Site icon Seputaran.id

Rob Rendam Gang Al-Mizan, Warga Minta Jalan Segera Ditinggikan

Ketua DPRD Banjarmasin Rikval Fachruri saat reses di Gang Al Mizan. (foto : mie/seputaran)

SEPUTARAN.ID, BANJARMASIN – Jalan lingkungan di Gang Al-Mizan RT 03, Kelurahan Kuin Utara, kembali dikeluhkan warga. Setiap kali banjir rob atau air sungai pasang, akses utama menuju permukiman tersebut terendam hingga lebih dari 60 sentimeter. Akibatnya, aktivitas warga terganggu, mulai dari anak-anak yang berangkat sekolah hingga masyarakat yang hendak bekerja.

Salah seorang warga, Syairan mengatakan kondisi tersebut sudah berlangsung bertahun-tahun. Saat pasang besar bertepatan dengan hujan, kendaraan roda dua sulit melintas sehingga warga terpaksa menunggu air surut atau mencari jalur lain.

“Kalau air pasang besar, jalan ini tenggelam. Anak-anak sekolah, lansia, sampai warga yang bekerja kesulitan melintas. Kami berharap jalan ini segera ditinggikan agar tidak terus kebanjiran,” ujarnya.

Selain akses menuju permukiman, warga juga meminta peninggian jalan menuju area pemakaman yang kerap tergenang saat rob sehingga menyulitkan masyarakat.

Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Kartika Estaurina, memastikan pihaknya akan menindaklanjuti aspirasi masyarakat dengan melakukan survei lapangan dalam waktu dekat.

“Tim Bidang Jalan dan Jembatan akan turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan langsung,” ujarnya.

Kartika menjelaskan, survei dilakukan untuk memastikan status jalan tersebut merupakan jalan umum yang menjadi kewenangan Pemerintah Kota Banjarmasin.

“Kami harus memastikan terlebih dahulu apakah jalan itu merupakan jalan umum yang menjadi kewenangan pemerintah kota. Jika statusnya bukan jalan umum atau bukan menjadi aset pemerintah kota, maka kami tidak memiliki kewenangan untuk melakukan penanganan,” jelasnya.

Apabila hasil verifikasi menunjukkan ruas jalan tersebut menjadi kewenangan Pemkotl Banjarmasin, usulan peninggian akan dimasukkan dalam perencanaan pembangunan sesuai mekanisme yang berlaku.

“Pada prinsipnya, kami hanya dapat menangani ruas jalan yang memang menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota Banjarmasin,” tegasnya.

Sementara itu Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Rikval Fachruri, mengatakan persoalan infrastruktur masih menjadi masalah yang paling dominan disampaikan masyarakat.

“Aspirasi yang masuk didominasi berkaitan dengan infrastruktur, salah satunya peninggian jalan di Gang Al-Mizan yang selama ini sering terendam banjir hingga lebih dari 60 sentimeter. Tentu ini menjadi perhatian serius bagi kami,” katanya.

Menurut politisi Golkar ini usulan tersebut akan segera ditindaklanjuti. Dewan akan mengawal aspirasi masyarakat. Ia berharap sinergi antara DPRD, pemko, dan masyarakat dapat mempercepat realisasi pembangunan infrastruktur yang benar-benar dibutuhkan warga sehingga persoalan banjir rob yang mengganggu aktivitas sehari-hari dapat segera teratasi.

“Setelah dari pemko memastikan status jalan tersebut, akan kami kawal apakah nantinya diproses melalui mekanisme yang ada, atau pokok pikiran DPRD maupun Musrenbang,” tutup Rikval. (mie/smr)