Site icon Seputaran.id

Sejumlah SD Banjarmasin Ajukan Full Day 5 Hari

Kepala Disdik Banjarmasin Ryan Utama. (foto : shn/seputaran)

SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – Saat ini sejumlah sekolah di jenjang SD mengajukan sekolah full day 5 hari kepada Dinas Pendidikan (Disdik) Banjarmasin. Hal ini menyusul adanya kebijakan Pemerintah Pusat mengenai upaya penghemat energi.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Banjarmasin Ryan Utama menuturkan, pengajuan itu sedang dikaji terutama pada kesiapan sekolah dan tenaga pendidikan.

“Saat ini beberapa gugus SD yang mengusulkan full day dan sedang kami kaji untuk kesiapannya. Memang ada beberapa sekolah di Kota Banjarmasin yang menerapkan kebijakan 6 hari masuk sekolah,” ungkapnya, Senin (6/4/2026).

Maka dari itu, kebijakan baru dari Pemerintah Pusat ini bisa disesuaikan sekolah dalam rangka upaya penghematan energi di tengah konflik yang terjadi di Timur Tengah. “Ada yang 6 hari, tapi sebenarnya ada kebijakan kalau memang sekolah boleh mengajukan full day selama 5 hari. Namun tetap kita lihat dan evaluasi lagi,” tuturnya.

Berbeda dengan jenjang SMP, memang sudah berlakukan full day selama 5 hari masuk sekolah dalam seminggu.

Lebih lanjut, berdasarkan dari keterangan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Sektor pendidikan dapat pengecualian untuk kebijakan WFH (Work From Home) satu kali dalam sepekan.

“Artinya, sektor pendidikan dasar dan menengah tetap menjalankan kegiatan belajar secara langsung di sekolah di masing-masing satuan pendidikan,” jelasnya.

Hal itu merujuk pada arah kebijakan pemerintah dalam 8 Transformasi Budaya Kerja Nasional yang menempatkan sektor pendidikan sebagai salah satu sektor prioritas yang tetap menjalankan layanan secara langsung di satuan pendidikan. “Kalau terkait pembelajaran jarak jauh, mungkin efektivitas dinilai kurang hingga perlu diperhatikan jika diberlakukan,” tukasnya. (shn/smr)