertanding di Kejuaraan Menembak Walikota Banjarmasin Cup

54 Atlet Bertanding di Kejuaraan Menembak Walikota Banjarmasin Cup

Sabtu, 1 Agu 2026 | 21:02
Next Post
Layanan Call Center Bank Kalsel Gratis Pulsa

Layanan Call Center Bank Kalsel Gratis Pulsa

  • Kontak Kami
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

PT. Seputaran Media Rezeki

No Result
View All Result
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas

PT. Seputaran Media Rezeki

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist