SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin kembali menggelar kegiatan Pasar Murah Ramadan sebagai langkah strategis menekan inflasi daerah sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Pasar Murah Banjarmasin Corporate Social Responsibility (BCSR) digelar di Kecamatan Banjarmasin Utara.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Banjarmasin Ichrom Muftezar menuturkan, kegiatan kali ini merupakan pelaksanaan Pasar Murah Forum BCSR ke-15 yang digelar Pemko Banjarmasin.
Ada sebanyak 1.159 paket sembako disiapkan khusus bagi masyarakat Kecamatan Banjarmasin Utara. “Insya Allah hari ini kita menyiapkan sekitar 1.159 paket untuk warga di Kecamatan Banjarmasin Utara,” ungkap Tezar, Senin (2/3/2026).
Menurutnya, ini adalah pelaksanaan ke-15 Pasar Murah BCSR yang dilaksanakan Pemko Banjarmasin melalui Disperdagin. “Ada perubahan mekanisme pelaksanaan pasar murah mulai 2026,” ujarnya.
Jika sebelumnya menggunakan sistem kupon melalui Kelurahan, kini masyarakat cukup menunjukkan KTP Banjarmasin. Mulai 2026 seluruh warga Banjarmasin bisa membeli paket pasar murah hanya dengan menunjukkan KTP.
“Namun tidak berlaku bagi ASN, TNI dan Polri. Satu orang hanya bisa membeli satu paket per hari dan tidak boleh diwakilkan,” jelasnya.
Ia menyatakan, keberhasilan pelaksanaan pasar murah tidak lepas dari dukungan Forum BCSR yang memberikan subsidi harga paket sembako bagi masyarakat.
Sebagaimana kesepakatan bersama Forum BCSR, satu paket sembako mendapatkan subsidi sekitar Rp 15 ribu.
Jika harga normal di pasaran untuk 2 kilogram gula dan 2 liter minyak sekitar Rp73 ribu. Maka di pasar murah masyarakat cukup membayar sekitar Rp58 ribu. “Ini merupakan bentuk dukungan luar biasa dari kawan-kawan BCSR,” imbuhnya.
Melalui kegiatan ini, Pemko Banjarmasin berharap, masyarakat dapat memanfaatkan pasar murah secara optimal guna memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadan dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus menjaga stabilitas ekonomi daerah. (shn/smr)
