Site icon Seputaran.id

SPMB 2026 di Banjarmasin Dibuka Secara Daring dan Luring

Kadisdik Banjarmasin Ryan Utama. (foto : shn/seputaran)

SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – Sistem Penerimaan Siswa Baru (SPMB) 2026 di Banjarmasin, jenjang Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dibuka secara daring (online) dan adapula luring (offline).

Untuk masa waktunya berbeda-beda tiap tingkatan. Di jenjang TK mulai 21-23 Mei 2026 Pendaftaran, Pengumuman 26 Mei 2026 dan Daftar Ulang 30 Mei 2026.

Semantara itu, di jenjang SD mulai 22-23 Juni 2026 jalur afirmasi (kurang mampu atau penyandang disabilitas dan mutasi (pindah tempat tinggal dan tugas orang tua atau wali), 25-27 Juni 2026 jalur domisili (tempat tinggal) untuk pendaftaran.

Sedangkan pengumuman jalur afirmasi dan mutasi 24 Juni 2026, sedangkan jalur domisili 29 Juni 2026, bila daftar ulang semua jalur 30 Juni 2026.

Dengan presentase kuota jalur domisili 80 persen, jalur afirmasi 15 persen dan jalur mutasi 5 persen.

Selanjutnya, pendaftaran jenjang SMP jalur prestasi dan afirmasi 9-11 Juni 2026, jalur domisili dan mutasi 15,17 dan 18 Juni 2026.

Pengumuman jalur prestasi dan afirmasi 13 Juni 2026, jalur domisili dan mutasi 20 Juni 2026. Daftar ulang 22-24 Juni 2026.

Di jenjang SMP jalur prestasi, afirmasi dan domisili secara daring, sedangkan mutasi luring.

Dengan presentase kuota jalur domisili 40 persen, domisili 20 persen, prestasi 25 persen dan mutasi 5 persen.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Banjarmasin Ryan Utama menuturkan, ada 4 jalur pendaftaran untuk sekolah yakni domisili, afirmasi, prestasi dan mutasi.

“Untuk jenjang SD dan SMP secara online pendaftarannya,” jelasnya.

SPMB ini bekerja sama dengan Telkom dan Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfo) Banjarmasin. “Kalau di jenjang TK secara langsung di satuan pendidikan,” ungkap Ryan Utama, Kamis (21/5/2026).

Kemudian menghindari membludaknya pendaftaran di sekolah favorit, penekanannya terutama di SD yang mulai tahun ini full online.

Lalu, telah ada radius jaraknya dan pilihan sekolah sesuai dengan alamat siswa pada saat mendaftar di web resmi SPMB.

“Semua Insya Allah sesuai dengan zonasi tidak diluar itu, sehingga penerimaan siswa bisa merata di Banjarmasin,” tuturnya.

Pihaknya juga berusaha memperbaiki sekolah-sekolah yang selama ini menjadi pecahan-pecahan favorit. Juga telah ada sosialisasi ke sekolah-sekolah bahwa semua secara bertahap diusahakan fasilitas nya dan keamanan merata.

“Jadi tidak ada lagi kesenjangan antar sekolah yang ada di Banjarmasin,” jelasnya.

Kalau ada keinginan orang tua masuk sekolah tertentu, ada jalur telah diperbolehkan di luar zonasi. Yakni prestasi dan mutasi tinggal dipersiapkan syarat-syaratnya.

Ia menyampaikan, seharusnya tidak ada penumpukkan, karena ada kuota dibatasi tiap sekolah.

Disdik tetap membuka layanan bantuan di sekolah bagi orang tua maupun siswa yang mengalami kendala saat proses pendaftaran dan penginputan data.

Disdik juga menyiapkan lebih banyak petugas pendamping di sekolah-sekolah yang dinilai rawan mengalami kendala teknis.

“Kalau ada orangtua atau siswa kesulitan saat mendaftar, bisa langsung datang ke sekolah. Tetap online, tapi nanti dibantu tim teknis dari sekolah,” tukasnya. (shn/smr)