Site icon Seputaran.id

Target Tambah Kursi, Kepengurusan PKB Banjarmasin Dipastikan Tak Ada Kubu-kubuan

Ketua DPC PKB Banjarmasin H Deddy Sophian dan Sekretaris DPC PKB Banjarmasin Zainal Hakim saat diwawancarai. (foto : shn/seputaran)

SEPUTARAN.ID, BANJARBARU – Kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Banjarmasin yang baru, dipastikan tidak ada kubu-kubuan.

Apalagi, ada misi besar PKB Banjarmasin di Pemilu mendatang, yakni menargetkan tambah kursi di parlemen Banjarmasin.

Ketua DPC PKB Banjarmasin H Deddy Sophian menutrukan, pihaknya diarahkan Dewan Pimpinan Pusat (DPP), agar struktur kepengurusan tergambarkan masing-masing daerah pemilihan (Dapil).

Sebagaimana diketahui Banjarmasin ada lima kecamatan atau lima Dapil. “Jadi kepengurusan baru PKB ini merangkul semua. Baik itu tokoh agama, pemuda, organisasi dan lainnya untuk membesarkan PKB,” sebutnya di sela-sela Rapat Formatur, di Sekretariat Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Kalsel, Banjarbaru, Sabtu (20/6/2026).

Anggota DPRD Banjarmasin ini menyatakan, targetnya menambah perolehan suara PKB. “Sekarang berjumlah 5 kursi. Target yang diinginkan DPP dan DPW itu, ada 8 kursi,” ungkap Deddy.

Ia pun menghitung, nanti ada 3 Kecamatan dengan target 2 kursi, yakni Kecamatan Banjarmasin Barat, Banjarmasin Utara dan Banjarmasin Selatan. Sedangkan di Kecamatan Banjarmasin Tengah dan Banjarmasin Timur masing- masing 1 kursi.

“Dengan target 8 kursi itu, Insya Allah PKB akan mendapatkan kursi pimpinan di DPRD Banjarmasin,” tuturnya.

Strateginya, dengan keterwakilan perempuan diatas 30 persen. Apalagi, dalam struktur kepengurusan DPC Banjarmasin ini telah menggambarkan 38 persen.

“Harapannya nanti dari target 8 kursi bisa mendapatkan 3 kursi keterwakilan perempuan,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris DPC PKB Banjarmasin Zainal Hakim menuturkan, menghadapi Pemilu Legislatif mendatang, di masing-masing DPC se-Kalsel mulai sekarang diminta penetapan administrasi sudah betul disiapkan.

“Kemudian keterwakilan perempuan, tiap Dapil ada, serta organisasi dan berbagai macam komunitas dihimpun untuk menjadi simbol kekuatan PKB khususnya di Banjarmasin,” katanya.

Ia menyatakan, menjadi anggota PKB, wajib memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) PKB. “Karena salah satu persyaratan dimasukkan menjadi pengurus, figur tersebut harus sudah ber KTA PKB,” ucapnya.

Politisi yang akrab disapa Bang Hakim ini menyebut, pihaknya sudah melakukan penataan dari tingkat bawah, hingga akhirnya masuk ke DPC ini. “Didorong dari struktur bawah itu dijabat orang muda dengan usia 35 tahun maksimal,” jelasnya.

Menurut dia, itu sebagai upaya regenerasi atau pengkaderan di PKB. Dan dipastikan kepengurusan PKB yang baru ini tidak akan ada kubu-kubuan. “Sesuai arahan tanpa ada kubu-kubuan, tapi memiliki potensi dan memang layak bisa dimasukkan,” tandasnya. (shn/smr)