Site icon Seputaran.id

Tinjau Banjir di Komplek PWI dan Malkom Temon, Wakil Rakyat Dapil Utara Serahkan Bantuan

Anggota DPRD dapil Banjarmasin Utara saat memantau banjir di kawasan Komplek PWI Sungai Andai. (foto : shn/seputaran)

SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – Anggota DPRD Banjarmasin Dapil Utara memberikan bantuan banjir berupa paket sembako kepada warga terdampak banjir di Komplek PWI, Jalan Padat Karya dan Komplek Malkon Temon, Jalan Sultan Adam, Kelurahan Sungai Andai, Kecamatan Banjarmasin Utara, Minggu (11/1/2026).

Kegiatan sekaligus peninjauan langsung warga terdampak banjir ini untuk mencari solusi untuk penanganan banjir.

Ketua DPRD Banjarmasin Rikval Fachruri menuturkan, DPRD Banjarmasin mendatangi beberapa titik lokasi salah satunya di Kecamatan Banjarmasin Utara.

“Di Komplek PWI RT 31 ini kondisinya sudah satu bulan tidak turun dan pastinya ada aliran air yang tertutup. Maka dari itu memastikan untuk mencari solusi nya seperti apa menjadi terhambat air ini keluar,” ujar Wakil Rakyat Dapil Banjarmasin Utara ini.

Selain itu, aksi ini juga untuk memastikan kondisi aktivitas masyarakat tidak terlalu terganggu, dan fungsi pelayan seperti umum dan kesehatan berjalan dengan baik.

Rikval menginginkan, air tergenang dapat surut dalam waktu sesingkat-singkatnya. “Tapi upaya kita, paling tidak harus ada solusi jangka pendek sebelum merencanakan jangka panjang,” katanya.

Ia menyatakan, telah meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) mengambil langkah konkret, agar bisa dilakukan dan ditindaklanjuti untuk mengatasi banjir yang menggenang ini.

“Tadi mencek saluran tertutup di Komplek Andai Jaya Persada yang terdapat tanah warga akses terhalang sambungan air atau galangan tanah. Sehingga sungai-sungai atau air endapan dari banjir rob tidak bisa keluar atau surut,” jelasnya.

Rikval berharap, pihak terkait bisa berkoordinasi dengan cepat terhadap pemilik tanah atau sambungan air atau galangan tanah untuk dibuka dulu agar air banjir surut.

“Dari dinas terkait, pasukan turbo disiapkan, bila telah dikomunikasikan dengan pemilik. Kita akan memantau hasil eksekusinya seperti apa dalam beberapa hari ke depan dan menjadi atensi,” tuturnya.

Ia ingin langkah itu dikerjakan dengan waktu sesingkat-singkatnya. “Sebab bila jangka panjang perlu perencanaan supaya dampaknya tidak hanya satu atau dua tahun tapi berpuluh tahun yang akan datang,” sebutnya.

Sementara itu, Camat Banjarmasin Utara Norrahmawati menuturkan, di Kecamatan Banjarmasin Utara ini dampaknya tergenang satu minggu hingga satu bulan. “Jadi ada dua titik di Komplek PWI dan Komplek Malkon Temon,” ujarnya.

Warga yang terdampak ada di Komplek PWI 66 Kepala Keluarga (KK) dan 50 KK di di Komplek Malkon Temon.

Ia menyatakan, ke depan pada Musrenbang tingkat kecamatan di Februari mendatang, arahannya diambil prioritas masalah drainase dan sungai. Supaya penanggulangan banjir bisa maksimal.

“Untuk jangka pendek berkoordinasi pemilik tanah bahwa pasukan turbo akan turun membersihkan. Sehingga air bisa mengalir dan tidak terhambat lagi, bila ada tanggulnya supaya dibikin yang dapat dilewati air,” jelasnya.

Salah seorang warga Komplek PWI RT 31 Purnamasari menuturkan, setiap tahun pasti sudah air menggenang di akhir tahun.

“Kondisinya menggenangnya sampai masuk ke dalam rumah. Bahkan sampai satu bulan menggenang, sampai tumbuh lumut jalan,” ucapnya.

Purnamasari mengharapkan, pemerintah menemukan solusi, terutama tinggikan jalan atau dibikinkan gorong-gorong.

Sebelumnya ada gorong-gorong besar, namun sudah ketutup saat jalan diaspal. “Jadi perhatian bisa diberikan kepada kami dan meminta solusi supaya air menggenang bisa berkurang jangan tapi dalam lagi,” tukasnya. (shn/smr)