Site icon Seputaran.id

RSUD Sultan Suriansyah Siagakan Layanan Pasien ISPA

Kesiapan RSUD Sultan Suriansyah melayani pasien ISPA. (foto : shn/seputaran)

SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Suriansyah Banjarmasin memastikan kesiapan fasilitas kesehatan dan tenaga medis untuk mengantisipasi potensi peningkatan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Potensi kasus ISPA itu melonjak seiring kabut asap yang mulai melanda Banjarmasin.

Kesiapan tersebut terutama difokuskan pada layanan Unit Gawat Darurat (UGD) dan ruang perawatan yang menjadi bagian dari layanan rujukan.

Direktur RSUD Sultan Suriansyah Banjarmasin dr. Fajar Sukma Nan Agung menuturkan, fasilitas pelayanan darurat telah disiapkan untuk menangani pasien dengan keluhan pernapasan, termasuk ISPA maupun penyakit lainnya.

“Fasilitas di Unit Gawat Darurat (UGD) memang sudah disiapkan, baik untuk penanganan penyakit ISPA maupun penyakit-penyakit lainnya,” katahya,.Senin (7/9/2026).

Meski demikian, penanganan pasien ISPA tetap mengacu pada sistem pelayanan kesehatan dan alur rujukan berjenjang. Masyarakat dengan gejala ISPA ringan hingga sedang diimbau terlebih dahulu memeriksakan diri ke Puskesmas.

Dan RSUD Sultan Suriansyah merupakan fasilitas kesehatan rujukan sehingga pasien dari Puskesmas akan dirujuk ke RS apabila kondisi penyakit membutuhkan penanganan lebih lanjut.

“Pada prinsipnya, RSUD Sultan Suriansyah merupakan sarana rujukan, sehingga pemeriksaan pertama tetap dilakukan di Puskesmas. Apabila penyakit berlanjut, baru dirujuk ke kami,” katanya.

Namun, ketentuan tersebut tidak berlaku bagi pasien yang mengalami kondisi gawat darurat dan membutuhkan penanganan medis segera.

Contohnya masyarakat yang mengalami sesak napas berat atau serangan asma yang kambuh akibat paparan kabut asap dapat langsung mendatangi RS untuk mendapatkan pertolongan.

“Kecuali memang keadaan yang gawat darurat, Misalkan terjadi peningkatan kabut asap dan pasien merasa sesak seperti kondisi status asthmaticus atau asma kumat akibat asap itu bisa langsung datang ke RS,” jelasnya.

Hingga saat ini, RSUD Sultan Suriansyah belum mencatat adanya lonjakan signifikan pasien rujukan akibat ISPA.

Ia menyampaikan, sebagian besar kasus dengan gejala ringan hingga sedang masih dapat ditangani di tingkat Puskesmas.

Sementara itu, RSUD Sultan Suriansyah tetap memfokuskan pelayanan terhadap pasien rujukan yang mengalami komplikasi atau gejala yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

“Sebagai langkah antisipasi apabila terjadi peningkatan kasus, pihak RS juga memastikan ketersediaan tempat tidur, sarana pendukung medis, serta kesiapan tenaga kesehatan,” ucapnya.

Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan selama kondisi kabut asap berlangsung.

“Penggunaan masker saat beraktivitas di luar ruangan dianjurkan untuk mengurangi paparan asap, sementara warga yang mulai mengalami gangguan pernapasan diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat,” tukasnya. (shn/smr)