Seputaran.id
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas
No Result
View All Result
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas
No Result
View All Result
Seputaran.id
No Result
View All Result
  • Umum
  • Kalsel
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • Advetorial
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas
Home Umum

FKPWK Gagas Aruh Ganal untuk Satukan Aspirasi Warga Kalimantan

Kamis, 3 Sep 2026 | 15:58 WITA
Ketua DPP FKPWK H Junaidi. (foto : hng/seputaran)

Ketua DPP FKPWK H Junaidi. (foto : hng/seputaran)

Bagikan Di FacebookBagikan Di TwitterBagikan Di Whatsapp

SEPUTRAN.ID BANJARMASIN – Perkembangan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) mendorong munculnya gagasan untuk memperkuat komunikasi dan konsolidasi masyarakat di seluruh wilayah Kalimantan.

Ketua Dewan Pembina Dewan Pengurus Pusat (DPP) Forum Kerukunan dan Pemerhati Warga Kalimantan (FKPWK), H. Junaidi, mengusulkan pelaksanaan Musyawarah Besar atau “Aruh Ganal” Warga Kalimantan sebagai wadah mempertemukan berbagai elemen masyarakat lintas provinsi.

Gagasan tersebut dinilai penting untuk membangun kesamaan pandangan mengenai peluang dan tantangan yang muncul seiring berkembangnya IKN serta perubahan sosial-ekonomi di Kalimantan.

Dinsos Banjarmasin Upayakan Bantuan Pendidikan untuk Anak Guru SD Meninggal Dunia

Dinsos Banjarmasin Upayakan Bantuan Pendidikan untuk Anak Guru SD Meninggal Dunia

Kamis, 8 Okt 2026 | 20:00
Disdik Banjarmasin Takziah dan Serahkan Tali Asih ke Keluarga Guru Meninggal

Disdik Banjarmasin Takziah dan Serahkan Tali Asih ke Keluarga Guru Meninggal

Kamis, 8 Okt 2026 | 19:48
PKL Siring Menara Pandang Dilarang Berjualan di Jalur Pedestrian

PKL Siring Menara Pandang Dilarang Berjualan di Jalur Pedestrian

Rabu, 7 Okt 2026 | 21:35
Generasi yang Tumbuh dalam Kabut

Generasi yang Tumbuh dalam Kabut

Selasa, 6 Okt 2026 | 18:56

Junaidi mengatakan, forum tersebut diharapkan dapat mempertemukan tokoh masyarakat, akademisi, pemuda, aktivis, tokoh adat, pelaku usaha dan berbagai kelompok masyarakat lainnya.

“Kita harus siap merapatkan barisan menyongsong era baru ini. Saatnya seluruh pemangku kebijakan, kaum akademisi, aktivis pemuda, hingga tokoh adat dari Dayak, Banjar, Kutai, Paser, Melayu, serta segenap warga paguyuban pendatang duduk satu meja,” ungkap Junaidi, Kamis (03/09/2026) pagi.

Menurutnya, konsolidasi diperlukan agar masyarakat lokal memiliki kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi perubahan yang dibawa pembangunan IKN.

Salah satu perhatian utama adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia. Junaidi mendorong penguatan keterampilan dan sertifikasi tenaga kerja lokal agar masyarakat memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan industri yang berkembang.

Selain tenaga kerja, pelaku usaha daerah juga dinilai perlu dipersiapkan untuk memanfaatkan peluang ekonomi yang muncul. UMKM dan vendor lokal, misalnya, didorong agar mampu masuk ke dalam ekosistem pengadaan pemerintah melalui pemanfaatan platform digital serta membangun kerja sama antarpelaku usaha daerah.

Junaidi juga menekankan, pentingnya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dengan kelestarian lingkungan dan budaya. Menurutnya, pengembangan ekonomi Kalimantan perlu diarahkan pada kegiatan yang memberikan nilai tambah, termasuk penguatan hilirisasi dan ekonomi hijau dengan tetap mempertimbangkan kearifan lokal.

Dalam gagasan Aruh Ganal tersebut, FKPWK belum menentukan wilayah yang akan menjadi tuan rumah.
Sebaliknya, lokasi pelaksanaan sengaja dibuka menjadi bahan diskusi publik dengan melibatkan masyarakat dari lima provinsi di Kalimantan.

Kalimantan Timur memiliki posisi strategis karena menjadi lokasi pembangunan IKN. Kalimantan Selatan memiliki kekuatan budaya yang berkaitan dengan istilah Aruh Ganal serta peran penting dalam sektor logistik dan pangan. Kalimantan Barat memiliki posisi strategis sebagai wilayah perbatasan sekaligus daerah dengan keberagaman masyarakat.

Kalimantan Tengah memiliki catatan sejarah dalam wacana pemindahan ibu kota, sedangkan Kalimantan Utara mempunyai potensi besar dalam pengembangan industri hijau dan energi terbarukan.

Junaidi menilai, perbedaan karakter tersebut dapat menjadi modal untuk membangun pembahasan yang lebih luas mengenai masa depan Kalimantan. Ia berharap Aruh Ganal tidak hanya menjadi forum pertemuan, tetapi menghasilkan gagasan yang dapat diterjemahkan menjadi rekomendasi bagi pemerintah.

Salah satu target yang diwacanakan adalah penyusunan “Manifesto Pemikiran Kalimantan”. Dokumen tersebut nantinya diharapkan memuat berbagai pokok pikiran dan rekomendasi masyarakat Kalimantan terkait pengembangan sumber daya manusia, ekonomi daerah, lingkungan, kebudayaan hingga peluang yang muncul dari pembangunan IKN.

Manifesto itu direncanakan menjadi bahan masukan yang dapat disampaikan kepada Otorita IKN dan pemerintah pusat.

Junaidi mengatakan masyarakat Kalimantan perlu mengambil bagian dalam proses perubahan yang berlangsung di wilayahnya sendiri.

Menurutnya, pembangunan IKN dapat menjadi momentum untuk memperkuat kapasitas masyarakat lokal sehingga tidak hanya menjadi penerima dampak pembangunan, tetapi turut mengambil peran dalam berbagai peluang yang tersedia.

Melalui gagasan Aruh Ganal, FKPWK berharap masyarakat dari lima provinsi di Kalimantan dapat membangun kesamaan visi dan memperkuat kerja sama dalam menghadapi perubahan yang semakin cepat di kawasan Borneo. (hng/smr)

Tags: Aruh GanalFKPWKIKNKalimantanKalselUmum

Baca Juga

Tumpukan Sampah dan Area Kumuh Masih Ditemukan di Pasar Sentra Antasari

Tumpukan Sampah dan Area Kumuh Masih Ditemukan di Pasar Sentra Antasari

Sabtu, 17 Okt 2026 | 13:41
Dinding Banyak Rusak, Bank Kalsel Bantu Renovasi TPA Al Fatihah

Dinding Banyak Rusak, Bank Kalsel Bantu Renovasi TPA Al Fatihah

Kamis, 15 Okt 2026 | 20:39
Harga Terong, Kacang Panjang dan Sawi Hijau Naik Hingga Empat Kali Lipat

Harga Terong, Kacang Panjang dan Sawi Hijau Naik Hingga Empat Kali Lipat

Kamis, 15 Okt 2026 | 20:15
Satgas Siaga Karhutla dan Kabut Asap Diperkuat

Satgas Siaga Karhutla dan Kabut Asap Diperkuat

Rabu, 14 Okt 2026 | 21:39
Next Post
H Muhidin Ingatkan Pelajar Jangan Hanya Mengandalkan Kemampuan Akedemik

H Muhidin Ingatkan Pelajar Jangan Hanya Mengandalkan Kemampuan Akedemik

  • Kontak Kami
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

PT. Seputaran Media Rezeki

No Result
View All Result
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas

PT. Seputaran Media Rezeki

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist