Site icon Seputaran.id

Sampaikan LKPj 2024, H Muhidin : Capaian Kalsel Sangat Baik

Gubernur Kalsel H Muhidin saat menyampaikan LKPj 2024 pada rapat Paripurna DPRD Kalsel. (foto : Adpim Kalsel)

SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) H Muhidin didampingi Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Tahun Anggaran 2024
dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalsel, di Ruang Rapat Paripurna H Mansyah Adrian, Selasa (18/3/2025).

Dalam sambutannya, Muhidin menekankan, LKPj ini bukan sekadar laporan administratif, melainkan gambaran nyata hasil kerja keras pemerintah dan kolaborasi dengan berbagai pihak. “Kami menyajikan data dan informasi mengenai capaian yang mencerminkan kemajuan Kalsel dalam berbagai sektor,” ujar Muhidin.

Salah satu indikator utama yang disoroti dalam laporan ini adalah pembangunan sumber daya manusia (SDM). Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalsel terus menunjukkan tren positif, meningkat dari 73,09 persen pada 2020 menjadi 75,19 persen pada 2024. “Pembangunan SDM adalah pondasi utama kemajuan daerah, dan IPM Kalsel konsisten berada dalam kategori tinggi, melampaui capaian nasional,” kata Muhidin.

Di sektor ekonomi, pertumbuhan ekonomi Kalsel juga mengalami dinamika yang cukup signifikan. Setelah sempat terpuruk akibat pandemi dengan pertumbuhan minus 1,82 persen pada 2020, perekonomian daerah mulai pulih pada 2021 dengan pertumbuhan 3,48 persen, kemudian mencapai puncaknya pada 2022 dengan 5,11 persen. “Pada 2024, perekonomian Kalsel berhasil tumbuh 5,05 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Ini
menunjukkan ketahanan dan keberlanjutan ekonomi kita di tengah berbagai tantangan global,” ungkap Muhidin.

Penanganan kemiskinan juga menjadi perhatian utama. Data mencatat, pada Maret 2024, jumlah penduduk miskin di Kalsel berada di angka 4,11 persen, kemudian menurun menjadi 4,02 persen pada September 2024. “Meski sempat meningkat pada 2021,tren kemiskinan di Kalsel terus menurun, seiring dengan optimalisasi program pengentasan kemiskinan,” jelasnya.

Sementara itu, tingkat pengangguran terbuka (TPT) Kalsel berdasarkan Survei Angkatan Kerja Nasional Agustus 2024 tercatat sebesar 4,20 persen, lebih rendah dibandingkan angka nasional yang mencapai 4,91 persen.

Dalam aspek keuangan daerah, Muhidin menegaskan bahwa Pemprov Kalsel telah melampaui target yang ditetapkan. “Secara keseluruhan, capaian Kalsel tahun ini sangat baik. Kinerja kita bagus, beberapa indikator bahkan berada di atas rata-rata nasional,” katanya kepada media usai rapat.

Setelah penyampaian LKPj, dokumen laporan tersebut diserahkan kepada Ketua DPRD Kalsel, H Supian HK, dan dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara serah terima dokumen.

Selanjutnya, DPRD Kalsel akan membentuk empat panitia khusus yang bertugas membahas dan menyusun rekomendasi atas laporan tersebut. Sesuai ketentuan, pembahasan dan rekomendasi ini harus disampaikan dalam waktu maksimal 30 hari setelah dokumen diterima. (adpim/smr)