Seputaran.id
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas
No Result
View All Result
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas
No Result
View All Result
Seputaran.id
No Result
View All Result
  • Umum
  • Kalsel
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • Advetorial
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas
Home Kesehatan

Efek SE Kemenkes RI, Warga Jadi Lebih Teliti Beli Obat Sirup

Kamis, 20 Okt 2022 | 20:43 WITA
Ilustrasi orang tua saat berikan obat sirup ke anak.

Ilustrasi orang tua saat berikan obat sirup ke anak.

Bagikan Di FacebookBagikan Di TwitterBagikan Di Whatsapp

SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – Meski belum ada temuan kasus gangguan gagal ginjal akut di Banjarmasin. Namun sejumlah warga terutama orangtua sudah waspada dan lebih teliti memilih obat sirup untuk diberikan kepada anaknya.

Terlebih keluarnya Surat Edaran (SE) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI Kewajiban Penyelidikan Epidemiologi dan Pelaporan Kasus Gangguan Ginjal Akut Atipikal (Atypical Progressive Acute Kidney Injury) yang salah satu isinya, menarik atau melarang parasetamol sirup.

Hal itu yang dilakukan Mama Icus, warga Kayutangi, selaku orangtua ia menjadi lebih selektif memberikan obat sirup kepada anaknya jika sakit.

Perumda PALD Banjarmasin Gelar Donor Darah, 100 Kantong Darah Dihasilkan

Perumda PALD Banjarmasin Gelar Donor Darah, 100 Kantong Darah Dihasilkan

Rabu, 16 Sep 2026 | 19:40
PAM Bandarmasih Pastikan Distibusi Air Bersih Sampai ke kawasan Pulau Bromo

PAM Bandarmasih Pastikan Distibusi Air Bersih Sampai ke kawasan Pulau Bromo

Rabu, 16 Sep 2026 | 19:36
Lensa Foto Kegiatan DPRD Banjarmasin Bulan September 2026

Lensa Foto Kegiatan DPRD Banjarmasin Bulan September 2026

Selasa, 15 Sep 2026 | 14:56
PAM Bandarmasih Bentuk Tim Tanggap Darurat, Tangani Kondisi Darurat Air Baku

PAM Bandarmasih Bentuk Tim Tanggap Darurat, Tangani Kondisi Darurat Air Baku

Jumat, 11 Sep 2026 | 19:44

“Soalnya kan yang diduga berbahaya itu kandungannya etilen glikol. Jadi, saya tidak akan membeli yang ada kandungannya itu, juga lebih memilih menggunakan obat puyer. Seperti yang dianjurkan sementara ini,” ujarnya.

Jadi, ia pun menyarankan, saat membeli obat sirup, untuk dicek terlebih dahulu kandungannya.

Sama halnya dengan Mama Dhania warga Purna Sakti, yang menjadi cemas dengan munculnya gangguan gagal ginjal akut yang diduga akibat meminum obat sirup.

Selaku orangtua, ia pun menjadi takut serta bingung membeli obat sirup apabila anaknya sakit.

“Apalagi cuaca yang tidak menentu saat ini kadang panas dan hujan,” jelasnya.

Dia pun akan mengikuti arahan yang dianjurkan, agar sementara tidak menggunakan obat cair sirup untuk anaknya.

“Atas kejadian ini, harapannya ke depan agar lebih teliti lagi dalam mengeluarkan izin obat-obatan, supaya masyarakat tidak cemas dan khawatir,” tukasnya. (shn/smr)

Tags: banjarmasinEtiken GlikolObat SirupSE Kemenkesseputaran.id

Baca Juga

355 Warga Banjarmasin Mengeluhkan Diare

355 Warga Banjarmasin Mengeluhkan Diare

Senin, 5 Okt 2026 | 22:21
Asma Kambuh Saat Kabut Asap, Guru Honorer Meninggal Dunia

Asma Kambuh Saat Kabut Asap, Guru Honorer Meninggal Dunia

Selasa, 29 Sep 2026 | 21:41
Dinkes Banjarmasin Catat Kasus ISPA Melonjak 37,7 Persen

Dinkes Banjarmasin Catat Kasus ISPA Melonjak 37,7 Persen

Minggu, 27 Sep 2026 | 13:05
Jamban di Pekapuran Laut Dibongkar, Diganti Toilet Umum yang Layak

Jamban di Pekapuran Laut Dibongkar, Diganti Toilet Umum yang Layak

Jumat, 25 Sep 2026 | 21:37
Next Post
Rapat Dewan Gubenur : BI Putuskan Naikan Suku Bunga 

Turunkan Inflasi, BI Naikan BI7DRR 4,75 Persen

  • Kontak Kami
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

PT. Seputaran Media Rezeki

No Result
View All Result
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Religi
    • Seni Budaya
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Daerah
  • Peristiwa
    • Kejadian
    • Kriminal
    • Hukum
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Advetorial
    • Kementerian ATR / BPN
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Bank Kalsel
    • Dispersip Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemkab Tapin
    • Pemkab Barito Selatan
  • Nasional
  • Pemkab Gunung Mas

PT. Seputaran Media Rezeki

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist